Best Regards,


Lita Widhamutia
HP : 0855-1000934; 021-30916441
eMail : [EMAIL PROTECTED]

 
FYI
 

Daftar A: Produk Daging,
Susu, Telur dan Hasil Olahnya Yang Dilarang
No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
1. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa vanila Belgia/Perancis
2. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa strawberry Belgia/Perancis
3. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa cokelat Belgia/Perancis
4. Elle & Vire Skim Milk UHT natural Belgia/Perancis
5. Magnum Ice Cream Belgia (Milk Fat)

Daftar B: Produk Daging, Susu, Telur
dan Hasil Olahnya Yang diamankan Sementara
No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
1. Campina Dutch Breda Butter Belanda
2. De Hollandsche Boerin Keju Belanda
3. Pregestimil Susu Bubuk Belanda
4. Breda Mentega Belanda
5. Pere de Du Tomato Daging ayam olahan Perancis
6. Pere de Du Fillet Cordon Daging ayam olahan Perancis
7. Pere de Du Nugets Daging ayam olahan Perancis
8. Perc de Du Drum Sticks Daging ayam olahan Perancis
9. Maya Brand Corned Beef Perancis
10. ABC Corned Beef Corned Beef Perancis
11. President Emmental ex France Keju Perancis
12. President Creme Liquide UHT Perancis
13. President Butter Perancis
14. President Butter salted batangan Perancis
15. President Butter unsalted Perancis
16. Elle & Vire Skimmed milk Perancis
17. Elle & Vire French Butter Perancis
18. Elle & Vire Spredable butter Perancis
19. Elle & Vire French Butter Perancis
20. Elle & Vire Cheese spread Perancis
21. Elle & Vire Cheese Perancis
22. Suny Boy Full Cream Milk Powder Perancis
23. Suny Boy Susu UHT Perancis
24. Plumrose Chicken Hot Dog Jerman

Daftar C: Produk Susu Dalam Negeri
Yang Aman Untuk Digunakan
No. Nama Barang Jenis Produk
1. Frisian Flag Susu Bubuk Full Cream
2. Kompleta Susu Kental Manis
3. Caleimex Susu Rendah Lemak
4. Dutch Lady Susu Cair
5. Susu Bendera 123 Susu Pertumbuhan
6. Susu Bendera Yes! Susu Cair
7. Susu Bendera SKM Susu Kental Manis
8. Enaak Susu Kental Manis
9. Indomilk Susu Kental Manis
10. Indomilk Susu Pasteurisasi
11. Indomilk Susu Evaporasi
12. Kremer Krim Kental Manis
13. Tiga Sapi Krim Kental Manis
14. Tiga Sapi Susu Bubuk
15. Sustagen Susu Bubuk
16. Enfapro Susu Formula Lanjutan
17. Enfragrow Susu Pertumbuhan
18. Enfamil Susu Bayi
19. Bebelac 1 Susu Bayi
20. Bebelac 2 Susu Formula Lanjutan
21. Delilac Susu Pertumbuhan
22. Tropicana Slim Susu Bubuk
23. Nutrifood Susu Bubuk Instan
24. Nutrifood WRP Susu
25. Promina Susu Bubuk
26. Sun Susu Bubuk
27. SMA Susu Bayi
28. S-26 Susu Bayi
29. Promil Susu Formula Lanjutan
30. Procal Susu Pertumbuhan
31. Enercal Susu
32. Nursoy Susu Formula Khusus
33. Bear Brand Susu Steril Cair
34. Cap Nona Susu Kental Manis
35. Cap Nona Susu Evaporasi
36. Carnation Susu Bubuk
37. Carnation Susu Evaporasi Cair
38. Dancow Susu Bubuk
39. Dancow Susu Beraroma
40. Dancow Balita Susu Pertumbuhan
41. Lactogen 1 Susu Bayi
42. Lactogen 2 Susu Formula Lanjutan
43. Milkmaid Susu
44. Anlene Susu Bubuk
45. Nan Susu Bayi
46. Anchor Susu Bubuk Full Cream
47. Birch Tree Susu Beraroma
48. Dumes Mames Susu Bayi
49. FMC Powder Susu Bubuk Full Cream
50. Indokilin Susu Bubuk Full Cream
51. Kilimas Susu Beraroma
52. LLM Susu Formula Khusus
53. Milco Susu Beraroma
54. Nini Susu Bayi
55. Sari Husada Susu Bubuk Full Cream
56. SGM Susu Bayi
57. Vitalac Susu Bayi
58. Ultra Susu UHT
Sumber: Ditjen POM Depkes



Susu Formula Tercemar Sudah Ditarik


JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan produk susu 
formula dan makanan bayi yang diduga mengandung bakteri Enterobacter 
sakazakii oleh peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) jauh-jauh hari 
sudah ditarik dari pasaran. Penelitian yang dilakukan pun tidak terjadi 
saat ini, melainkan dalam kurun 2003 hingga 2006.

''Produk yang dimaksud sudah ditarik dari pasaran. BPOM meyakini saat ini 
tak ada lagi susu tercemar yang beredar di pasaran,'' ujar Kepala BPOM, 
Husniah Rubiana Thamrin Akib, Rabu (27/2) di Jakarta. Bahkan, katanya, 
BPOM sudah melakukan pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampel produk 
tersebut sepanjang 2007 untuk mendeteksi kemungkinan pencemaran. ''Kalau 
produk bersangkutan ada yang bermasalah, kita panggil produsennya dan 
minta mereka memperbaiki produknya.''

Selain pemeriksaan terhadap cemaran mikrobiologi berupa bakteri, termasuk 
bakteri penyebab diare (Salmonella sp, Eschericia colli, dan Enterobacter 
sakazakii), BPOM juga memeriksa kemungkinan cemaran kapang dan 
mikroorganisme pathogen lain pada produk-produk itu.

Namun, BPOM tak memublikasikan hasil pemeriksaan rutin itu ke publik. 
''Karena standard operating procedure-nya (SOP) memang demikian, di 
mana-mana juga seperti itu.''

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Pangan Dunia (FAO), papar 
Husniah, merekomendasikan pemeriksaan cemaran Enterobacter sakazakii pada 
susu formula bubuk tahun 2005 karena sebelumnya ada laporan kejadian diare 
pada balita yang mengonsumsi susu tercemar Enterobacter di Jepang.

''Di Indonesia hingga saat ini belum ditemukan kejadian diare pada balita 
yang disebabkan oleh Enterobacter sakazakii. Di sini penyebab utamanya 
Salmonella dan E colli,'' katanya.

Ketua Pergizi Pangan Indonesia, Hardinsyah, memperkuat BPOM. Dari 100 ribu 
bayi berusia di bawah satu tahun, hanya satu bayi yang kemungkinan 
terinfeksi bakteri Enterobacter. ''Di Inggris, sejak 1961 sampai 2003, 
hanya ada 48 kasus.''

Kendati kasus pencemaran oleh bakteri itu langka, namun warga kadung resah 
pada pemberitaan yang ada. ''Saya sekarang tidak tenang dan langsung 
menghentikan susu formula untuk anak saya,'' kata Vita (27 tahun), warga 
Kota Tasikmalaya yang baru melahirkan.

Kiat membunuh bakteri: 
* Bakteri ini dapat dibunuh dengan air panas pada suhu 70 derajat Celcius, 
meski berakibat kehilangan dan kerusakan zat gizi pada susu formula.
* Botol susu harus selalu steril dengan merebus di air mendidih.
* Larutkan susu formula secukupnya, sehingga segera habis diminum bayi.
* Hindari melarutkan dalam jumlah banyak untuk diminum beberapa jam.
* Memperpendek waktu pemberian susu pada bayi, lebih baik dibuatkan 
berkali-kali dgn cara steril.
* Sebaiknya membeli susu formula dalam kemasan kecil, sehingga cepat 
habis. Bila kemasan besar, akan lama habis dan besar peluang tercemar 
Enterobacter sakazakii.
* Meningkatkan kewaspadaan akan sanitasi selama proses penyimpanan, 
penyiapan, dan pemberian susu formula pada bayi, termasuk peralatan, air, 
dan pihak terlibat.

Sumber: Ketua Pergizi Pangan

Bila bakteri Enterobacter sakazakii menyerang bayi, dapat mengakibatkan 
radang selaput otak, radang usus, gangguan neurologik bahkan kematian. 
Menurut WHO pada 2004, 20-50 persen penderita mengalami kematian.

Selain terdapat pada susu formula, bakteri ini bisa ditemukan juga di 
cokelat, kentang, sereal, dan di lingkungan lembab. Pada suhu kamar, 
jumlah bakteri berkembang dua kali lipat dalam 45 menit, dan pada suhu 
kulkas jumlahnya dobel dalam waktu 14 jam.

(eye/c62/mus/rig )
http://republika.co.id/koran_detail.asp?id=325204&kat_id=3


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-------------------------------------------------
Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ???
Mo posting, send email to [email protected]
Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke