dari milis tetangga {Bunga Matahari}, semoga berkenan ....

Lagu itu datang dari kedalaman dadanya.
Ia tak mengerti mengapa cinta bisa dinyatakan berulang-ulang
tanpa bosan dengan ekspresi seperti esok takkan bertemu lagi.
Lirik sederhana terbaca di baris-baris tatapannya.

Ketika kekasihnya pergi,
ia membereskan kenangan yang terserak di ruang hidupnya,
dibersihkannya, dirapikannya, ditatanya,
diharumkannya dengan aroma rindu di segala sudut ruangan
hingga kekasihnya kembali.

Kala ia tertidur, nyanyian itu datang lagi,
melumuri tubuhnya dengan gairah yang selalu baru
untuk kekasih yang setia ia tunggu.

Ketika kekasihnya tak pergi,
memilih tinggal berarti lebih bisa jatuh cinta setiap hari,
terus bertambah bersama waktu yang menggemukkan tubuh kekasihnya,
mengendorkan kulitnya, merontokkan rambutnya, mencekungkan sudut matanya.

Keindahan itu tak bisa dinyatakan kata,
seperti nyanyian tanpa nada.
Ia tak mengerti mengapa cinta bisa mengayunnya
dari rasa yang mati, biasa-biasa, hingga nyaris gila.
Lirik sederhana sesekali membuatnya tersesat, tapi ia suka.
Karena ia teramat mencintainya.

-- 
life, what is it but a dream?
-LC-


-- 
Regards
========================
Inu Subakto
Mail to : [EMAIL PROTECTED]
Ph : 021-99050002/08161117800

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"Project28" group.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/Pro28?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke