lah..justru itu pa andry,....kalo amerika berantakan....gimana endonesah...
 
Best Regards,
 
Lita Widhamutia
HP : 0855-1000934; 021-30916441
eMail : [EMAIL PROTECTED]



----- Original Message ----
From: Andry Berlianto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, January 31, 2008 3:04:49 PM
Subject: Re: Obama Dukung Israel, Tolak Hak Pengungsi Palestina


Ga usah memikirkan negara lain.
Pikirkan aja negara sendiri dulu yang ga pernah mau maju !!!
 


 
On 1/31/08, rahmatul irfan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
semula ada harapan kalo obama menang, sekarang heleh heleh sami mawon nya 
.......... 


 
On 1/31/08, Inu Subakto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Ini dia calon penjahat dunia ....... dikutip dari eramuslim
 
Obama Dukung Israel, Tolak Hak Pengungsi Palestina 
 
Kandidat Presiden AS dari Partai Demokratik Senator Barak Obama menyatakan 
dukungannya atas keberlangsungan negara Zionis Israel. Di sisi lain, ia meminta 
para pengungsi Palestina untuk melupakan keinginannya pulang ke tanah air 
mereka di Palestina. 
Obama dalam wawancara dengan surat kabar Israel The Jerusalem Post edisi Selasa 
(29/1) mengatakan bahwa hak kembali bagi pengungsi Palestina bukan opsi dalam 
arti yang sesungguhnya. Ia juga menyatakan bahwa Palestina tidak bisa 
mewujudkan keinginan yang terpendam sekian lama untuk menjadi negara independen 
kecuali jika Israel benar-benar aman.
"Kita tidak bisa bergerak maju sampai ada keyakinan bahwa Palestina mampu 
menyediakan aparat keamanan yang bisa mencegah serangan-serangan terhadap 
wilayah Israel, " kata Obama seraya menegaskan bahwa Israel harus tetap menjadi 
negara "Yahudi."
Pernyataan Obama serupa dengan pernyataan Presiden George W. Bush dalam 
rangkaian kunjungannya ke Timur Tengah awal bulan Januari kemarin. Dalam tiap 
pernyataannya, Bush berulang kali mengatakan bahwa Israel "adalah kampung 
halaman bangsa Yahudi."
Ini bukan kali pertama Obama, termasuk rivalnya Hillary Clinton, melontarkan 
pernyataan yang berpihak pada Israel untuk merebut suara dari kalangan Yahudi 
AS yang jumlahnya sekitar 2 sampai 3 persen dari total jumlah pemilih. Pekan 
kemarin, Obama menyerukan Bush untuk tidak mengesahkan resolusi Dewan Keamanan 
PBB yang isinya mengecam blokade Israel terhadap 1, 6 juta warga sipil di Jalur 
Ghaza.
Obama juga mengkritik kampanye yang menjelek-jelekkan orang Yahudi dan ia 
membantah tuduhan bahwa ia memiliki latar belakang seorang Muslim. Menurutnya, 
tuduhan itu palsu. "Saya tidak pernah menganut agama Islam. Saya dibesarkan 
oleh seorang ibu yang menganut paham sekular dan saya adalah seorang Kristen 
yang aktif serta menjadi anggota jamaah agama Kristen, " tukas Obama.
Pada The Jerusalem Post Obama mengatakan bahwa ia membicarakan masalah ini 
secara pribadi dengan komunitas Yahudi, agar komunitas itu bisa mendengar 
langsung penjelasannya dan agar komunitas Yahudi tahu bahwa ada hubungan yang 
dalam dan komitmen yang kuat terhadap komunitas Yahudi. (ln/iol)
Obama dalam wawancara dengan surat kabar Israel The Jerusalem Post edisi Selasa 
(29/1) mengatakan bahwa hak kembali bagi pengungsi Palestina bukan opsi dalam 
arti yang sesungguhnya. Ia juga menyatakan bahwa Palestina tidak bisa 
mewujudkan keinginan yang terpendam sekian lama untuk menjadi negara independen 
kecuali jika Israel benar-benar aman.
"Kita tidak bisa bergerak maju sampai ada keyakinan bahwa Palestina mampu 
menyediakan aparat keamanan yang bisa mencegah serangan-serangan terhadap 
wilayah Israel, " kata Obama seraya menegaskan bahwa Israel harus tetap menjadi 
negara "Yahudi."
Pernyataan Obama serupa dengan pernyataan Presiden George W. Bush dalam 
rangkaian kunjungannya ke Timur Tengah awal bulan Januari kemarin. Dalam tiap 
pernyataannya, Bush berulang kali mengatakan bahwa Israel "adalah kampung 
halaman bangsa Yahudi."
Ini bukan kali pertama Obama, termasuk rivalnya Hillary Clinton, melontarkan 
pernyataan yang berpihak pada Israel untuk merebut suara dari kalangan Yahudi 
AS yang jumlahnya sekitar 2 sampai 3 persen dari total jumlah pemilih. Pekan 
kemarin, Obama menyerukan Bush untuk tidak mengesahkan resolusi Dewan Keamanan 
PBB yang isinya mengecam blokade Israel terhadap 1, 6 juta warga sipil di Jalur 
Ghaza.
Obama juga mengkritik kampanye yang menjelek-jelekkan orang Yahudi dan ia 
membantah tuduhan bahwa ia memiliki latar belakang seorang Muslim. Menurutnya, 
tuduhan itu palsu. "Saya tidak pernah menganut agama Islam. Saya dibesarkan 
oleh seorang ibu yang menganut paham sekular dan saya adalah seorang Kristen 
yang aktif serta menjadi anggota jamaah agama Kristen, " tukas Obama.
Pada The Jerusalem Post Obama mengatakan bahwa ia membicarakan masalah ini 
secara pribadi dengan komunitas Yahudi, agar komunitas itu bisa mendengar 
langsung penjelasannya dan agar komunitas Yahudi tahu bahwa ada hubungan yang 
dalam dan komitmen yang kuat terhadap komunitas Yahudi. (ln/iol)


-- 
Regards
========================
Inu Subakto
Mail to : [EMAIL PROTECTED]
Ph : 021-99050002 <> 08161117800 <> 02130591547 
0815.9405884 <> 99239005
http://revo-me.blogspot.com/ 


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-------------------------------------------------
Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ???
Mo posting, send email to [email protected]
Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke