Thanks ya Risfa.

"M. Risfa Rasman Mugnie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ALLAH MENGABULKAN DOA 
SETIAP ORANG
 Allah Yang Maha kuasa, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang, telah berfirman 
dalam al-Qur'an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan 
orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Adapun salah satu ayat yang membicarakan 
masalah tersebut adalah: 
 "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya 
Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa 
kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman 
kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." ( Q.s. al-Baqarah: 186).
 Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, Allah itu dekat kepada setiap 
orang. Dia Maha Mengetahui keinginan, perasaan, pikiran, kata-kata yang 
diucapkan, bisikan, bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. 
Dengan demikian, Allah Mendengar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling 
kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Inilah karunia Allah kepada manusia dan 
sebagai wujud dari kasih-sayang-Nya, rahmat-Nya, dan kekuasaan-Nya yang tiada 
batas. 
 Allah memiliki kekuasaan dan pengetahuan yang tiada batas. Dialah Pemilik 
segala sesuatu di seluruh alam semesta. Setiap makhluk, setiap benda, dari 
orang-orang yang tampaknya paling kuat hingga orang-orang yang sangat kaya, 
dari binatang-binatang yang sangat besar hingga yang sangat kecil yang mendiami 
bumi, semuanya milik Allah dan semuanya berada dalam kehendak-Nya dan 
pegaturan-Nya yang mutlak.  
 Seseorang yang beriman terhadap kebenaran ini dapat berdoa kepada Allah 
mengenai apa saja dan dapat berharap bahwa Allah akan mengabulkan doa-doanya. 
Misalnya, seseorang yang mengidap penyakit yang tidak dapat disembuhkan tentu 
saja akan berusaha untuk melakukan berbagai macam pengobatan. Namun ketika 
mengetahui bahwa hanya Allah yang dapat memberikan kesehatan, lalu ia pun 
berdoa kepada-Nya memohon kesembuhan. Demikian pula, orang yang mengalami 
ketakutan atau kecemasan dapat berdoa kepada Allah agar terbebas dari ketakutan 
dan kecemasan. Seseorang yang menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan 
pekerjaan dapat berpaling kepada Allah untuk menghilangkan kesulitannya. 
Seseorang dapat berdoa kepada Allah untuk memohon berbagai hal yang tidak 
terhitung banyaknya seperti untuk memohon bimbingan kepada jalan yang benar, 
untuk dimasukkan ke dalam surga bersama-sama orang-orang beriman lainnya, agar 
lebih meyakini surga, neraka, Kekuasaan Allah, untuk kesehatan, dan sebagainya.
 Inilah yang telah ditekankan Rasulullah saw. dalam sabdanya: 
 "Maukah aku beritahukan kepadamu suatu senjata yang dapat melindungimu dari 
kejahatan musuh dan agar rezekimu bertambah?" Mereka berkata, "Tentu saja wahai 
Rasulullah." Beliau bersabda, "Serulah Tuhanmu siang dan malam, karena 'doa' 
itu merupakan senjata bagi orang yang beriman." 1 
 Namun demikian, terdapat rahasia lain di balik apa yang diungkapkan dalam 
al-Qur'an yang perlu kita bicarakan dalam masalah ini. Sebagaimana Allah telah 
menyatakan dalam ayat:
 "Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan 
manusia itu tergesa-gesa." (Q.s. al-Isra':11). 
 Tidak setiap doa yang dipanjatkan oleh manusia itu bermanfaat. Misalnya 
seseorang memohon kepada Allah agar diberi harta dan kekayaan yang banyak untuk 
anak-anaknya kelak. Akan tetapi Allah tidak melihat kebaikan di dalam doanya 
itu. Yakni, kekayaan yang banyak itu justru dapat memalingkan anak-anak 
tersebut dari Allah. Dalam hal ini, Allah mendengar doa orang tersebut, 
menerimanya sebagai amal ibadah, dan mengabulkannya dengan cara yang 
sebaik-baiknya. Sebagai contoh lainnya, seseorang berdoa agar tidak terlambat 
dalam memenuhi perjanjian. Namun tampaknya lebih baik baginya jika ia sampai di 
tujuan setelah waktu yang ditentukan, karena ia dapat bertemu dengan seseorang 
yang memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kehidupan yang abadi. Allah 
mengetahui masalah ini, dan Dia mengabulkan doa bukan berdasarkan apa yang 
dipikirkan orang itu, tetapi dengan cara yang terbaik. Yakni, Allah mendengar 
doa orang itu, tetapi jika Dia melihat tidak ada kebaikan dalam doanya itu,
 Dia memberikan apa yang terbaik bagi orang itu. Tentu saja hal ini merupakan 
rahasia yang sangat penting. 
 Ketika doa tidak dikabulkan, orang-orang tidak menyadari tentang rahasia ini, 
mereka mengira bahwa Allah tidak mendengar doa mereka. Sesungguhnya hal ini 
merupakan keyakinan orang-orang bodoh yang sesat, karena "Allah itu lebih dekat 
kepada manusia daripada urat lehernya sendiri." ( Q.s. Qaf: 16). Dia Maha 
Mengetahui perkataan apa saja yang diucapkan, apa saja yang dipikirkan, dan 
peristiwa apa saja yang dialami seseorang. Bahkan ketika seseorang tertidur, 
Allah mengetahui apa yang ia alami dalam mimpinya. Allah adalah Yang 
menciptakan segala sesuatu. Oleh karena itu, kapan saja seseorang berdoa kepada 
Allah, ia harus menyadari bahwa Allah akan menerima doanya pada saat yang 
paling tepat dan akan memberikan apa yang terbaik baginya.  
 Doa, di samping sebagai bentuk amal ibadah, juga merupakan karunia Allah yang 
sangat berharga bagi manusia, karena melalui doa, Allah akan memberikan kepada 
manusia sesuatu yang Dia pandang baik dan bermanfaat bagi dirinya. Allah 
menyatakan pentingnya doa dalam sebuah ayat: 
 "Katakanlah: 'Tuhanku tidak mengindahkan kamu, andaikan tidak karena doamu. 
Tetapi kamu sungguh telah mendustakan-Nya, karena itu kelak azab pasti akan 
menimpamu'." (Q.s. al-Furqan: 77) 
 " Allah Mengabulkan Doa Orang-orang yang Menderita dan Berada dalam Kesulitan 
 Doa adalah saat-saat ketika kedekatan seseorang dengan Allah dapat dirasakan. 
Sebagai hamba Allah, seseorang sangat memerlukan Dia. Hal ini karena ketika 
seseorang berdoa, ia akan menyadari betapa lemahnya dan betapa hinanya dirinya 
di hadapan Allah, dan ia menyadari bahwa tak seorang pun yang dapat menolongnya 
kecuali Allah. Keikhlasan dan kesungguhan seseorang dalam berdoa tergantung 
pada sejauh mana ia merasa memerlukan. Misalnya, setiap orang berdoa kepada 
Allah untuk memohon keselamatan di dunia. Namun, orang yang merasa putus asa di 
tengah-tengah medan perang akan berdoa lebih sungguh-sungguh dan dengan 
berendah diri di hadapan Allah. Demikian pula, ketika terjadi badai yang 
menerpa sebuah kapal atau pesawat terbang sehingga terancam bahaya, orang-orang 
akan memohon kepada Allah dengan berendah diri. Mereka akan ikhlas dan berserah 
diri dalam berdoa. Allah menceritakan keadaan ini dalam sebuah ayat: 
 "Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan 
di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dengan suara yang 
lembut: 'Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah 
kami menjadi orang-orang yang bersyukur'." ( Q.s. al-An'am: 63).
 Di dalam al-Qur'an, Allah memerintahkan manusia agar berdoa dengan merendahkan 
diri:
 "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. 
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (Q.s. 
al-A'raf: 55).
 Dalam ayat lainnya, Allah menyatakan bahwa Dia mengabulkan doa orang-orang 
yang teraniaya dan orang-orang yang berada dalam kesusahan:
 "Atau siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia 
berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu 
sebagai khalifah di bumi? Apakah ada tuhan lain selain Allah? Sedikit sekali 
kamu yang memperhatikannya." ( Q.s. an-Naml: 62).
 Tentu saja orang tidak harus berada dalam keadaan bahaya ketika berdoa kepada 
Allah. Contoh-contoh ini diberikan agar orang-orang dapat memahami maknanya 
sehingga mereka berdoa dengan ikhlas dan merenungkan saat kematian, ketika 
seseorang tidak lagi merasa lalai sehingga mereka berpaling kepada Allah dengan 
keikhlasan yang dalam. Dalam pada itu, orang-orang yang beriman, yang dengan 
sepenuh hati berbakti kepada Allah, selalu menyadari kelemahan mereka dan 
kekurangan mereka, mereka selalu berpaling kepada Allah dengan ikhlas, 
sekalipun mereka tidak berada dalam keadaan bahaya. Ini merupakan ciri penting 
yang membedakan mereka dengan orang-orang kafir dan orang-orang yang imannya 
lemah. 

  
 

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-------------------------------------------------
Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ???
Mo posting, send email to [email protected]
Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke