Ada yang punya kontak pemantau pemilu? Dari lembaga apa aja yang penting 
acountable. Saya mau daftar jadi relawan.

-udex
http://www.udex.co.cc




--- Pada Sel, 14/4/09, Dwi Nugroho <[email protected]> menulis:

Dari: Dwi Nugroho <[email protected]>
Topik: [Pramuka] Bls: [OOT] Pemilu 50 Trilyun (Matikan Manusia, Hidupkan Setan)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 14 April, 2009, 5:55 PM











    
            
            


      
      Tolong kalau boleh dan kalau bisa sumber beritanya di lampirkan. Thank's.



____________ _________ _________ __

Dari: Robert Sianturi <sianturi1972@ yahoo.co. id>

Kepada: Pkbks Milis <Pksejahtera_ bek...@yahoogrou ps.com>; pepicek-friends@ 
yahoogroups. com; peremp...@yahoogrou ps.com; p...@yahoogroups. com; 
pksejahtera- kelapagading@ yahoogroups. com; pksejahteragroup@ yahoogroups. 
com; ppiindia <ppiin...@yahoogroup s.com>; pp...@indosat. net.id; 
pram...@yahoogroups .com; PH Pro <phpro_indonesia@ yahoo.com>; promo-indonesia@ 
yahoogroups. com; psikologi_transform a...@yahoogroups .com; pstti_pps_ui@ 
yahoogroups. com; pub...@tifafoundati on.org; publiks...@yahoogro ups.com; 
putr...@yahoogroups .com; putuss_jia_you@ yahoogroups. com; r-ma...@yahoogroups 
.com; radio_prambors- ow...@yahoogroup s.com; rajap...@indo. net.id; 
rak...@yahoogroups. com; ranahminang@ yahoogroups. com; Perhimpunan Islam 
Sosialis <perhimpunanislamsos ia...@yahoogroup s.com>

Terkirim: Selasa, 14 April, 2009 02:53:49

Topik: [Pramuka] Pemilu 50 Trilyun (Matikan Manusia, Hidupkan Setan)



KPK periksa tuh KPU



Malah kemungkinan besar yang bermain2 baik uang dan segala masalah itu

adalah para petugas sekretariat KPU yang rata2 adalah pegawai negri

sipil dari departemen dalam negeri mulai yang pusat sampai yang daerah..



dan para anggota KPU mungkin ada yang sadar dan ada yang tidak jika diperalat..



Tapi habiskan 50 trilyun untuk main2 ??? itu hal yang gilaaaaaaaaaaaaaaaa aaaaa



____________ _________ _________ _________ _________ _________ _



Dari: putra wardana <pwardana2000@ yahoo.com>



Topik: Pemilu Rp. 50 Trilyun (Matikan Manusia, Hidupkan Setan)



Kepada: undisclosed receptions



Tanggal: Senin, 13 April, 2009, 1:33 AM



PEMILU 50 TRILYUN: MATIKAN 68 JUTA

MANUSIA, LAHIRKAN 20 JUTA SILUMAN & HASILKAN WABAH KORUPSI &

HANCURKAN WATAK BANGSA



Ini bukan soal siapa yang menang pemilu atau siapa dapat kursi di DPR

atau siapa jadi presiden.. Tapi 50 trilyun ternyata dihabiskan untuk

sebuah acara yang tidak perlu, malah mengajari masyarakat untuk

menghacurkan mentalnya sendiri... untuk menghancurkan masa depan

bangsanya sendiri...



Berita metro TV, 12 April 2009, untuk pemilu kali ini KPU menghabiskan

dana hampir Rp.50 trilyun dengan dana sebegitu banyak ternyata

menghasilkan hampir 68juta orang dihilangkan hak pilihnya (dipaksa

menjadi Golput/ dimatikan haknya), karena tidak dimasukkan sebagai

pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)



Sebaliknya menurut berita sebelumnya pemilu ini jugamenghasilkan lebih

dari 20 juta pemilih siluman, yang tercantum dalam DPT, karena:



adanya pemilih fiktif, (tapi ada yang mencontrengkan) org yg belum punya hak 
pilih tapi sudah terdaftar dalam DPT pemilih ganda



Akibatnya:



contoh di jakarta di ribuan TPS, banyak warga yang tidak boleh

memilih, meskipun sudah menunjukkan KTP, dan data kependudukan lainnya.

bahkan ketua RT juga tidak mempunyai hak pilih karena tidak terdaftar

dalam DPT(RCTI 9 April 2009)Di Tapanuli ada sebuah daerah, sampai ribut karena 
warga satu

desa tidak dapat mencontreng karena semua tidak masuk DPT (trans TV 9

April)Di Madiun dalam satu RT hanya 3 orang warganya yang terdaftar

dalam DPT, ratusan pemilih yang ada  dalam DPT tidak dikenal oleh

warga, termasuk oleh pak RT (jawa pos 9 April 2009)Dan masih ratusan berita 
lainnya dari berbagai media diseluruh tanah air yang memberitakan ini.Dalam 
kasus ini KPU selalu bilang bahwa tidak ada kesalahan dalam

DPT, meskipun fakta membuktikan bahwa nama pelaku Bom Bali Amrozi dkk

masih masuk dalam DPT, bahkan yang lebih naif, nama Gubernur Jawa

Tengah tidak masuk dalam DPT jadi gak punya hak pilih.KPU selalu menyalahkan 
masyarakat ataupun partai politik, kenapa

DPT baru dipermasalahkan sekarang, kok tidak dari dulu. Fakta

membuktikan bahwa DPT baru diserahkan kepada masyarakat H-1, seperti

kata seorang ketua RT, baru H-1 DPT diterima dan setelah diteliti

ternyata hampir semua warganya tidak masuk dalam DPT, waktu menanyakan

dan bagaimana agar warganya punya hak pilih. Jawaban yang diterima

adalah klasik, bahwa berdasar peraturan mereka yang belum masuk dalam

DPT tidak dapat ditambahkan, otomatis warga kehilangan hak pilihnyaKPU 
kelihatan hanya asal menjawab dan menyatakan yang salah

adalah masyarakat dan yang benar adalah KPU. dan menjawab secara

ngawur, bahwa seolah masyarakat punya hak dalam penyusunan DPT.

kenyataannya DPT itu adalah wewenang KPU. Setelah Daftar pemilih

divalidasi dan ditetapkan menjadi DPT, barulah data diberikan kepada

masyarakat, dan itu tidak boleh dirubah. Jadi mau tidak mau masyarakat

harus tunduk kepada KPU.Memang DPT tidak boleh dirubah dengan menambahkan warga 
yang

belum terdaftar dalam DPT untuk dimasukkan dalam DPT agar punya hak

pilih. Itu peraturannya. Kok KPU ngotot bahwa kalau warga tidak punya

hak pilih adalah salah warga  ya...DPT bisa dirubah, hanya dengan mengurangi 
jika dalam DPT disatu

kelurahan/TPS ada nama dan alamat yang sama dengan yang ada

dikelurahan/ TPS yang lain. Nah.. siapa yang mau jalan2 menyusuri semua

TPS disebuah kota/kabupaten. Toh meskipun ditemukan kejanggalan tidak

boleh protes... mencoret pemilih yang punya hak pilih dibeberapa TPS

karena terdaftar dalam DPT dibeberapa TPS adalah hak KPU, jika KPU

tidak mencoret dan orang itu bisa memilih beberapa kali, itu adalah hak

KPU, masyarakat tidak boleh protes.Contoh kasus menurut berita TV dalam 1 TPS 
ada 1 orang yang

setelah mencontreng, lalu ternyata antri lagi di TPS yang sama.. lalu

ke TPS sebelahnya.. . alasan diperbolehkan mencontreng lagi karena orang

tersebut punya hak pilih.. karena mendapat undangan.. Contoh kasus lagi ada 
wanita umur 15 tahun dan belum kawin, yang

sedang menjalani tahanan di Lembaga Permasyarakatan, dia masuk dalam

DPT, dan tetap menggunakan hak pilih yang diberikan KPU (trans TV 9

April 2009)



Mungkin bangsa ini perlu belajar demokrasi... dimana pemilu bukan hanya

persoalan kalah menang.. tapi membangun kesadaran sebagai warga bangsa

untuk membangun negeri secara bersama2.. 



Jadi pemilu bukan hanya agar ada legitimasi atau dasar alasan jadi DPR,

presiden.. kalau hanya untuk itu khan tidak usah ada pemilu..



Dengan dana 50 trilyun penyelenggara pemilu telah memberi pelajaran

kepada warga bangsanya agar tidak peduli pada negaranya sendiri...



Persoalannya bukan pada siapa yang menang atau dapat kursi banyak dalam 
parlemen, atau siapa yang jadi presiden...



Tapi proses pembelajaran yang menghabiskan dana 50 trilyun itu adalah

mengajari masyarakat apatis dan tidak peduli entah bangsa mau hancur

atau berantakan. Juga mengajari para calon anggota legislatif untuk

tidak melaksanakan amanat rakyat.



Dan ini mungkin pemilu termahal di negara belum maju (kalau risih disebut 
sebagai negara terbelakang) ..



Rp. 50 trilyun.. jelas disitu ada korupsi..



maka juga mengajari masyarakat untuk tidak punya setia kawan... atau 
kebersamaan sebagai warga bangsa...



Kalau saya hanya menunggu.. korupsi dana 50trilyun oleh KPU itu akan diadili 
atau tidak???



Kalau persoalan siapa yang dapat kursi di DPR atau siapa jadi

presiden.. sebagai rakyat, saya males mengikuti.. karena sudah diajari

KPU untuk apatis hehehe...



apalagi karena sebenarnya.. roda kehidupan masyarakat itu jalan terus kok.. 



kemajuannya tidak tergantung pada DPR atau presiden dan aparat pemerintah.. .. 



karena ada sistem seperti yang berlangsung sekarang ini..malah rakyat

ini menanggung beban... karena keberadaan DPR, presiden, aparatur

pemerintah saat ini terasa seolah membebani masyarakat.. bukan mempermudah 
urusan masyarakat..



Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! 
otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser. 
Dapatkan IE8 di sini! 

http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer



[Non-text portions of this message have been removed]



Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat 
yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan 
IE8 di sini! 

http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer/



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru. Akhirnya datang juga! 
http://id.messenger.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke