Dear All, 
Maaf saya baru gabung. Salam kenal semuanya. Berikut info penting tentang 
budaya, semoga berguna dan dapat menyelamatkan budaya kita.

Salam,

Annisa



----- Pesan Diteruskan ----
Dari: choiriatun nur annisa <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: tempetku <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Rabu, 10 September, 2008 23:14:58
Topik: Fw: [Forest_GAM] Fwd: Trs: [beritabumi] Fwd: KISAH SEDIH DARI BALI




 Choiriatun Nur Annisa
Vice President
International Forestry Students' Association 
Forest Resources Conservation Department
Faculty of Forestry Gadjah Mada University
Yogyakarta, Indonesia
mobile : +6281578706058
+6285729443487
skype : c.n.annisa
msn  : [EMAIL PROTECTED]
www.ifsa.net



----- Forwarded Message ----
From: Aris Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, 10 September, 2008 18:40:06
Subject: [Forest_GAM] Fwd: Trs: [beritabumi] Fwd: KISAH SEDIH DARI BALI





---------- Forwarded message ----------
From: Aris Prasetyo <[EMAIL PROTECTED] com>
Date: 2008/9/9
Subject: Trs: [beritabumi] Fwd: KISAH SEDIH DARI BALI
To: [EMAIL PROTECTED] com





--- Pada Sel, 9/9/08, lamaydtjuh_fath <lamaydtjuh_fath@ yahoo.com> menulis:

Dari: lamaydtjuh_fath <lamaydtjuh_fath@ yahoo.com>
Topik: [beritabumi] Fwd: KISAH SEDIH DARI BALI
Kepada: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Tanggal: Selasa, 9 September, 2008, 2:05 AM


--- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, Triswanto Romadona 
<akhi_3s1to@ ...> wrote:

----- Original Message -----
Subject: Fw: <KM30> (OOT) FW:KISAH SEDIH DARI BALI
Date: Mon, 8 Sep 2008 7:48:12
From: Rachmat Prayudi <devil_fantasista@ ...>
To: Andre Kristianto <sieg_h34rt@ ...>,Bara Mukhlisianno 
<[EMAIL PROTECTED]>,cherullo <chazzer_che@ ...>,trswanto 
<akhi_3s1to@ ...>,wenny PDKU <charming_wenny@ ...>

----- Forwarded Message ---- From: yudha febi <yudha_ninja@ ...> To: 
Alumni Smp30 <alumnismp30jkt@ yahoogroups.. com> Cc: me <[EMAIL PROTECTED]>; 
She <[EMAIL PROTECTED] ..> Sent: Monday, September 8, 2008 2:39:44 PM 
Subject: <KM30> (OOT) FW:KISAH SEDIH DARI BALI 

Dari Milist tetangga --- Pada Ming, 7/9/08, irie shinoda 
<irie_shinoda@ yahoo.com > menulis: Dari: irie shinoda 
<irie_shinoda@ yahoo.com> Topik: [HVC] (OOT) FW:KISAH SEDIH DARI 
BALI Kepada: "honda vario" <honda-vario@ yahoogroups. com>, "sixty 
okeyh" <enampuluh2002@ yahoogroups. com>, "bayu w" <by_mohawk2005@ 
yahoo.com> Tanggal: Minggu, 7 September, 2008, 10:10 PM 

Kisah sedih dialami Desak Suarti, seorang pengerajin 
perak dari 
Gianyar, Bali. Pada mulanya, Desak menjual karyanya kepada seorang 
konsumen di luar negeri. Orang ini kemudian mematenkan desain 
tersebut. Beberapa waktu kemudian, Desak hendak mengekspor kembali 
karyanya. Tiba-tiba, ia dituduh melanggar Trade Related Intellectual 
Property Rights (TRIPs). Wanita inipun harus berurusan dengan WTO. 

"Susah sekarang, kami semuanya khawatir, jangan-jangan nanti 
beberapa 
motif asli Bali seperti `patra punggal', `batun poh', dan beberapa 
motif lainnya juga dipatenkan" kata Desak Suarti dalam sebuah 
wawancara. 

Kisah sedih Desak Suarti ternyata tidak berhenti sampai di sana. 
Ratusan pengrajin, seniman, serta desainer di Bali kini resah 
menyusul 
dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali oleh warga negara 
asing. 
Tindakan warga asing yang mempatenkan desain warisan leluhur orang 
Bali ini membuat seniman, pengrajin, serta desainer takut untuk 
berkarya. 

Salah satu desainer yang ikut merasa resah adalah Anak Agung Anom 
Pujastawa. Semenjak dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali 
oleh 
warga asing, Agung kini merasa tak bebas berkarya. "Sebelumnya, 
dalam 
satu bulan saya bisa menghasilkan 30 karya desain perhiasan perak. 
Karena dihinggapi rasa cemas, sekarang saya tidak bisa menghasilkan 
satu desain pun," ujarnya hari ini. 

Potret di atas adalah salah satu gambaran permasalahan perlindungan 
budaya di tanah air. Cerita ini menambah daftar budaya indonesia 
yang 
dicuri, diklaim atau dipatenkan oleh negara lain, seperti Batik 
Adidas, Sambal Balido, Tempe, Lakon Ilagaligo, Ukiran Jepara, Kopi 
Toraja, Kopi Aceh, Reog Ponorogo, Lagu Rasa Sayang Sayange, dan lain 
sebagainya. 

LANGKAH KE DEPAN 

Indonesia harus bangkit dan melakukan sesuatu. Hal inilah yang 
melatarbelakangi berdirinya Indonesian Archipelago Culture 
Initiatives 
(IACI), informasi lebih jauh dapat dilihat di 
http://budaya- indonesia. org/ . Untuk dapat mencegah agar kejadian 
di 
atas tidak terus berlanjut, kita harus melakukan sesuatu. Setidaknya 
ada 2 hal perlu kita secara sinergis, yaitu: 

1. Mendukung upaya perlindungan budaya Indonesia secara hukum. 
Kepada 
rekan-rekan sebangsa dan setanah air yang memiliki kepedulian (baik 
bantuian ide, tenaga maupun donasi) di bagian ini, harap menggubungi 
IACI di email: [EMAIL PROTECTED] indonesia. org 

2. Mendukung proses pendataan kekayaan budaya Indonesia. 
Perlindungan 
hukum tanpa data yang baik tidak akan bekerja secara optimal. Jadi, 
jika temen-temen memiliki koleksi gambar, lagu atau video tentang 
budaya Indonesia, mohon upload ke situs PERPUSTAKAAN DIGITAL BUDAYA 
INDONESIA, dengan alamat http://budaya- indonesia. org/ Jika Anda 
memiliki kesulitan untuk mengupload data, silahkan menggubungi IACI 
di 
email: [EMAIL PROTECTED] indonesia. org 

- Lucky Setiawan 

nb: Mohon bantuanya untuk menyebarkan pesan ini ke email ke teman, 
mailing-list, situs, atau blog, yang Anda miliki. Mari kita dukung 
upaya pelestarian budaya Indonesia secara online. 

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ 
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan 
@rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain! 
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ 

[Non-text portions of this message have been removed] 

Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. 
Download sekarang juga.

--- End forwarded message ---

  
________________________________
 Dapatkan nama yang Anda sukai! 
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
    



      Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis.
Download Yahoo! Toolbar sekarang.
http://id.toolbar.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke