Sial betul saya......, ketika ada yang menelepon kepada saya, bertanya, lagi
dimana ini...? spontan saya menjawab, ya di rumah, lalu si penelepon menjawab
dengan santai, saya kira lagi di Cibubur...., lalu saya balik bertanya, emang
ada apa di cibubur...? walaupun saya tidak tahu siap yang menelepon, tapi saya
mencoba so akrab dengan suara yang ada di telepon saya, lho, kan mau ada
rainas, saya baru sampai mengantarkan kontingen dari kwarcab saya. saya hanya
bisa menjawab, ooohhhh.....
si penelepon berkata lagi, masa andalan cabang tidak tahu ada rainas sih, teu
gaul pisan.... seloroh si penelepon yang sampai saat ini saya tidak yakin siap
yang menelepon.
saya jadi sedih, sebetulnya saya tahu akan ada rainas, tapi saya tidak ngeh
dengan waktu pelaksanaannya, (bahkan saya tidak sempat berkunjung ke cibubur
kalaupun tahu kapan pelaksanaannya). saya hanya sayang saja, moment sekelas
rainas tidak mampu di eksploitasi sehingga gaungnya sampai ke masyarakat, ini
rainas bung, kegiatan tingkat nasional, koran PR saja yang komitmen tinggi
dalam mewartakan kegiatan pramuka, minim sekali memberitakan tentang rainas,
atau kalau di prosentasekan mungkin, 00000,00000,0000000, entah berapa angka
nol lagi yang bisa di tulis sebelum persen dalam mewartakan tentang rainas, ada
sich beritanya, ya tadi seperti saya tulis MINIM informasinya. kenapa tidak di
manfaatkan media yang ada untuk mengekspos kegiatan yang menelan biaya puluhan,
bahkan ratusan juta ini?????? mudah-mudahan, pada moment yang akan datang,
pramuka tidak cape untuk menghubungi WARTAWAN atau minimal releas untuk
memberikan perkembangan kepramukaan.
jadi..... ya sayang saja, informasi kegiatan rainas, tidak se "VULGAR"
Jamnas, kalau saya ingin membandingkan, jadi...... terus berikan informasi
terbaik bagi generasi muda kita, agar terus berkarya bagi bangsanya......tetap
memandu....... salam pramuka
[Non-text portions of this message have been removed]