*Jalur Alternatif Mudik di Jawa Tengah*

TEMPO Interaktif, Semarang:

SEMARANG - Jawa Tengah merupakan salah satu jalur yang akan digunakan
pemudik dari Jakarta, baik yang bertujuan ke daerah itu sendiri maupun ke
Jawa Timur. Jalur jalan raya di Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu jalan
padat, terutama di jalur Pantai Utara Jawa (Pantura).

Berkait dengan itu, Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah membuat skema
beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan pemudik agar tidak terjebak
kemacetan di jalan utama, sebagai berikut:

1. Daerah pertama di Jawa Tengah yang mungkin macet adalah daerah Bulakamba,
Brebes. Bila ini terjadi, pemudik bisa mengalihkan jalur perjalanannya ke
Pejagan-Katemanggungan-Jatibarang-Slawi.

2. Apabila kemacetan terjadi di Surodadi, Tegal, maka pemudik bisa beralih
rute dari Tegal-Dampyak-Tarub-Karang Malang-Kertasari.

3. Sementara tu, jika terjadi kemacetan di Petarukan, Pemalang, maka pemudik
bisa mengalihkan kendaraannya ke Loning-Sidokare-Kebagusan-Semarang

4. Untuk wilayah Pekalongan, apabila ada kemacetan di Wiradesa, maka
kendaraan bisa dialihkan melalui Pait-Buaran-Sudirman-Semarang.

5. Di Kendal, apabila terjadi kemacetan di Kaliwungu, rute bisa dialihkan ke
Semarang-Mijen-Boja-Singorojo-Sukorejo-Weleri.

6. Sedangkan untuk wilayah Semarang, jika macet di pasar tradisional
Mangkang, maka kendaraan bisa dialihkan ke
Semarang-Mijen-Boja-Kaliwungu-Kendal dengan jarak 45 kilometer.

7. Apabila ada kemacetan atau banjir di Sayung, Demak, rute bisa dialihkan
ke Demak-Godong-Gubug-Mranggen-Semarang dengan jarak tempuh 56 kilometer.

8. Untuk wilayah Keresidenan Pati, apabila dari arah timur jalanan di Kudus
macet, maka pemudik bisa mengalihkan kendaraannya melalui
Pati-Tayu-Jepara-Kedung sejauh 124 kilometer, dan dapat ditempuh dalam waktu
2 jam 20 menit.

9. Apabila pemudik hendak ke Surabaya, tetapi jalanan di Lasem dan Kragan
macet, maka mereka bisa melalui jalur Rembang-Pamotan-Sarang dengan jarak
tempuh 40 kilo meter, atau Lasem-Pamotan-Sarang dengan jarak 26 kilometer,
atau Rembang-Blora-Cepu dengan jarak 102 kilometer.

10. Untuk wilayah Kedu, yang biasanya macet terjadi di Kutowinangun,
Kabupaten Kebumen, maka pemudik bisa mengalihkan kendaraannya menuju ke
Gombong-Petanahan-Mirit-Prembun yang berjarak 65 kilometer, yang biasanya
ditempuh dalam waktu 80 menit. Apabila ada kemacetan di Gombong maka
kendaraan bisa dialihkan ke Prembun-Pituruh-Wadaslintang-Kaliwiro-Leksono
dengan jarak 60 kilometer.

11. Di wilayah Banyumas, apabila macet terjadi di Lumbir, Banyumas,
kendaraan bisa dialihkan melalui Wanareja-Sidareja-Karang Pucung dengan
jarak 39 kilometer, atau Wanareja-Sidareja-Kedungreja-Jeruk Legi dengan
jarak 59 kilometer.

 <[EMAIL PROTECTED]>
.

__,_._,___


-- 
- R 15 FA -
[EMAIL PROTECTED] (ym)
62.855.789.050.0

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"Project28" group.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/Pro28?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke