Yth Saudara,
 
Sebuah Perusahaan Sepatu dengan 7000 karyawan tiba2 harus menghentikan proses 
produksinya, gara2 400 karyawannya mendadak muntaber dan demam setelah beberapa 
saat makan siang di kantin perusahaan. Pengusutan pekerja makanan ternyata 
membuktikan bahwa seorang pekerja ternyata menderita jerawat dengan nanah yang 
cukup banyak. Pekerja ini ternyata bekerja menuangkan kaldu ke dalam soto yang 
akan dihidangkan kepada pekerja. Lokasi pekerja ini ada di baris antrian 
makanan sesuai dengan banyaknya pekerja yang keracunan makanan di kelompok ini. 
Sampel makanan yang segera diperiksa, seminggu kemudian memperlihatkan hasil 
Staphyloccus aureus. Temuan ini cocok dengan gejala klinik, dan masa inkubasi 
penyakit yang beberapa jam setelah santapan.
 
Korban kematian tidak ada, hanya perusahaan menderita kerugian sebesar 5 milyar 
rupiah akibat dihentikannya produksi selama sehari dan nama buruk akibat 
pemberitaan televisi yang sangat gencar.
 
Yayasan Sudjoko Kuswadji Bersaudara sebuah PJK3 yang peduli dengan masalah ini 
akan menyelenggarakan satu pelatihan Food Hygiene di Balikpapan tanggal 28-29 
Juli 2009. Diharapkan hadir di sana wakil dari perusahaan catering, HRD 
perusahaan serta Dokter dan Paramedik Perusahaan. Yang berminat dipersilakan 
menghubungi ibu Atik di HP 0813 1052 0490 atau Ibu Indah di HP 0811 9931 727.
 
Salam hangat selalu,
 
Dr Sudjoko Kuswadji MSc(OM) PKK SpOk
Konsultan dan Pelatih Kesehatan Kerja

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke