indonesiana.....

====================================================



Pilih, Mau Ditabrak dari Belakang atau dari Samping? 


BRAKKK�, seorang pengendara sepeda motor jatuh
tergeletak di perempatan Rumah Sakit Charitas akibat
ditabrak angkutan umum yang melaju kencang dari arah
Jalan Japten Rivai, Palembang. Lalu lintas dari arah
Jalan Sudirman dan Veteran sempat terhenti selama 10
menit hingga pengemudi motor itu diangkut ke rumah
sakit dan sepeda motornya disingkirkan ke pos polisi
terdekat.

Kecelakaan seperti yang terjadi pada Kamis (16/12)
sore itu merupakan pemandangan yang biasa terjadi di
Palembang. Di kota ini, kendaraan yang berhenti di
perempatan akan segera dipacu jika pengendaranya
melihat jalan di depannya sepi.

Masalahnya, saat kendaraan dipacu, lampu pengatur lalu
lintas masih menyala merah. Sementara lampu hijau
masih menyala di sisi lain jalan sehingga meskipun
dari arah itu terlihat sepi, tetap saja ada kendaraan
lain yang dipacu kencang untuk "mengejar" lampu hijau.
Kondisi itu yang sering menyebabkan kecelakaan di
perempatan-perempatan jalan di Kota Palembang.

Pelanggaran lampu pengatur lalu lintas yang menyala
merah tidak hanya dilakukan oleh pengendara motor atau
kendaraan umum, tetapi juga oleh seluruh jenis
kendaraan, termasuk mobil-mobil mewah. Seolah menjadi
kewajaran umum dan dosa komunal jika mobil berhenti
saat lampu pengatur lalu lintas menyala merah tetapi
jalan di depan kosong, maka semua kendaraan lain akan
mengklakson mobil dan memaki pengendaranya.

"Pengecut, ayo maju. Jalan di depan kosong, kita harus
ngejar setoran," teriak salah seorang pengemudi
angkutan umum jurusan Bukit-Ampera.

Bagi pengendara dari luar Palembang, kebiasaan buruk
itu akan mengganggu perasaan saat pertama datang.
Namun, setelah beradaptasi seminggu, para pengendara
akan mengikuti cara- cara warga Palembang dalam
menerobos lampu pengatur lalu lintas yang menyala
merah. Maka, tak heran jika di antara para pelanggar
itu terdapat mobil dengan nomor polisi Jakarta atau
Bandung.

"Bagaimana lagi, jika berhenti saat yang lain jalan,
kita akan diklakson. Mobil saya malah pernah ditabrak
angkot dari belakang dan ditendang pengendara motor,"
kata Billy, pendatang dari Jakarta.

Menurut pengamat transportasi Universitas Sriwijaya,
Erika Buchori, kebiasaan melanggar aturan lalu lintas
di Palembang tak dapat dijelaskan dengan ilmu
transportasi. Pelanggaran itu sudah dilakukan secara
komunal dan polisi lalu lintas yang melihatnya
cenderung membiarkan.

Namun, perilaku itu sering menyebabkan kemacetan
karena menyumbat aliran lalu lintas. Kejadian seperti
itu pernah terjadi menjelang Idul Fitri 1425 Hijriah
lalu di perempatan Jalan Radial ketika semua kendaraan
dari arah Jalan POM IX memaksa menerobos lampu
pengatur lalu lintas yang menyala merah. Pada saat
bersamaan, kendaraan dari arah RS Charitas mulai
berjalan karena lampu hijau sudah menyala.

Semua pengendara saling melotot dan memaki seolah tak
ada yang bersalah. Belum selesai masalah itu diurai,
kendaraan dari arah Jalan Radial dan Bukit juga mulai
melaju seiring dengan menyalanya lampu hijau.

Terjadilah kemacetan yang terkunci karena semakin lama
semakin panjang sehingga kemacetan terjadi sampai dua
kilometer. Anehnya, semua polisi lalu lintas hilang
dan tidak ada yang mencoba menengahi.

Selain oleh pelanggar lampu merah, kemacetan di
perempatan Kota Palembang juga sering disebabkan oleh
angkutan umum yang berhenti mendadak untuk menurunkan
atau menaikkan penumpang. Para sopir angkot itu tidak
pernah memedulikan klakson dari belakang jika mereka
sedang menurunkan atau menaikkan penumpang di tengah
jalan meskipun lampu hijau sudah menyala.

"Susah berkendara di sini. Jika tidak melanggar lampu
merah, mobil akan ditabrak dari belakang. Akan tetapi,
jika melanggar lampu merah, mobil akan ditabrak dari
samping," kata Billy. (CAESAR ALEXEY)






====================================================




                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Dress up your holiday email, Hollywood style. Learn more. 
http://celebrity.mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke