Waduh...ini topik suatu kemunduran.....kembali ke
jaman sebelum merdeka (jaman penjajahan)

sorry bila aku tidak setuju dengan pendapat ini....
kenapa bangsa indonesia ini gila pujian? (ucapan
terima kasih itu adalah salah satu pujian), jika
dibantu wajib mengucapkan terima
kasih....sedikit-sedikit..ya pak...bapak/ibu baik,
..tolong aku...terima kasih atas bantuannya...

ucapan terima kasih, jika diucapkan tanpa paksaan
memang tidak ada masalah....tp jika diharuskan,
sorry..aku keberatan...


Filosofinya begini:
Untuk apa menolong orang, jika orang yang ditolong
harus berterima kasih...lebih baik ngk usah
ditolong...kamu boleh bertanya..tp jika jawaban benar
bilang makasih...klu jawaban asal-asalan...bilang nama
binatang dr yang paling kecil ke yang paling besar 
(hehehe...)

bagiku sendiri:
Jika aku tau yang kutolong itu bakal mengucapkan
terima kasih, mungkin aku ngk nolongnya (walaupun aku
bisa), karena aku menolong memang tidak mengharapkan
apapun...termasuk ucapan terima kasih...(bagiku ucapan
terima kasih itu hanya basa basi aja...)


Ada suatu kisah:
Aku mentraktir temanku makan texas (tau kan tempat
makan ayam gurih..itu..weleh..weleh...bukan iklan),
makan paket A + kentang + sop, banyak juga abis
uangku, pikirku..., tp ngk apa, teman aja kok...

beberapa hari kemudian, temanku itu mentraktir aku
makan texas juga, dengan porsi yang sama persis
seperti, tidak lebih tidak kurang....kemudian aku
iseng menanyakan:

"kau kenapa traktirinku sama persis dengan yang
kemarin "

temanku itu menjawab...

"aku ngk mau hutang budi dengan mu, krn kau udah
traktir aku, ya kutraktir kau..." katanya


aku sebenarnya mendengar jawaban itu tidak suka, tapi
kutahan aja...,  beberapa hari kemudian, dia ngajak
makan pizza hut.


langsung kutanya balik seperti ini, 

"klu kau traktirin aku makan, apa nanti juga aku harus
traktir kau makan juga?"

jawabnya 

"ya ilah lah...itu gunanya teman"

langsung kujawab:

"kau pigi makan aja sendiri, klu kau ngajak aku makan
supaya aku traktirin kau lagi, aku ngk bisa hidup
dengan prinsip begituan..."

analogi kalimat diatas sama dengan: 
1. kau kutolong jika kau temanku...
2. klu kau mau berteman dengan ku, ya kau harus baek2
amaku.

karena prinsip ku tersebut:
makanya aku suka menolong orang yang ngk
kukenal...sehingga mereka tidak bisa membalasnya
samaku, dan aku tidak penah mengharapkan mereka
mengucapkan terima kasih, dan jika mereka tidak
mengucapkan justru aku makin berbahagia...


semoga pemikiran ini banyak yang menirunya.




 


Semoga membantu: =(oVo)=
====================
BaceInside Publisher
Copyright @2007
Not for reproduced, republished.
Thank You 
====================


 
____________________________________________________________________________________
Food fight? Enjoy some healthy debate 
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545367

Kirim email ke