Nyatanya siapa yang rajin berdusta diberbagai mailing list ini? 

    Orang Islam! 



Rabu, 08 September 2004

Kebohongan 

Oleh: M FUAD NASAR 

Semasa Rasulullah SAW masih hidup, seorang sahabat 
bertanya, ''Mungkinkah seorang Mukmin itu pengecut?''
''Mungkin,'' jawab Rasulullah. 
''Mungkinkah seorang Mukmin itu bakhil (kikir)?''
''Mungkin,'' lanjut Rasulullah.
''Mungkinkah seorang Mukmin itu pembohong?''
Rasulullah SAW menjawab, ''Tidak!''

Ulama besar dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Sayid Sabiq (almarhum)
ketika menukilkan hadis ini dalam bukunya Islamuna menjelaskan bahwa
iman dan kebiasaan bohong tidak bisa berkumpul dalam hati seorang
Mukmin. Rasulullah SAW berwasiat agar umat Islam memiliki sifat jujur
dan menjauhi sifat pembohong. Sebab, Islam tidak akan tumbuh dan
berdiri kokoh dalam pribadi yang tidak jujur. 

Kita baca sejarah pribadi besar Nabi Muhammad SAW, selama 40 tahun
beliau menjadi pribadi yang jujur lebih dulu, hingga digelari Al-
Amin, baru kemudian diangkat menjadi utusan Allah untuk mengajarkan
Islam kepada umat manusia. Sabda Rasulullah, ''Berpegang-teguhlah
dengan kebiasaan berkata benar. Sesungguhnya berkata benar
mengantarkan kepada kebaikan, dan kebaikan akan mengantarkan ke surga.
Seseorang yang selalu berkata benar, maka ia akan ditulis di sisi
Allah sebagai orang yang benar. Dan, jauhilah kebohongan. Sesungguhnya
kebohongan mengantarkan kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan
ke neraka. Seseorang yang biasa berbohong, maka ia akan ditulis di
sisi Allah sebagai pembohong.'' (HR Bukhari-Muslim). 

Bohong dengan kata atau perbuatan merupakan salah satu tanda-tanda
nifaq (kemunafikan). Islam memandang kebohongan adalah induk dari
berbagai dosa dan kerusakan dalam masyarakat. Krisis multidimensi yang
melanda negara kita bermuara pada krisis akhlak. Salah satu bentuk
krisis akhlak yang berdampak luas ialah krisis kejujuran. Krisis
kejujuran menyuburkan praktik korupsi yang menggerogoti sendi- sendi
kebangsaan. Karena kepandaian membohongi dan membuat lingkaran
kebohongan, maka sebagian besar perbuatan korupsi, kolusi, suap, dan
pungli sulit pembuktiannya. Kebohongan dapat membuat campur aduknya
hal yang haq dan yang bathil. Sesuatu yang bathil seolah tampak
sebagai kebenaran karena kepandaian membuat rekayasa dan kamuflase.

Upaya memberantas korupsi, kolusi, suap, dan pungli takkan membawa
hasil yang berarti tanpa diikuti kejujuran dalam penegakan hukum. Jika
mau membersihkan moral birokrasi kita, maka yang pertama harus
dilakukan ialah membangun kultur kejujuran, hingga setiap orang merasa
malu melakukan kebohongan apa pun. Mari kita tegakkan kejujuran dan
berhenti berbohong. Kejujuran tidak cukup sekadar slogan, tapi harus
menjadi karakter dan kultur masyarakat. Sistem pemerintahan yang
bersih dan transparan hanya dapat terwujud kalau para pemimpin dan
segenap elemen bangsa konsisten dengan prinsip kejujuran. Katakan yang
benar adalah benar dan yang salah adalah salah. 







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
--------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo!
Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/KlSolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-
> 


Yahoo! Groups Links








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke