From: [INCL Indonesia] Indonesian Nature Conservation newsLetter 11-35b


Kesempatan Penelitian Bagi Mahasiswa Burung Indonesia adalah organisasi nirlaba 
yang telah bergiat sejak 15 Juli 2002, bertujuan melestarikan seluruh jenis 
burung   dan habitatnya di Indonesia, serta bekerjasama dengan masyarakat untuk 
mencapai pembangunan yang lestari. 

Latar Belakang Kawasan hutan Mbeliling terletak di bagian barat pulau Flores 
merupakan salah satu ekosistem hutan penting yang masih tersisa di pulau ini.  
Dua tipe habitat utama yang terdapat di dalam kawasan ini yaitu hutan tropika 
basah semi-awet hijau dan hutan tropika basah luruh-daun, telah mendapatkan 
status tertinggi bagi konservasi keanekaragaman hayati di wilayah tropika (WCMC 
1997). Kawasan ini merupakan habitat bagi tiga dari empat burung endemik Flores 
yaitu Kehicap Flores (Monarcha sacerdotum), Serindit Flores (Loriculus 
flosculus), dan Gagak Flores (Corvus florensis). Sebanyak 17 jenis burung 
sebaran terbatas juga menghuni kawasan hutan (Trainor dan Lesmana 2000). 
  
Kawasan hutan ini juga berfungsi sebagai daerah resapan air bagi daerah 
Manggarai Barat. Masyarakat di sekitar hutan Mbeliling juga menggantungkan 
hidupnya pada kawasan ini untuk mengairi lahan pertanian serta menjamin 
tersedianya air bersih. Selain itu masyarakat juga memanfaatkan tumbuhan di 
kawasan ini sebagai bahan makanan, bahan bangunan, serta obat-obatan 
tradisional. Mengumpulkan hasil hutan bukan kayu adalah kegiatan ekonomi yang 
penting bagi masyarakat sekitar kawasan Mbeliling. 
  
Burung Indonesia bekerjasama dengan Dansk Ornitologisk Forening (DOF) dan 
didukung oleh DANIDA, tengah melaksanakan sebuah program di kawasan Mbeliling 
yang bertujuan untuk membangun pengelolaan hutan secara partisipatif yang dapat 
meningkatkan sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat. 
  
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membangun sebuah sistem Pemantauan 
Lingkungan secara Sederhana (PLS; Low Key Monitoring), dengan tujuan untuk 
merancang sebuah sistem pemantauan yang dapat dilaksanakan oleh masyarakat 
setempat dan pemerintah terkait, yang akan dapat memantau perubahan yang 
terjadi di kawasan hutan sekitar. Hasil pemantauan keanekaragaman hayati ini 
juga menjadi masukan bagi praktek pengelolaan kawasan Mbeliling. 
  
Sehubungan dengan dimulainya pengembangan sistem PLS ini, Burung Indonesia 
memberi kesempatan bagi mahasiswa Indonesia baik untuk jenjang strata sarjana 
maupun pasca sarjana untuk melakukan penelitian mengenai aspek-aspek tertentu 
dalam sistem PLS.. Apabila dimungkinkan akan dilakukan kolaborasi antara 
mahasiswa Indonesia dan Denmark, oleh karena itu diperlukan kemauan kerjasama 
antara kedua pihak mahasiswa. 

Tujuan utama Melakukan studi lapangan yang mendukung dan meningkatkan kegunaan 
sistem PLS bagi kawasan Mbeliling, yang nantinya akan menghasilkan pengaruh 
positif terhadap kualitas hutan dan juga kualitas hidup masyarakat sekitar 
hutan Mbeliling. 

Penelitian ini dapat menelaah bagaimanakah desain teknis terbaik sistem 
pemantauan dalam hal aspek yang dapat memberikan hasil maksimal dan efektif 
dari sisi pendanaan: apa yg harus dipantau, kapan dan bagaimana?. Penelitian 
ini juga dapat mencoba untuk menjawab pertanyaan seperti: Bagaimanakah kita 
dapat memastikan komitmen total untuk melaksanakan pemantauan dari kedua pihak 
yaitu masyarakat lokal serta pemerintah terkait (Dinas Kehutanan)?, ataupun 
pertanyaan: Apakah manfaat yang diterima masyarakat lokal dari sistem 
pemantauan ini?. Seluruh proposal yang masuk diharapkan memiliki keterkaitan 
dengan tujuan utama. 

Tugas peneliti
        1. Melakukan studi, termasuk kajian lapangan, di dalam dan sekitar 
kawasan hutan Mbeliling dengan pengawasan terbatas, tetapi tetap  
berkorespondensi dengan staff Burung Indonesia dan DOF. 
        2. Merancang aspek logistik dan keuangan dengan staf Burung Indonesia 
di Bogor. 
        3. Menyusun sebuah catatan detil pengeluaran biaya yang didukung oleh 
bukti-bukti, dan menyampaikan dokumen pengeluaran biaya akhir kepada staf 
Burung Indonesia. 
        4. Menyusun laporan akhir studi termasuk presentasi metodologi, data 
empiris yang didapatkan di lokasi kajian, analisis data, kesimpulan dan/atau 
rekomendasi yang keduanya terkait dengan sistem PLS dan tujuan utama diatas. 
Waktu penelitian Akan ditentukan setelah diskusi antara mahasiswa terpilih 
dengan tim Burung Indonesia proyek Mbeliling. 

Persyarakat
        1. Mahasiswa/i jenjang sarjana/pasca sarjana dari fakultas/jurusan/ 
program studi Biologi, Lingkungan, Kehutanan, Pertanian, Sosiologi, Antropologi 
        2. Bersedia melakukan studi lapangan di kawasan Mbeliling, Kabupaten 
Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur 
        3. Mampu berbahasa Inggris dengan baik secara lisan dan tulisan 
        4. Mampu bekerja mandiri 
Fasilitas Bagi mahasiswa yang terpilih, Burung Indonesia akan menyediakan: 
        1. Transportasi Bogor – Labuan Bajo pp 
        2. Biaya hidup lokal di Mbeliling untuk melaksanakan studi: 
transportasi, akomodasi, konsumsi 
        3. Ruang dan fasilitas kerja selama melakukan studi di Mbeliling Bagi 
mahasiswa yang tertarik dapat mengajukan diri ke Burung Indonesia. Lamaran 
harus diterima paling lambat 20 Oktober 2008. 

Lamaran terdiri dari:
        1. Surat pengajuan 
        2. Surat referensi dari pembimbing 
        3. Salinan kartu mahasiswa 
        4. Salinan kartu tanda penduduk 
        5. Narasi konsep penelitian yang akan dilakukan 

Lamaran dapat dikirimkan melalui: Email: m.prasetyaningrum@ burung.org (Maya D. 
Prasetyaningrum) 
Atau PO Box.310/BOO, Bogor 16001 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:Maya D. Prasetyaningrum 
Conservation Programme Administration 
Burung Indonesia 
Jl. Dadali No. 32, Bogor 16161 
PO Box 310/Boo, Bogor 16003 
P : 62 - 251 8357 222 
F : 62 - 251 8357 961 
E : m.prasetyaningrum@ burung.org  


      Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke