Kalau lihat foto-foto dokumentasinya jelas dilakukan di Jakarta. Ada lagi penuturan saksi mata Kak yoyo sunarya (mantan waka kwarcab kota Bandung) yang cerita mengawal Pramuka berangkat ke acara tersebut.
Peristiwa pembakaran itu apa ada. Baru saja diceritakan bahwa Panji=panji itu masih ada dan bisa dilihat di salah satu posting sebelumnya. Hendro --- In [email protected], "aji rachmat" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > tanya Kak... > > maybe ini pertanyaan bodoh karena saya kurang mencermati sejarah... > tapi penasaran aja..... > > sebenernya upacara Hari Pramuka pertama kali saat penyerahan Panji > Gerakan Pramuka ke Sri Sultan HB IX dilaksanakan dimana ? > di Istana Negara (jakarta) atau di Gedung Agung (Jogja) ? > > soalnya kemarin lusa pas mudik ke jogja, sempat baca di salah satu > rubrik pikiran pembaca - nya Kedaulatan Rakyat (Koran lokal) ada > yang menyatakan pernah ikut upacara di jogja pas tgl 14 Agustus > tahun 1961 lalu... pikiran pembaca ini menyanggah statement dari > Kwarda yang menyatakan bahwa upacra Hari Pramuka 1961 di Istana > negara Jakarta. > > saat itu kata beliau yang menulis ini, ada proses penyerahan panji > dari presiden Soekarno dijogja. Plus juga Beliau ikut melakukan > pembakaran panji panji kepanduan indonesia yang merupakan simbol > peleburan menjadi satu di Gerakan Pramuka.. > > sementara rilis yang beredar, upacara penyerahan panji itu ada di > istana negara.. ku bongkar buku 40 tahun Gerakan Pramuka terbitan > Kwarnas malah gak nyebutin tempat berlangsung nya upacara itu.. > > jadi ? manakah yang benar ? > > mohon pencerahan... > maturnuwn.... > > > "masihbelajarmenjiwaipramuka" > > > www.ajirachmat.multiply.com > > > > --- In [email protected], "Farli Elnumeri" > <farli.elnumeri@> wrote: > > > > Salam Pramuka Kak, terima kasih Kak atas pencerahan > > jawabannya.sebenarnya jadi tergelitik ingin bertanya lanjutan > jadinya > > Kak.kok kenapa tersimpannya di museum sumpah pemuda ???? kenapa > bukan > > tersimpan di Kwarnas misalkan. Kalau boleh berharap, apabila > rencana > > mendirikan museumnya jadi (atau sudah jadi ya?) semoga panji-panji > > kepanduan masa lalu itu, mungkin juga dengan berbagai atribut, > seragam > > serta aktifitas masa lalu itu bisa dikumpulkan dan ditampilkan > dalam > > museum tersebut sehingga saya dan mungkin rekan-rekan yang lain, > yang > > awam tentang sejarah Gerakan Kepanduan ini jadi bisa tahu, bahkan > > mungkin jadi bisa belajar..ooo.begitu tokh kepanduan itu..Jadi > tidak > > sekadar memajang kumpulan plakat yang saya nggak ngerti itu plakat > > kegiatan apa. Yah, minimal untuk sementara hanya bisa berharap sih > he he > > he..sekali lagi terima kasih ya Kak atas info.nya. > > > > Farli Elnumeri > > > > -----Original Message----- > > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On > Behalf > > Of Berthold Sinaulan > > Sent: 12 Agustus 2008 16:49 > > To: [email protected] > > Subject: [Pramuka] Lagi, Di mana panji-panji itu? (was: Di mana > > panji-panji itu?) (was: Hari Pramuka dan HUT Pramuka > > > > Salam Pramuka, > > Begitulah, kalau menjawab e-mail tanpa mengubah subjek sesuai > jawaban. > > Terus-terang yang mengubah subjek e-mail dari Hari Pramuka dan HUT > > Pramuka menjadi Di mana panji-panji itu, adalah saya. Karena saya > hendak > > menjawab pertanyaan Kak Hendro di mana panji-panji itu. > > Jawaban saya: sebagian panji-panji itu ada tersimpan di Museum > Sumpah > > Pemuda. Sayangnya jawaban saya itu lalu dihapus oleh penjawab e- > mail > > berikutnya yang malah asyik terus membahas mengenai Hari dan HUT > Pramuka > > tanpa mengubah lagi subjek e-mailnya. > > Jadi jawabannya, sebagian ada di Museum Sumpah Pemuda, paling tidak > > sampai beberapa tahun lalu ketika saya sempat mendatangi museum > itu. > > Terima kasih. > > > > Berthold > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > >

