Intinya apa ya? Rsifa tolong diterjemahkan ........... atau pake gambar sekalian
On 11/20/07, Sally Tangoi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > amien....canggih be'eng siyyy.... :P > > Regards, > *Sally J Tangoi > *+628557801023 > > ----- Original Message ---- > From: Ade Pirlo <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Tuesday, November 20, 2007 1:42:49 PM > Subject: " Berhentilah Jadi Gelas " > > ada artikel yang bagus, mudah2an bermanfaat... > > ---------- Forwarded message ---------- > From: Rahmawati, Anita-S < [EMAIL PROTECTED]> > Date: 19 Nov 2007 15:34 > Subject: " Berhentilah Jadi Gelas " > To: > > " Berhentilah Jadi Gelas " > > > > Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan > ini selalu tampak murung. > > "Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia > ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya. > > "Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk > tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang murid > muda. > > Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah > kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu. > > "Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan > gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang > diminta. > > "Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata Sang > Guru. > > "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit." Si murid pun melakukannya. > Wajahnya kini meringis karena meminum air asin. > > "Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru. > > "Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih > meringis. > > Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan. > > "Sekarang kau ikut aku" Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat > tempat mereka. > > "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan > segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya > belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak > dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya. > > > "Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil mencari > batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau. > > Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya > ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir > di tenggorokannya, Sang Guru bertanya > > kepadanya, > > "Bagaimana rasanya?" > > "Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan > punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di > atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. > > Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa > di mulutnya. > > "Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?" > > "Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya > lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu > meminum air danau sampai puas. > > "Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. > > "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, > tidak lebih. Hanya segenggam garam. *Banyaknya masalah dan penderitaan > yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, > sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang > dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. > Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari > penderitaan dan masalah *." > > Si murid terdiam, mendengarkan. > > "Tapi Nak,* rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat > tergantung dari besarnya ' qalbu'(hati) yang menampungnya.* Jadi Nak*, > supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam > dadamu itu jadi sebesar danau *." > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkNTJtdGVnBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzQxNjAxNDkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTM2MzgyBHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMTk1NDYwNTA2> > Change settings via the > Web<http://groups.yahoo.com/group/cosmopolitan-indonesia/join;_ylc=X3oDMTJmMDhoODUzBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzQxNjAxNDkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTM2MzgyBHNlYwNmdHIEc2xrA3N0bmdzBHN0aW1lAzExOTU0NjA1MDY->(Yahoo! > ID required) > Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest<[EMAIL > PROTECTED]:+Digest>| Switch > format to Traditional<[EMAIL PROTECTED]:+Traditional> > Visit Your Group > <http://groups.yahoo.com/group/cosmopolitan-indonesia;_ylc=X3oDMTJkbHNlMjltBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzQxNjAxNDkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTM2MzgyBHNlYwNmdHIEc2xrA2hwZgRzdGltZQMxMTk1NDYwNTA2>| > Yahoo! Groups Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/>| Unsubscribe > <[EMAIL PROTECTED]> > . > > __,_._,___ IMPORTANT NOTICE: > The information in this email (and any attachments) is confidential. If > you are not the intended recipient, you must not use or disseminate the > information. If you have received this email in error, please immediately > notify me by "Reply" command and permanently delete the original and any > copies or printouts thereof. Although this email and any attachments are > believed to be free of any virus or other defect that might affect any > computer system into which it is received and opened, it is the > responsibility of the recipient to ensure that it is virus free and no > responsibility is accepted by American International Group, Inc. or its > subsidiaries or affiliates either jointly or severally, for any loss or > damage arising in any way from its use. > > > > -- > Terima kasih atas kerjasamanya. > Salam, > > A A > ([EMAIL PROTECTED]) > ------------------------------ > Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your > homepage.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51443/*http://www.yahoo.com/r/hs> > > > -- .:. Andry Berlianto .:. 0855.9001977 <> 99239005 http://revo-me.blogspot.com/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ ------------------------------------------------- Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ??? Mo posting, send email to [email protected] Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------------- -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
