Salam Pramuka, Terima kasih kak Asep atas tanggapannya, memang sedari awal saya bilang saya tidak menyalahkan siapapun, apalgi menyalahkan kak Asep yang jelas-jelas beliau mau menolong, tidak sama sekali. Tulisan-tulisan saya tersebut merupakan suatu curahan hati dan sekaligus mengingatkan pihak-pihak yang masih peduli sama Gerakan Pramuka, bahwa kita sebagai seorang Pramuka diatur oleh aturan-aturan yang ada dalam Gerakan Pramuka.
Sebenarnya saya prihatin dengan keadaan Gerakan Pramuka dewasa ini, banyak sekali kwartir-kwartir yang kurang tanggap dengan kenyataan di lapangan. Sebagai contoh di Kwartir Ranting kami, Sistem Registrasi gugus depan saja belum jalan, saya sebagai Pembina Gudep, sudah beberapa kali mempertanyakan hal tersebut tetapi tetap saja tidak ada tanggapan, ketua kwartir rantingnya mengatakan bahwa belum ada petunjuk dari kwarcab. Nah lo.. aneh kan kak Sekian, Salam Pramuka Aries Aprilian _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Dedi Wibowo Sent: 31 Juli 2008 17:52 To: [email protected] Subject: RE: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) Kak Aries Saya setuju kita perlu suatu aturan payung (dalam hal ini adalah AD/ART, PP, SK dsb), namun dalam menghadapi keterbatasan, cuma satu perbuatan yang bisa dilakukan yaitu improvisasi. Dan saya rasa ini adalah hal yang telah dilakukan oleh semua anggota Pramuka di Indonesia terhadap semua aturan yang merupakan hukum positif dalam Pramuka. Anda mau contoh selain masalah Pembina puteri ? yang paling mudah adalah seragam yang setiap latihan/pertemuan dan acara resmi Pramuka harusnya dipergunakan sesuai aturan yang ada (SK atau PP). Pertanyaan saya berapa persen anggota Pramuka yang mengenakan seragam 100% sesuai aturan ? aturan bukan hanya tanda-tanda loh, tapi juga jenis bahan, warna...dari ujung rambut (tutup kepala) sampai dengan sepatu dan kaus kaki. Saya nggak berani menebak, tapi saya yakin kurang dari 5% pada setiap pertemuan. Kenapa ? karena keterbatasan tentunya. Jika demikian apakah seorang anggota Pramuka kemudian tidak berseragam ? tentu saja tidak....dia harus berani improvisasi, tampil apa adanya dengan resiko tidak sesuai aturan namun jiawanya sebagai Pramuka ingin maju. Nah terkait dengan Pembina Puteri, saya kira di semua Kwartir mengalami hal yang sama. Jangankan Pembina puteri, saya kira Pandega puteri pun susah dicari. Karenanya ide yang ada BUKAN MENYATUKAN. Tetapi karena DARURAT, UNTUK SUPAYA PRAMUKA TETAP HIDUP, maka kak Asep bersedia maju. Namun Kwartir dan Lemdik harus tanggap. Mulailah dengan mengembangkan T/D Puteri, mendorong supaya ikut KMD dan ajak mereka supaya membantu mengisi kekosongan Pembina Puteri. Bukankah ini bagian dari Satya kedua pada Tri Satya . Jika situasi ideal maka puteri haruslah dibina oleh puteri dan sebaliknya. Seragam juga demikian, Penegak pake baret, sepatu juga harus hitam, seragam dari bahan yang sesuai dsb. Namun memang dunia ini tidak sempurna dan kita harus berusaha terus untuk mendekati kesempurnaan Salam Dedi Wibowo From: [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com [mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com] On Behalf Of Aries Aprilian Sent: Thursday, July 31, 2008 5:38 PM To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com Subject: RE: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) Salam Pramuka, Jadi menurut kakak bagaimana? Apakah kita bergerak boleh tanpa SK? Apakah hanya dengan dalih peminat yang berkurang lantas kita mau begitu saja mengorbankan jiwa pramukanya? Tidak kan? Asal kak Ryan tahu, memang di daerah perkotaan yang notabene daerah yang sudah menerima budaya yang berasal dari asing (diantaranya dicampurnya pembinaan) pembina putera membina pramuka puteri memang boleh dibilang wajar. Tapi kalau di daerah yang nuansa agamanya masih kental justru hal inilah yang membuat Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang bergerak di bidang kepramukaan agak dipandang sebelah mata oleh para orang tua dengan alasan khawatir. Oh iya kak, asal kakak tahu, permasalahan yang saya angkat bukan hanya masalah birokrasi, tapi ini masalah yang dasar. Mengenai solusi, solusi apa yang paling baik? Ya menurut saya solusinya adalah pendidikan para pembina (KMD, KML, KPD, KPL, Kursus Orientasi dll) harus lebih diperhatikan sehingga Pembina jebolan pendidikan-pendidikan itu bisa mengelola satuannya masing-masing dengan lebih baik dan lebih kreatif. Tapi ingat kakak menyatukan pramuka putera dengan pramuka puteri bukanlah suatu hal yang kreatif. Saya sampaikan penghargaan kepada Kak Asep Hen-hen, beliau masih sempat membina atau melatih satuan puteri meskipun bertentangan dengan hati nuraninya sebagai seorang pramuka. Sekian Salam Pramuka. _____ From: [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> [mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of Ryan Samudera Sent: 31 Juli 2008 12:12 To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> Subject: Re: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) Salam Pramuka Wah ka , kalo semua kegiatan terbentur dengan SK-SK an, kapan maju ni Pramuka indonesia, liat keadaan sekarang, peminat pramuka saja sudah berkurang (yang terlihat di Jakarta loh, ga tau kalo daerah) trus Solusi apa yang kakak tawarkan bila terbentur dgrn keadaan tetapi gudep tersebut merupakan bibit yang baik?/ cmon guys.... jangan kreativitas kita terhenti hanya karena suatu masalah birokrasi.... ya tpi inilah warisan Orde Baru BR/ Ryan S ----- Original Message ---- From: Aries Aprilian <[EMAIL PROTECTED] <mailto:kak_aries%40telkom.net.id> net.id> To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> .com Sent: Thursday, July 31, 2008 7:10:38 AM Subject: RE: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) Salam Pramuka, Maaf kalau kata-kata saya mengganggu ya, tapi agak aneh gitu kok bisa seorang putera membina satuan puteri, meski hanya pembantu pembina gitu kak, kan sudah jelas kak dalam pramuka itu satuan terpisah, hanya siaga putera saja yang boleh dibina pembina puteri (puteri nya gak boleh dibina putera). Saya tidak menyalahkan kaka Asep atau siapa-siapa dalam hal ini, tapi saya menghimbau marilah kita patuhi pedoman dan aturan yang berlaku di Pramuka, kecuali kalau aturan itu sudah berubah, kalau sudah berubah, sudi Kiranya kakak-kakak di sini memberitahu saya SK Kwarnas No. berapa yang memperbolehkan hal tersebut. Sekian Salam Pramuka. Aries Aprilian _____ From: [EMAIL PROTECTED] .com [mailto:[EMAIL PROTECTED] .com] On Behalf Of asep hen hen Sent: 28 Juli 2008 9:18 To: [EMAIL PROTECTED] .com Subject: Re: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) saya pembantu pembina Putra kak. keterbatasan jumlah penggalang putri membuat kami memegang latihan putri yg dibantu dgn alumni2 putrinya. dulu pernah ada pembina putrinya, tapi setelah menikah dia ikut suaminya... ohiya kak, .kapan2 main ke website kami http://scoutpaskhas <http://scoutpaskhas bara66.org/> bara66.org/ atau angjasana ke gudep kami. wassalam ----- Original Message ---- From: Aries Aprilian <[EMAIL PROTECTED] <mailto:kak_ aries%40telkom. net.id> net.id> To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com> .com Sent: Friday, July 25, 2008 9:54:40 PM Subject: RE: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) Kak Asep Hen-hen binaannya penggalang puteri?? Kakak seorang laki-laki atau perempuan?? Kalau tidak salah pramuka bukannya satuan terpisah?? CMIIW _____ From: [EMAIL PROTECTED] .com [mailto:pramuka@ yahoogroups .com] On Behalf Of asep hen hen Sent: 25 Juli 2008 9:28 To: [EMAIL PROTECTED] .com Subject: Re: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) saya setuju dgn kak berthold.... masing2 punya daya tarik sendiri2.... tidak ada sesuatu didalam sebuah kegiatan yg tdk menarik....yg penting bagaimana kita sendiri menyikapinya dgn ketertarikan tsb...... utk kak Ari wijanarko : kesempatan utk mengikuti jambore asean ke 2 ini....kebetulan binaan saya pemenang juara III, LT V, regu lavender, dari gudep Basuki rahmat(perwakilan regu putri proponsi DKI Jakarta).kira2 bagaiamana kesempatan mengikuti kegiatan ini......trus ada kendala dimana salahsatu adik binaan kami, sdh melebihi usia >15 tahun keatas (sdh masuk penegak) kira2 bisa tidak, kami memakai sistem tambal sulam (yg penegak kami ganti dgn adik penggalang dibawah kami) tapi adik penggalang kami tsb tdk mengikuti LT V, hanya mengganti posisi kk penegaknya, yg sebelumnya mengikuti LT V, terimakasih utk jawaban kk. wassalamwrwb Kak Asep Hen Hen ----- Original Message ---- From: Berthold Sinaulan <bertholdsinaulan@ <mailto:bertholdsin aulan%40yahoo. com> yahoo.com> To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com> .com Sent: Friday, July 25, 2008 9:01:43 AM Subject: [Pramuka] IST dan peserta (was:Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2) Salam Pramuka, Adik Randi, IST (International Service Team) itu BERBEDA dengan peserta. Golongan usianya juga berbeda, kalau peserta ditujukan untuk usia Penggalang (di Indonesia antara 11-15 tahun), maka IST adalah untuk pramuka yang usianya lebih dewasa. Biasanya ditentukan usia IST terbagi dua (contoh di Jambore Dunia), kelompok usia 18-25 tahun (golongan Penegak dan Pandega) serta kelompok 26 tahun ke atas (golongan Pembina). Jadi kalau usianya masih golongan Penggalang, ya tentu saja tidak bisa menjadi IST. Dan soal menarik jadi peserta atau IST, ya tiap "posisi" mempunyai hal-hal menarik tersendiri yang tidak bisa dibandingkan antara satu dengan lainnya. Buat Penggalang menjadi peserta tentu yang paling menarik, bisa ikut berbagai aktifitas. Namun untuk yang lebih dewasa, menjadi IST atau CST (Contingent Support Team) juga sama menariknya. Jadi ya menjadi peserta atau IST disesuaikan dengan golongan usianya. Kurang lebih begitu penjelasannya. Terima kasih. salam hormat, Berthold --- On Thu, 24/7/08, Randi Triadi <randi.hack@ gmail. com> wrote: From: Randi Triadi <randi.hack@ gmail. com> Subject: Re: [Pramuka] Syarat Peserta Jamboree ASEAN ke 2 To: [EMAIL PROTECTED] .com Date: Thursday, 24 July, 2008, 4:45 PM Ada posisi IST gak buat Jamboree ASEAN ini? more interested buat jadi IST daripada jadi peserta... Randi -- Be Prepared my Friend! Rendezvous to Destiny! [Non-text portions of this message have been removed] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

