salam Pramuka,
kita diskusi yang membangun yuk.. ini hal yang terjadi di sebagian Gudep.
sebagian Pembina saya ketahui tidak lagi menjadikan SKU sebagai syarat mutlak
kenaikan tingkat anak didiknya. tapi mulai membuat standar sendiri. misalkan
Penggalang. dinilai mahir tidak baris berbaris, semaphore/morse, tali.
meski hal itu sebenarnya termuat juga dalam SKU, namun sebagian besar poin SKU
justru tidak lagi menjadi ukuran. alasannya, sudah tidak relevan lagi dengan
jaman.
ini hal yang unik bagi saya.... karena SKU sebenarnya masih relevan dengan
perkembangan remaja.
mari berdiskusi Kak.. mungkin ada kakak yang setuju SKU sudah tidak lagi
relevan. atau masih anggap relevan.
terima kasih
megi p
Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan
jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]