Asal Muasal Ka'bah<http://estawar.wordpress.com/2007/06/01/asal-muasal-kabah/>
 Pak ustaz yang terhormat, saya ingin tanyakan bagaimana asal muasal adanya
*Ka'bah*? Saya pernah baca suatu buku dahulu kala Ka'bah tersebut tempat
sujudnya para malaikat kepada Allah sebelum nabi Adam diturunkan ke bumi,
apakah benar? Apakah benar batu Hajar Aswad dari surga dan kenapa berubah
dari hitam menjadi putih? Karena dosa bani Adam apakah benar? Saya pernah
membaca banyak hadits yang menerangkan hal tersebut. Sebelumnya terima
kasih.

Assalamu alaikun wr. wb.

Maulana
Jawaban

*Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
*
*1. Pendirian Ka'bah*

Para ulama berbeda pendapat dalam menetapkan pada zaman apa Ka'bah dibangun.
Di antaranya ada dua pendapat besar yang berkembang.

*a. Pendapat Pertama*

Menurut pendapat ini Ka'bah baru dibangun oleh nabi Ibrahim *alaihissalam*.
Pendapat ini disampaikan oleh Ibnu Katsir dengan landasan riwayat dari Ibnu
Abbas ra, "*Seandainya manusia tidak berhaji ke rumah ini (ka'bah), maka
Allah tumbukkan langit dengan bumi*."

Selain itu juga dengan dalil ayat-ayat berikut ini:

وَإِذْ بَوَّأْنَا لِإِبْرَاهِيمَ مَكَانَ الْبَيْتِ أَنْ لا تُشْرِكْ بِي
شَيْئا

*Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat
Baitullah (dengan mengatakan), "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun
dengan Aku.*" (QS. Al-Hajj: 26)

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكاً وَهُدىً
لِلْعَالَمِينَ*فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ
كَانَ آمِناً

*Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah)
manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi
petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di
antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi
amanlah dia.* (QS. Ali Imran: 96-97)

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

*Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah
bersama Ismail (seraya berdoa), "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami
(amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui"* (QS. Al-Baqarah: 127)

*b. Pendapat Kedua*

Pendapat kedua mengatakan bahwa Ka'bah sudah berdiri jauh sebelum zaman nabi
Ibrahim, yaitu sejak zaman nabi Adam alaihissalam. Bahkan ketika Adam turun
ke muka bumi, Ka'bah sudah berdiri tegak dibangun oleh para malaikat. Ka'bah
memang didirikan untuk Adam melakukan ibadah kepada Allah SWT di bumi.

Keterangan ini mereka dapat dari hadits dalam kitab Ad-Dalail yang
diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari shahabat Umar bin Al-Khattab *radhiyallahu
'anhu* secara marfu'. Dan di dalamnya terkandung kisah tentang pembangunan
Ka'bah di sejak masa nabi Adam. Namun secara sanad, periwayatan haditsi ini
secara sendirian lemah (dhaif).

Maka hadits ini dikuat dengan riwayat dari jalur lainnya, yaitu apa yang
diriwayatkan secara mauquf dari Ibnu Abbas ra. sebagaimana yang ada pada
Al-Azraqi, Abu Syaikh dan Ibnu Asakir. Pendapat ini manqul dari Muhammad bin
Kaab Al-Qurazhi dan 'Atho dan lainnya. Az-Zarqani merajihkan
hadits-haditsnya sebagaimana beliau tulis dalam kitab syarahnya pada kitab
Al-Muwaththa'. Di sana beliau menuliskan, "Semua riwayat ini saling
menguatkan satu dengan yang lainnya."

*2. Hajar Aswad*

Hajar Aswad berarti batu hitam. Batu itu kini ada di salah satu sudut Ka`bah
yang mulia yaitu di sebelah tenggaradan menjadi tempat start dan finish
untuk melakukan ibadah tawaf di sekeliling Ka`bah.

Diletakkan dalam bingkai dan pada posisi 1,5 meter dari atas permukaan
tanah. Batu yang berbentuk bulat telur dengan warna hitam kemerah-merahan.
Di dalamnya ada titik-titik merah campur kuning sebanyak 30 buah. Dibingkai
dengan perak setebal 10 cm buatan Abdullah bin Zubair, seorang shahabat
Rasulullah SAW.

Batu ini asalnya dari surga sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih yang
diriwayatkan oleh sejumlah ulama hadis.

*Dari Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Hajar Aswad turun dari
surga berwarna lebih putih dari susu lalu berubah warnanya jadi hitam akibat
dosa-dosa bani Adam*." (HR. Timirzi, An-Nasa`I, Ahmad, Ibnu Khuzaemah dan
Al-Baihaqi).

*Dari Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah SAW bersada, "Demi Allah, Allah akan
membangkit hajar Aswad ini pada hari qiyamat dengan memiliki dua mata yang
dapat melihat dan lidah yang dapat berbicara. Dia akan memberikan kesaksian
kepada siapa yang pernah mengusapnya dengan hak.*" (HR. Tirmizy, Ibnu Majah,
Ahmad, Ad-Darimi, Ibnu Khuzaemah, Ibnu Hibban, At-Tabrani, Al-Hakim,
Al-Baihaqi, Al-Asbahani).

At-Tirmizi mengatakan bahwa hadits ini hadits hasan. Sedangkan Albani
mengatakan bahwa hadits ini shahih dalam kitab Shahihul Jami` no. 2180, 5222
dan 6975.

*Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad
dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu
tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu
itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana
Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula." (*HR.
Al-Azraqy).

Bagaimanapun juga Hajarul Aswad adalah batu biasa, meskipun banyak kaum
muslimin yang menciumnya atau menyentuhnya, hal tersebut hanya mengikuti apa
yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Umar bin Al-Khattab berkata, "Demi
Allah, aku benar-benar mengetahui bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa
memberi madharat maupun manfaat. Kalalulah aku tidak melihat Rasulullah SAW
menciummu aku pun tidak akan melakukannya."

*Wallahu a'lam bishshawb, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,*
- R 15 FA -
mail : [EMAIL PROTECTED]
ym   : [EMAIL PROTECTED]
hp    : 62.855.789.050.0

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-------------------------------------------------
Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ???
Mo posting, send email to [email protected]
Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke