Mari kita ingat salah satu pelajaran pertama dari anthropologi
budaya (ethnologi, ilmu bangsa-bangsa): tiap budaya itu punya
mythos, antaranya mythos kejadian manusia.
(Bagi yang mau memperdalam pengetahuan harap baca buku Claude
Levi-Strauss "Mythologiques" atau tulisan Edmund Leach)
Coba perhatikan cerita berbagai suku yang ada di Indonesia,
biasanya ada tuh tentang kejadian manusia. Dan "manusia" buat
masing-masing suku itu juga biasanya cuma suku mereka.
Cerita tentang Adam & Hawa itu hanyalah salah satu dari kejadian
manusia itu - manusia di Timur Tengah sono dan bukan manusia
yang ada di Jawa atau di pegunungan Andes sono yang ketika itu
juga tidak dikenal oleh orang Timur Tengah.
Dan mythos tentang Adam dan, Hawa dan tentang kejadian manusia
semacam itu telah runtuh oleh teori Darwin.
Homo florensis, Australopithicos Afarensis, Milleminium Man dll.
hanyalah memadatkan atau memperjeals - sembari melakukan koreksi
kecil - teori Darwin..
============
On 1 Nov 2004, at 4:45, mediacaremediacare wrote:
>
> Kawans,
>
> Dengan ditemukannya fosil Homo floresensis saya tambah yakin bahwa
> tidak semua umat manusia di bumi adalah keturunan Nabi Adam & Hawa
> (kalau memang benar mereka berdua pernah dibuang ke bumi). Sementara
> di alkitab dan kitab-kitab suci lainnya tidak disebut di lokasi mana
> mereka turun, dimana itu Taman Eden, kapan mereka turun dan wujudnya
> seperti apa?
>
>
> Buat kita, apakah penemuan fosil ini membuktikan bahwa jauh sebelum
> Adam dan Hawa 'dibuang' ke bumi karena 'tragedi buah apel', bumi ini
> telah dihuni makhluk hidup ribuan tahun sebelumnya? Kalau begitu,
> apakah sebagian dari kita adalah keturunan Adam Hawa, dan sebagian
> lagi keturunan Homo erectus, Homo sapiens dan Homo Floresiensis,
> andai kita percaya bahwa Adam dan Hawa pernah 'dibuang' ke bumi?
>
>
> Untuk memperjelasnya, saya langsung mengontak seorang teman sekelas
> waktu SMA. Dia adalah Tular Sudarmadi, dosen arkeologi UGM yang
> menjadi anggota tim penemu fosil tersebut. Sebagai catatan, ketua
> timnya, Mike J. Morwood, adalah supervisornya saat ia ambil S2 di
> University of New England (UNE), Australia.
>
> Tentang hubungan penemuan fosil dan eksitensi Adam & Hawa, ia
> menjawab:
> "Kalau mau berdiskusi tentang manusia purba dan keberadaan Adam &
> Hawa
> harus dibahas dalam kerangka pikir yang berbeda. Arkeologi sebagai
> ilmu
> pengetahuan menyimpulkan secara obyektif adanya manusia purba dari
> data
> yang ditemukan. Kalau menurut definisi dalam sistimatika zoologi
> manusia,
> ciri fisik manusia yang hidup di bumi saat ini adalah Homo sapiens
> sapiens. Nenek moyangnya adalah Homo sapiens. Nah kalau Homo erectus
> dan lain-lain secara fisiologi belum seutuhnya punya ciri manusia.
> Jadi
> kalau definisi manusia adalah Homo sapiens sapiens, maka Adam & Hawa
> wujudnya memang seperti manusia yang hidup saat ini.
>
>
> "Keberadaan Adam & Hawa dalam agama bersifat dogmatis, artinya kita
> harus yakin bahwa mereka adalah manusia pertama. Kalau kita sangkal
> nanti bisa dicap bi'dah. Intinya filosofi ilmu pengetahuan berangkat
> dari menyangsikan, sedangkan filosofi agama berangkat dari meyakini.
> Jadi tidak perlu adanya pembuktian."
>
>
> Bagaimana menurut Anda?
>
>
>
> Salam,
>
>
>
> Radityo Djadjoeri
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/