Banyak riset ilmiah telah membuktikan bahwa tidak satupun manusia di dunia ini memiliki sidik jari yang sama. Akan tetapi sifat unik ini tidak dapat diterapkan untuk kelima jari. Penelitian hingga awal dasawarsa pertama abad XXI ini menyebutkan bahwa ibu jari dan jari telunjuk memiliki sifat yang unik di seluruh dunia. Meskipun belum pernah terbukti secara ilmiah, banyak pihak juga meyakini bahwa sidik jari tengah juga bersifat unik.
 
Sistem pengenalan sidik jari memiliki 2 kemungkinan kesalahan yang disebut False Acceptance Rate (FAR) dan False Rejection Rate (FRR). Adapun yang dimaksud dengan FAR adalah kesalahan dimana seorang user yang tidak terdaftar akan dianggap sah oleh sistem. Sedangkan FRR adalah kesalahan dimana seseorang yang terdaftar ternyata ditolak oleh sistem.
 
Tingkat kemungkinan kesalahan dan ketidak-akuratan sistem dapat terjadi karena banyak hal, antara lain kondisi jari, tingkat kebersihan kaca alat sensor, dan posisi jari pada saat pendeteksian. Semua ini dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan sistem dalam mengenali sidik jari secara benar. Apabila suatu saat kemungkinan kesalahan ini terjadi di perusahaan Anda, tidak ada yang perlu dicemaskan. Cukup batalkan absensi tersebut dan lakukan pendeteksian sekali lagi. Sistem akan segera memperbaiki kesalahannya secara otomatis.
 
Seluruh sistem absensi berbasis sidik jari pada dasarnya akan menerapkan satu dari dua metode, identifikasi dan verifikasi. Metode identifikasi bertitik berat pada pencarian identitas user, sedangkan metode verifikasi menitikberatkan pada benar tidaknya identitas sebuah user.
 
Pada metode identifikasi, seorang pemakai hanya perlu menempelkan jarinya pada alat sensor, selanjutnya sistem akan mencari dan menampilkan identitasnya. Pencarian dapat dilakukan karena dalam sistem telah terdaftar data sidik jari sejumlah orang. Semakin banyak jumlah orang yang telah terdaftar dalam sistem, semakin panjang waktu yang akan diperlukan untuk melakukan proses pencarian. Untuk 100 orang pemakai, waktu yang diperlukan dapat berkisar antara 0,5 sampai 7 detik.
 
Dengan menggunakan metode verifikasi, sistem tidak lagi mencari identitas seseorang, melainkan pemakai langsung menginput kode identitasnya ke dalam sistem. Yang dilakukan oleh sistem adalah memeriksa apakah benar sidik jari yang dimasukkan sesuai dengan sidik jari yang terdaftar dalam sistem.
 
Skema Hub::
Alat Sensor => PC lewat Port (USB/ Serial/ Paraller) => Program u/ berhub. dengan hardware =>Program Aplikasi + Database.
 
Sensor berupa Finger Print (bekerja seperti Scanner) ... melakukan pemindaian gambar sebagai sample yang di letakkan di database dan berfungsi juga sebagai saklar untuk menerima input pemindaian gambar (saat melakukan absensi) yang kemudian di cocokkan dg database yang ada.
 
Pemrogramannya berhubungan dengan perangkat keras dan memanfaatkan port ....
Juga pemrograman Aplikasi dan Database ....
Visual Basic mungkin bisa menangani programingnya .... Coba Dibantu para master vb-nya ???
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, January 10, 2006 12:58 PM
Subject: [Programmer-VB] Tanya Soal System Absensi Finger

 Rekan2 Programmer saya minta tolong, bagaimana system kerja dari Finger?

Dan Bagaimana Cara indentifikasinya ke Program, Khususnya Untuk Program VB.

Sekalian Codingnya. Soalnya Saya Udah punya Program System Absen Tapi Masih Menggunakan Login & Password, nah Finger Tersebut Buat Pengganti Login & Pasword Tersebut.

Terima Kasih


Yahoo! Photos
Got holiday prints? See all the ways to get quality prints in your hands ASAP.

Wahana Programmer Groups Links

<*> Untuk mengunjungi sponsor milis ini, klik link berikut:
    http://wahanaprogrammer.net

<*> Untuk menghubungi owner milis ini, kirim email ke:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Konsultasi pemrogramman bisa chat disini:
    Yahoo! Messenger: wahanaprogrammer




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke