Kak Hendro dan kakak-kakak serta adik-adik semua, Salam Pramuka, Kak Hendro menulis: Tanggal 30 Juli organisasi-organisa si kepanduan menyerahkan panji-panjinya sebagai tanda melebur diri ke dalam Gerakan Pramuka. (Di manakah panji-panji itu sekarang ?) Untuk menjawab itu: Sebagian panji-panji kepanduan itu tersimpan rapi di Museum Sumpah Pemuda Jl Kramat Raya 28 Jakarta Pusat, termasuk naskah asli Sumpah Pemuda yang di dalam bagian isinya juga menyebutkan kata "kepanduan". Beberapa tahun lalu, teman seangkatan saya di UI menjadi Kepala Museum Sumpah Pemuda. Hanya sekarang saya tak tahu lagi siapa yang memimpin museum tersebut. Tks. Berthold
--- On Thu, 7/8/08, rimata66 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: rimata66 <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Pramuka] Hari Pramuka dan HUT Pramuka To: [email protected] Date: Thursday, 7 August, 2008, 8:46 PM Salam Pramuka Hari ini seorang Calon Penegak ujian SKU dan muncullah pertanyaan besar. "Kak, di HUT Pramuka tahun ini kakak ada di mana ?" "Kapan gitu HUT Pramuka ?" " 14 Agustus" " Kata siapa 14 Agustus HUT Pramuka ?" " Idih, kakak . Lihat aja spanduk yang dipasang ....." Saya harus menarik nafas panjang-panjang dan untuk kesekian kalinya mengungkap hal penting. Gerakan Pramuka tidak pernah merayakan ulang tahunnya karena memang tidak punya ....... !!! 9 Maret 1961 para pemimpin kepanduan yang tergabung dalam PERKINDO, dipimpin alm. Sultan HB IX dipanggil ke istana. Bung Karno berpidato bahwa gerakan kepanduan di Indonesia ternyata kuranmg mampu memberikan kontrubusi pada akselerasi perjuangan pada masa itu (rumusan ini dari saya, silakan baca pidato lengkap beliau). Di akhir, ia menyataklan akan membentuk Gerakan Pramuka dan meminta agar semua bergabung. Pidato BK ini melanjurkan gagasan senada yang pernah diungkap beliau saat perkemahan Desa Semanggi tahun 1959. Bagi kaum Kepanduan, pidato ini bisa dipandang dari dua sisi. Satu sisi, seperti hukuman matio karena kepanduan diuanggap gagal. Di sisi lain, ini sekedar schock therapy dari BK dengan harapan para pemimpin Kepanduan bisa mawas diri. Tindak lanjut dari pidato ini adalah pembentukan Gerakan Pramuka. Oleh para pemimpin komunis gagasan ini segera diselewengkan dengan mencoba mengubah Gerakan Pramuka menjadi organisasi pionir (Pramuka ditafsirkan adalah Pra-muka, yang terdepanm, ya pionir itulah). Para Pemimpin Kepanduan segera bertindak. SK Presiden yang berisikan Gerakan Pramuka sebagai Gerakan pionir sempat "dicuri" sehingga belum sempat ditandatangani oleh Presdiden. Dan memanfaatkan kesempatan BK keluar negeri, maka Ir. Juanda (Pandu juga) selaku Pejabat Presiden menandatangani SK 238 tanggal 20 Mei 1961 yang intinya menyerahkan pendidikan Kepanduan pada satu organisasi kepanduan nasional, yaitu Gerakan Pramuka. Untuk menghilangkan peluang tafsiran Pramuka menjadi Pionir, maka Pramuka dicari kepanjangannya yaitu Praja Muda Karana. Rakyat muda yang giat berkarya. Unsur pengertian yang mengisyaratkan watak aktif, peduli dan mandiri pada Pramuka jelas menunjuk pada karakter pribadi yang dibangun oleh kepanduan/scouting, bukan karakter Pionir. Jadi jelas bahwa organisasi kita adalah organisasi Pandu/Kepanduan, lengkapnya Gerakan Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana. Tokoh-tokoh Kepanduan berhasil menyelamatkan pendidikan kepanduan yang mengakar panjang dalam sejarah perjuangan bangsa sejak 1910. Tanggal 30 Juli organisasi-organisa si kepanduan menyerahkan panji-panjinya sebagai tanda melebur diri ke dalam Gerakan Pramuka. (Di manakah panji-panji itu sekarang ?) Kemudian dibuatlah persiapan untuk memperkenalkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat yang akhirnya terlaksana pada tanggal 14 Agustus. Pada momen ini, BK menganugerahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada Gerakan Pramuka. Luarbiasa sekali sebuah organisasi yang baru berumur 3 bulan mendapat penghargaan luarbisa. Mungkin ! Karena yang dihargai jasanya adalah sumbangsih pendidikan kepanduan dalam perjuangan bangsa selama ini. Dan sebagai organisasi kepanduan nasional maka panji itu diserahkan pada Gerakan Pramuka. Hal ini berarti bahwa Gerakan Pramuka adalah pelanjut jalan panjang pendidikan kepanduan di Indonesia. Hal ini patut digaris bawahi bahwa kita adalah Pandu dan organisasi kita adalah organisasi kepanduan. Dengan demikian kitalah yang berdiri tegap di bumi Indonesia sesuai ikrar sakti di lagu kebangsaan kita. " DI SANALAH AKU BERDIRI JADI PANDU IBU-KU." Pandu Ibu Indonesia. Ini jati diri yang sering dilupakan. Momen sejarah penting tadi 9 Maret Hari tunas 20 Mei hari mulai bekerja 30 Juli Hari ikrar 14 Agustus Hari Pramuka Gerakan Pramuka tidaklah memiliki hari lahir, karena kita adalah pelanjut pendidikan kepanduan, pelanjut terwujudnya cita-cita kepanduan. Jadi Pandu Ibu Indonesia. Gerakan Pramuka lahir dari gua garba perjalanan sejarah kepanduan Indonesia yang tak memiliki kata putus. dan hendaknya tidak pernah putus. Semoga bermanfaat. Hendro Prakoso Pandu Indonesia Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]

