Sungkem Kak Wing Salam Wirajaya.... :) tapi dah lama nih gak maen ke bantul.. mau usul dikiit ya....
1. kwartir lebih mendukung keterlibatan dewan kerja dalam mengambil kebijakan di kwarcab Bantul kak... mungkin simple, tapi tulang punggung di kwarcab bantul masih dipegang temen temen dkc mengingat andalannya "kadang" sibuk dengan kerjaan kantor.... salam buat dkc bantul ya.. :D 2. pelatihan di tingkat gugusdepan dan ranting kayaknya perlu lebih fokus disana.. selain manajerial gerakan pramuka juga life skills yang jadi keunggulan Bantul.. kerajinan... 3. pitaran pelatih dan penyegaran untuk pembina lebih sering dilakukan. pelatih dan pembina cetakan baru perlu di perbanyak tidak hanya mengandalkan guru sekolah aja tapi yang bener bener di "besar" kan oleh pramuka. 4. orientasi kepramukaan untuk para mabicab dan mabiran perlu diselenggarakan dan kalau perlu dilanjutkan dengan camping bersama.. biar ngerasain lebih dalam gimana sih enaknya jadi pramuka... 5. link kerjasama relawan pasca gempa bumi perlu di bina dan di wujudkan dalam bentuk event event recovery yang bernuansa kepramukaan. 6. bikin komunitas berbasis online ... bisa blog, multiply, milis, facebook.... dengan memsyarakat kan blog di kalangan pramuka kemampuan jurnalis nya bisa terolah lebih baek... ini dulu deh.. nyuwun sewu... mohon maaf kalau "lancang" hehehe.... Sungkem untuk Kak Sari dan Kak Sri Budoyo.. aji rachmat "binaan Kak Bud dan Kak Sari" --- In [email protected], "Wing Wahyu Winarno" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kakak-kakak yang saya kangeni, > Minggu 21 Desember 2008 saya (dan Kak Sarimurti Sri Budoyo) diminta oleh > Bapak Idham Samawi, Bupati Bantul (DIY), menjadi pembicara dalam seminar > dengan topik "Revitalisasi Gerakan Pramuka". Bapak Bupati ingin mengaktifkan > dan mengembangkan GP di wilayahnya, karena beliau melihat potensi yang luar > biasa di dalam GP. Kegiatannya tidak semata-mata "hujan-hujanan" dan "hidup > sengsara", tapi bisa juga "serba digital" dan "modern". Jadi hasil seminar > ini benar-benar diharapkan dapat segera diwujudkan untuk tahun 2009 nanti. > Itulah sebabnya hampir semua kepala dinas atau pejabat di bawah koordinasi > Pak Bupati, HARUS HADIR (eh, bukan maksa kan ya ini? hehehe). > > Saya akan menyampaikan beberapa saran kepada Pemkab Bantul untuk memajukan > GP, di antaranya: > > 1. Harus ada perhatian serius dari Pemerintah, misalnya dengan > menyelenggarakan kegiatan tahunan yang bersifat kolosal, seperti Temu Siaga, > Jambore, atau Raimuna, ditambah kegiatan2 lain yang "berbau anak sekarang", > misalnya pentas blog, JOTI, atau apalah. > 2. Sudah barang tentu dukungan kepada para pembina harus jelas. Kalau > bisa sih ada $, tetapi kalau tidak, cukup dengan diperhatikan, misalnya > setiap ada acara, mereka (para pejabat, red) datang, ngasih semangat. > Pembina pasti sudah senang. > 3. Mengadakan kegiatan yang sesuai dengan masing-masing gugus depan, > dengan memanggil para pelatih di bidangnya. Mungkin ada filateli, mungkin > ada rafting atau latihan naik perahu, atau mendirikan rumah sederhana rame2, > entah dari terpal, entah dari barang2 bekas, dsb (kan mereka pernah dilanda > gempa dahsyat). > 4. ... dan ide-ide lain --> ini yang saya tunggu dari kakak- kakak semua. > > Oleh karena itu, bila kakak-kakak yang sudah banyak makan asam garamnya > kegiatan kepramukaan, would you please memberi saran kepada saya (dan kak > Sari), sehingga kami dapat memperbaiki makalah kami. Kami ingin Bantul > menjadi salah satu agent of change GP. Meskipun Bantul sebuah kabupaten > kecil, tetapi biasanya, dari yang kecil itulah perubahan besar terjadi. > Microsoft juga dimulai dari sebuah garasi rumah biasa :-) > > Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih dan kami benar-benar mengharapkan > uluran ide, wawasan, dan pengalaman dari kakak-kakak semua. > > Salam, > > > Wing Wahyu Winarno > (bersama Kak Sarimurti) > http://maswing.wordpress.com > http://maswing.org > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

