source : http://lampuhijau.wordpress.com

Perlengkapan lengkap Aman Berkendara (**istilah kerennya Safety Riding*)
memang tidak menjamin kita mampu selamat dari kecelakaan tapi paling tidak
perlengkapan yang memadai dapat mengurangi resiko cedera berlebih. Jadi
inget beberapa cerita teman dibawah ini …

1. Helm tidak di-klik.
Sebut saja namanya Eben, kalo naik motor selalu menyepelekan bunyi klik yang
seharusnya terdengar saat kita mengenakan helm. Cerita punya cerita di
tengah perjalanan kepalanya benjol setelah terjatuh dari motor setelah helm
nya terlepas dari kepala. Kok bisa lepas? Ya karena ga di klik sih. Kok bisa
jatuh? Ya namanya jalanan siapa saja bisa berbuat kesalahan dan kali ini
kesalahan dibuat pengendara motor batangan yang berjalan zig-zag. Seperti
efek domino, ketika ada momen beradu satu sama lain, efeknya bagi yang sudah
berhati-hati pun bisa ketiban sial. Dan kali ini menimpa si Eben, dah sial
kena efek domino, eh tuh helm melejit dari kepala yang membuatnya terjatuh
dan benjol. Beruntung hanya benjol, coba kalo kepalanya kesambar motor dari
belakang. Iiihhh … serem deh. Yuk .. di klik helmnya, tapi liat lagi helm
nya ! Cetok bukan? lha wong helm mahal aja bukan jaminan selamat apalagi
model cetok.

2. Kebetulan pake Sandal.
Nah yang ini namanya Sapto, sehari-harinya melintas di jalur Casablanca.
Jalanan seperti menyimpan sebuah kejutan dan sewaktu-waktu kita sebagai
pengguna jalan bisa menjadi penerima kejutan tersebut. Sehari-hari Sapto
memang mengenakan sepatu untuk berkendara tapi ya dasar nya lagi apes, di
hari yang cerah itu karena terburu-buru justru sepatu yang biasa dipakainya
kini terlewatkan untuk dikenakan. Jadilah kita tengah melintas di Fly Over,
entah tergerus aspal atau mungkin terbentur footstep motor lain, sukseslah
punggung kakinya mengucurkan darah segar. Kejadian kecil yang seharusnya
bisa diantisipasi oleh sebuah sepatu tapi justru hanya membuahkan penyesalan
karena sifat terburu-burunya. Sepatu menjadi perlengkapan standar berkendara
karena memang memberikan perlindungan, tentunya kembali ke kualitas sepatu
itu sendiri. Dan jika kita sudah berniat melindungi diri sendiri sedari
awal, semoga kejadian kucuran darah itu tidak menimpa diri kita.

3. Salahkan pak Polisi !!!
Kemacetan sudah tidak bisa dihindari lagi dan memang sudah menjadi menu
utama berkendara sehari-hari. Kejadian sedikit berbeda di pagi hari yang
cerah ini. Tidak terukur sih berapa panjang antrian kendaraan yang saling
adu salip di tengah kemacetan. Tapi jarak antara wilayah Cipinang menuju Mal
Ambasador tidak bisa dikatakan dekat. Macet sih biasa dan sebisa mungkin
kita menikmati kemacetan tersebut karena memang jumlah kendaraan sudah tidak
sesuai dengan luas jalan. Apa lacur, ternyata sumber kemacetan pagi ini
adalah sekelompok orang yang tengah parkir di ruas jalan yang seharusnya
menjadi space jalan kendaraan. Entah tengah menjalani kegiatan ibadah ya
hanya mereka yang tau karena efeknya membuat sengsara ratusan kendaraan yang
tumplek blek sembari beberapa mengucap sumpah serapah. Motor-motor besar
petugas dari Kepolisian ternyata juga tampak ditengah kerumunan, alih-alih
mengurai kemacetan, mereka justru sibuk dengan obrolan pinggir jalan sembari
bercanda satu sama lain baik sesama petugas maupun jemaat. Sebuah kondisi
yang seharusnya ga boleh terjadi. Apa hubungannya sama Safety Riding nih? ..
Ya tinggal dihubungkan aja karena bicara Safety Riding ga melulu soal
piranti standar keselamatan, tapi juga sikap sabar dan disiplin serta saling
hormat menghormati sesama pengguna jalan.

*Beberapa cerita di atas telah di modifikasi sesuai pesan yang di inginkan
penulis.*


-- 
<B 6123 KMJ>
KHCC 011 <> F.S.R.J
Karisma_Vario Cyber Community
http://lampuhijau.wordpress.com/
http://revo-me.blogspot.com/
----------------------------------------------

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-------------------------------------------------
Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ???
Mo posting, send email to [email protected]
Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke