waduh..gw bukan pengurus the jak mania, cuma sebatas supporter Persija aja...
turut berduka sih.... tapi bener kata si andry....kalo ada yg bilang itu resiko jd the jak mania..itu namanya komentar dudul. fanatik buta. gw sendiri sih..ga ngeliat kejadiannya, cuma dari informasi rekan2 the jak mania lainnya kronologisnya seperti ini. bermula dari puluhan ribu the jak mania yang ikut membantu/mensupport tim PSMS Medan bersama Kampak dan Smeck Medan saat PSMS melawan Persipura. pas masuk stadion soalnya adem ayem aja, ga ada tanda2 kerusuhan. saat PSMS menang adu pinalti..sontak semua The Jak Mania yang ada dalam stadion beserta Kampak & Smeck teriak....histeris. dan saat itu Persipura Mania terdiam. nah, mulai dari situ The Jak Mania ( yg duduknya persis diatas supporter Persipura )saling ejek dengan Persipura Mania ( di dalem stadion )...!~ mengetahui jumlah yang kalah banyak di dalam stadion, akhirnya Persipura mania langsung keluar...dan kebetulan berpapasan dengan rombongan the jak mania yang belum masuk stadion. melihat jumlah nya sekarang lebih banyak, mulai lah tindakan anarkis itu di alurkan. wanita dan bapak2 yang menggunakan seragam oren langsung disikat tak terkecuali anak2 kecil yang berseragam oren. akhirnya dgn jumlah yg kalah banyak tersebut (karena mayoritas the jak mania sudah dalam stadion) dan yg diluar adalah rombongan yg terpisah-pisah, makin membabi buta lah pendukung persipura terhadap The Jak mania saat itu, akhirnya jatulah korban meninggal maupun luka2 (tanpa diketahui oleh the jak mania yang ada di dalam..bagaimana jadinya kalo sampe diketahui, pasti korban akan jatuh lebih banyak lagi). tak hanya the jak mania yang menjadi korban saat itu..., puluhan pendukung PSMS pun merasakan kebrutalan dari pendukung persipura tersebut, dan ga hanya bus yg ditumpangi the jak mania yg hancur, bus yg ditumpangi pendukung PSMS pun ikut hancur juga. saat itu rombonga2 kecil the jak mania masih terbantu dgn pertolongan dari pihak kepolisian dan supporter PSMS Medan. bagi gw ga ada yang perlu disalahin salah satu nya....( terutama yg buat Persija Hater's ) karena The Jak juga salah, Persipura Mania juga salah, Aparat Keamanan juga salah. bukti..the jak mania bisa menerima kekalahan adalah..saat pulang dari stadion tidak ada satupun the jak mania yg berbuat rusuh. http://www.detiksport.com/ligaindonesia/index.php/home.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/06/time/220003/idnews/890295/idkanal/76 ----- Original Message ---- From: M. Risfa Rasman Mugnie <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, February 8, 2008 9:15:16 AM Subject: Re: Semifinal Liga Djarum Indonesia Rusuh, Satu Tewas woooowww....sungguh mencengangkan komentator dari koordinator Persija di tv lokal : "itu adalah sebuah resiko menjadi Jakmania... bla bla bla !!!"... (udah spt tentara aja) ada tanggapan dr bung Ricky ( salah satu pengurus pusat JakMania ) atas komentar dr koordinator tsb? Pada tanggal 08/02/08, Andry Berlianto <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Yang mengenaskan gini komentar dari koordinator Persija di tv lokal : "itu adalah sebuah resiko menjadi Jakmania... bla bla bla !!!" Komentar kok kayak gitu ... duduls ! On 2/8/08, M. Risfa Rasman Mugnie <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 07/02/2008 13:41 Liga Indonesia Pendukung Persija yang Tewas Dimakamkan Liputan6.com, Jakarta: Fahyul bin Samsur, pendukung Persija yang tewas dalam bentrokan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum Salak Putih, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (7/2). Sejumlah Jakmania ikut mengantar kepergian pria berusia 27 tahun itu. Pihak keluarga tak pernah menduga kepergian Fahyul begitu mendadak. Namun Fatma, sang ibu mengaku ikhlas melepas kepergian anaknya yang tewas di tangan sesama penggemar bola. Menurut Fatma, putranya yang juga pegawai kantor walikota Jakarta Selatan itu tidak pernah absen menyaksikan tim favoritnya berlaga. Kerusuhan terjadi usai pertandingan antara PSMS Medan dan Persipura Jayapura. Pendukung Persipura yang kalah atas PSMS keluar Stadion Gelora Bung Karno, berpapasan dengan pendukung Persija. Mereka saling ejek hingga berkembang menjadi lempar batu [baca: Semifinal Liga Djarum Indonesia Rusuh, Satu Tewas].(YNI/Rahardianto Rahmat). --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Fakta dilapangan terbukti sudah, bahwasannya kerusuhan antar sporter pun terjadi yg berakibat meninggalnya salah satu sporter dr JakMania (pendukung PERSIJA). Dan prediksi dari bung ANDRY menjadi kenyataan, dan beliau pun berkomentar "bubarkan saja Liga Indonesia". Bagaimana menurut bung RICKY selaku sporter sejati (salah satu pengurus pusat JakMania ) yg mengusung moto "No Rusuh / No Anarkis" atas kejadian kerusuhan kemarin? dan apa yg diharapkan bagi Liga Indonesia? hp : 62.855.789.050.0 ____________________________________________________________________________________ Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ ------------------------------------------------- Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ??? Mo posting, send email to [email protected] Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------------- -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
