Coding yang saya berikan merupakan coding yg saya ambil dari
connectionstring.com, namun implementasi tergantung programer itu
sendiri. Untuk MySQL sendiri ada beberapa programer yang membuat
sebuah form khusus untuk pengisian nama database, username, password
serta letak server. Ada juga yang langsung dimasukan dalam coding itu
sendiri dimana tidak memerlukan lagi parameter luar. Dalam
pelaksanaannya saya sendiri tergantung kebutuhan.
Dengan coding yg saya berikan sebelumnya, Mas sebenarnya tidak perlu
lagi membuat koneksi melalui ODBC, karena menggunakan koneksi ADODB
juga sudah bisa dilakukan asalkan driver nya sudah mas install.
Misalnya:
Dim conn as ADODB.connection
Set Conn = New ADODB.Connection
dbConn.Open "DRIVER={MySQL ODBC 3.51
Driver};SERVER=localhost;DATABASE=myDatabase;USER=myUsername;PASSWORD=
myPassword;OPTION=3;"
sudah menandakan Mas melakukan koneksi tanpa membuat koneksi melalui
ODBC. Saya sendiri jika menggunakan database MySQL tidak pernah
membuat koneksi melalui ODBC.
Atau jika tidak ingin menginstall driver ODBC nya, mas bisa
menggunakan komponen API dengan MyVBQL, mas bisa mempelajari di
http://www.icarz.com/mysql
Jika aplikasi digunakan dikomputer lain, cukup install driver ODBC
nya juga (bila tidak ingin repot gunakan saja MyVBQL). Nah disini
baru mas membutuhkan parameter untuk dimasukan ke dalam connection
string, dan ini menjelaskan kenapa para programer membuat form khusus
untuk menuliskan paramer yang dibutuhkan, seperti nama server remote,
database, user name dan password. yang perlu diperhatikan adalah
database server berada dimana, dikomputer yang sama atawa remote.
Saya ada contoh sederhana koneksi menggunakan MyVBQL, jika mau japri
aja ya.
Perbedaan masing-masing koneksi ODBC yang saya ketahui adalah sebagai
berikut:
System DSN (data source name): tipe DSN ini dapat digunakan oleh
semua orang yang mempunyai akses kekomputer tempat dimana database
berada, bisa itu locahost atawa remote. Informasi daris DSN akan
disimpan dalam registry.
User DSN: DSN tipe ini dibuat untuk user yang lebih spesifik dimana
username nya didaftarkan dalam database server sebagai pengguna
database dan disimpan juga dalam register.
File DSN: untuk tipe ini sendiri, informasi DSN akan disimpan dalam
sebuah file text dengan extension DSN, dan kebanyakan merupakan
modifikasi dari dua jenis diatas cuman dalam bentuk file text.
Drivers: merupakan kumpulan driver ODBC dari database server yang
tersedia dikomputer yang mas gunakan dan siap digunakan untuk mebuat
sebuah koneksi ODBC.
Tracing: kalo ga salah ini hanya untuk membuat sebuah file log dari
koneksi ODBC yang telah dibuat berupa informasi-informasi yang dapat
digunakan untk melakukan debuging dalam proses koneksi.
Connection Pooling: maaf mas yang ini saya belum bisa menjelaskan ni,
karena saya sendiri belum pernah menerapkannya. mungkin mas bisa baca
di help nya saya rasa cukup untuk dipahami.
Beda penulisan coding jelas berbeda ddalam cara penulisan codingnya.
kalo ditanya lebih baik mana saya ga bisa jawab mas, kalo saya bilang
dengan menggunakan SQLscript nanti yang biasa pake addnew-update,
find bisa protes. dari pertama saya belajar saya sudah terbiasa
dengan CREATE, SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE dll, jadi saya tida
bisa bandingkan dengan yang lain dan saya merasa nyaman menggunakan
cara itu, pertanyaan yang satu ini kembali lagi ke mas sebagai
programer. tapi ada baiknya juga mengetahui cara keduanya.
Mungkin itu yang dapat saya jelaskan Mas, bila merasa kurang dari
yang Mas harapkan saya minta maaf, karena saya juga bukan seorang
pakar. Mungkin rekan-rekan yang lain bisa menjelaskannya.
regards,
ERIS
http://eris-riso.blogspot.com