Dr. Bram YTh Kalau saya pusing2 setiap akhir bulan dan ketika dompet kosong, kira-kira kenapa yaah??? hehehehehe
On 1/30/08, BraM <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > * > * > > *Ini ternyata gangguan kesehatan yang banyak diderita orang. Bila Anda > pernah mengalami pusing tujuh keliling, bahkan, disertai muntah-muntah, > boleh jadi Anda termasuk salah satu penderitanya. Supaya cepat dapat > disembuhkan, cepat-cepatlah berkonsultasi dengan dokter.* > > Pada umumnya sehabis tidur nyenyak semalaman, badan kita akan terasa segar > kembali. Rasa lesu dan capek pun hilang. Sebaliknya, kalau saat bangun tidur > kepala malah terasa pusing atau berputar (sehingga mengakibatkan tubuh > sempoyongan saat kita mencoba berjalan), lalu dibarengi pula rasa mual, > dalam hati kita langsung bertanya-tanya, jangan-jangan ada yang kurang beres > di bagian kepala kita. Betul! Gejala sempoyongan biasanya dihubungkan dengan > gangguan pada sistem keseimbangan yang sering disebut vertigo. > > Gangguan keseimbangan ini cukup beragam, sehingga banyak di antara para > penderita sulit mengemukakan keluhannya secara rinci dan tepat. Ada yang > muncul saat berbaring pada posisi tertentu, ada yang saat tengadah. Ada lagi > penderita yang gejalanya mereda sendiri setelah mengalami vertigo selama > beberapa hari. Namun setelah mereda, penderita masih diganggu oleh rasa > tidak stabil seolah berada di atas kapal yang diombang-ambingkan ombak. Ada > pula vertigo yang baru muncul setiap kita berhadapan dengan keramaian, atau > sebaliknya, saat kita berada di tengah lapangan luas yang kurang penerangan. > Jangan dilupakan pula vertigo yang banyak dialami oleh para penyelam yang > belum berpengalaman, karena kehilangan orientasi sehingga merasa cemas > bercampur bingung. > > *Telinga kemasukan air* > > Untuk bisa mengetahui duduk perkara munculnya "penyakit" ini, kita perlu > menengok sistem keseimbangan tubuh. Dalam otak terdapat alat keseimbangan > tubuh sentral dan alat keseimbangan perifer (tepi). Otak kecil (* > cerebellum*) yang letaknya di bagian belakang kepala merupakan pusat > keseimbangan sentral. Sebab itu kalau kepala bagian belakang terbentur atau > cedera pasti sistem keseimbangan kita akan terganggu dan muncullah gangguan > vertigo. > > Sedangkan alat keseimbangan perifer meliputi alat keseimbangan dalam > telinga (*vestibular*). Sifatnya sangat sensitif terhadap perubahan atau > kelainan apa pun pada organ tersebut. Misalnya akibat salesma berat, masuk > angin, atau kurang tidur terjadi infeksi pada telinga, sehingga aliran darah > kurang sempurna. Semuanya ini bisa menyebabkan vertigo. > > "Vertigo karena gangguan pada sistem *vestibular* ini datangnya bisa > mendadak (akut) dan dirasakan berat," kata dr. Robert Loho Sp.S. dari RS > Siloam Gleneagles, Lippo Karawaci, Tangerang. "Penderita merasa seolah-olah > berputar, pusing tujuh keliling sampai mual dan muntah-muntah." > > Begitupun, menurut spesialis penyakit saraf ini, penanggulangan gangguan > ini pada umumnya mudah dan cepat. "Dengan memberikan obat khusus, gangguan > akan segera reda," tambah Robert Loho. > > Pemeliharaan keseimbangan tubuh memang dikendalikan oleh gerakan volunter > (sengaja) dan reflektoris (refleks) kepala, leher, badan dan anggota gerak, > bola mata, serta gerakan involunter organ tubuh bagian dalam. Arah > sempoyongan yang dirasakan penderita selalu ke sisi yang terganggu, diikuti > gangguan pandangan mata yang seolah-olah gelap serta gangguan organ dalam > yang menyebabkan rasa mual dan muntah. > > Selain karena gangguan pada organ telinga, vertigo bisa juga muncul karena > gangguan pada mata atau leher. Misalnya, ukuran lensa antara mata kiri dan > kanan berbeda jauh, atau terjadi gangguan pada sumbu mata sehingga > penglihatan menjadi rangkap. > > *Fasilitas kerja yang ergonomis* > > Gejala vertigo seringkali dikacaukan dengan gejala migren, padahal kedua > hal ini tidak sama. Pada migren, sakit kepala terasa berdenyut-denyut pada > satu sisi, serangan berlangsung 4 - 72 jam. Intensitas serangan bisa sedang > sampai hebat disertai mual, acap kali sampai takut pada cahaya atau suara. > > Banyak penderita migren mengalami gejala serangan distorsi dalam bentuk, > posisi, waktu, dan tempat yang aneh. Gejala yang lebih parah, penglihatan > berkurang-kunang, di tengah lapang pandangnya muncul bintik-bintik terang > benderang (aura). Dalam beberapa saat bintik menjadi sebesar telur yang > menyebar ke samping kiri. Tampak kabur atau gelap di tengahnya, dikelilingi > cahaya terang. Bayangan ini setelah lima menit memudar pelahan-lahan. Tapi > kemudian rasa nyeri di sebelah kepala mulai datang. Penderitanya jauh lebih > sedikit dibandingkan penderita vertigo. > > Penderitaan karena vertigo pada umumnya tidak seberat itu, kecuali kalau > penyebabnya serius, seperti awal stroke atau tumor. Namun begitu diketahui > penyebabnya, dengan obat tertentu gejala mudah dihilangkan. > > Penyebab vertigo terbanyak, ungkap dr. Robert Loho, adalah gangguan pada > leher. Muasalnya, tulang dan otot berfungsi sebagai struktur penyangga atau > pendukung leher. Maka pengapuran pada tulang leher mudah menimbulkan > ketegangan pada otot leher yang pada gilirannya akan memunculkan gejala > vertigo. Ibarat selembar layangan, bila keseimbangan kiri dan kanannya tidak > sama, maka layangan akan mudah oleng. Demikian juga yang terjadi pada kita > bila terjadi gangguan pada leher. > > "Banyak gangguan pada leher terjadi akibat pola hidup atau volume kerja > tidak seimbang," tutur dr. Robert. "Bagaimana stres tidak terjadi kalau saat > masih gelap kita sudah berangkat bekerja dan baru pulang ketika hari sudah > gelap? Dengan pola kerja demikian berarti kita tidak sempat untuk > berolahraga maupun bersantai sedikit pun." > > Dokter ahli saraf ini mengingatkan, pekerjaan mengetik dengan posisi layar > monitor komputer terlalu tinggi pun bisa menyebabkan vertigo (akibat > ketegangan pada leher). Apalagi kalau kebiasaan ini dilakukan sampai > bertahun-tahun. Posisi layar monitor akan lebih baik apabila tidak > memerlukan posisi kepala tengadah, melainkan agak menunduk. Belum lagi kursi > yang kurang ergonomis. Kursi putar hendaknya yang bisa berputar 900. Kalau > hanya 45 0 terjadi batasan perputaran badan. Dengan sendirinya ini akan > membebani leher dan pundak. > > Kasus vertigo karena gangguan leher, selain diatasi dengan obat, juga > dengan fisioterapi berupa latihan relaksasi untuk daerah leher. "Kalau perlu > dilakukan traksi (otot-otot yang kaku ditarik) agar ruas yang menyempit bisa > dipulihkan," kata dr. Robert. > > *Gejala stroke?* > > Bagaimana dengan timbulnya vertigo yang melibatkan organ otak sentral? > Selain akibat cedera atau memar pada kepala belakang, ini bisa terjadi > karena suplai darah ke otak berkurang atau tidak lancar. Bila aliran darah > ke otak kecil kurang dari 50 ml/detik, maka seseorang akan mengalami > vertigo, yang apabila tidak segera ditanggulangi bisa menimbulkan stroke. > > Seseorang yang acapkali mengalami vertigo (bukan akibat benturan), disusul > dengan gangguan wicara, misalnya mulai sulit menyebutkan apa yang dimaksud, > patut dicurigai sebagai awal dari serangan stroke. Ia perlu segera dirawat. > Apalagi bila gejala itu disertai hipertensi dan kadar kolesterol tinggi. > "Sulitnya, banyak pasien yang tidak mengindahkan gejala awal stroke ini, > sehingga datang dalam keadaan sudah parah," lanjut dr. Robert. > > Padahal pemeriksaan dengan alat canggih MRI (*magnetic resonance imaging*) > akan mengungkap jelas apakah penderita benar mengalami gangguan pada > pembuluh darah otak. Dengan obat pelancar aliran darah gangguan akan segera > teratasi, sambil terus dipantau apakah gangguan kambuh kembali. > > Kasus vertigo paling berat kalau disebabkan tumbuhnya tumor pada otak > kecil atau dekat organ telinga. Pada umumnya gejala tidak akut, tapi kronik > dan progresif. Artinya gejala yang dirasakan sesuai dengan pertumbuhan > tumor. Semakin besar tumornya, semakin berat gejalanya. Adakalanya pula > diikuti gejala telinga mendengung yang terus menerus. Dalam hal ini, cara > penanggulangan satu-satunya ya operasi untuk menyingkirkan tumor, ditambah > penyinaran. > > Penting dicatat, bila kita berkali-kali merasakan sempoyongan, jelaskan > secara rinci kepada dokter bagaimana riwayat pusing kita itu. Dengan > demikian dokter dapat menggolongkan, vertigo kita termasuk berat atau > ringan. Kasus ringan (walaupun gejalanya belum tentu ringan) kebanyakan > tidak menimbulkan kerusakan pada organ tubuh. Ambil contoh vertigo karena > stres. Penderita bisa saja mengalami gejala kepala berputar tujuh keliling > sampai muntah-muntah. Namun begitu stres dapat dihilangkan, gejala akan > sirna. > > Juga termasuk ringan kalau vertigo terjadi sesaat setelah kita berganti > posisi. Mungkin gara-garanya ada gangguan pada sistem vertibuler atau kepala > habis terbentur. Dokter pun akan menganjurkan pasien untuk berlatih justru > pada posisi ketika muncul vertigo. Latihan dilakukan secara bertahap. > "Gejala seperti ini jangan dimanjakan sampai bertahun-tahun," anjur dr. > Robert. "Tapi secara pelahan-lahan justru dilatih pada posisi yang > terganggu." > > Bila Anda sering merasa sempoyongan saat bangun tidur, janganlah bangun > langsung berdiri. Lakukanlah secara pelahan-lahan, mulai dengan posisi duduk > sebentar, baru berdiri. Kalau vertigo itu diduga karena gangguan telinga > atau mata, hendaknya segera periksakan diri ke dokter spesialis THT atau > mata. > > Karena pada umumnya bukan merupakan gangguan kesehatan serius, semakin > dini penanganannya, vertigo akan semakin cepat dapat diatasi. > *(Nanny Selamihardja)* > > *http://www.indomedia.com/intisari/2001/Apr/vertigo.htm > * > > > > -- Regards ======================== Inu Subakto Mail to : [EMAIL PROTECTED] Ph : 021-99050002 <> 08161117800 <> 02130591547 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ ------------------------------------------------- Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ??? Mo posting, send email to [email protected] Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------------- -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
