--- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Memang betul apa yang dikatakan binti Mustikawati, bahwa anak buah harus > loyal kepada atasan. Kalau atasannya despotik nan kleptokratik, anak buahnya Loyalitas kepada atasan seperti dalam militer bukanlah seperti yang anda maksudkan diatas ini bukanlah kesetiaan yang dimaksudkan. Istilah loyalitas itu dimaksudkan sebagai kesetiaan yang hanya terbatas dalam tujuan kesatuan yang diekspressikan dalam sumpah prajurit yang dalam hal ini untuk membela rakyat dan bangsanya. Loyalitas ini memang sering disalah gunakan, misalnya seorang komandan menggunakan kesetiaan anak buahnya untuk kepentingan pribadinya, misalnya menyuruh anak buahnya menjual barang2 keperluan militer seperti baju militer dan sepatu militer ke toko2 Cina di pasar senen. Padahal perlengkapan militer ini seharusnya dibagikan untuk kepentingan anak buahnya. Dalam hal ini sang komandan sebenarnya sudah berkhianat dan anak buanya salah dalam melaksanakan perintah atasannya, seharusnya malah dilaporkan keatasan yang lebih tinggi lagi. Demikianlah kasusnya dengan dongeng2 tentang Ibrahim yang oleh umat beragama ingin dijadikan contoh loyalitas namun untuk ukuran loyalitas dizaman sekarang sangat tidak cocok karena ethica-moral dizaman modern sudah berkembang demikian majunya lebih maju dari ethica moral agama yang hanya bertumpu dari cara berpikir masa lalu. Kesetiaan dalam ajaran agama kepada Tuhannya hanyalah satu dimensi yang diceritakan seperti dongeng Ibrahim tanpa melihat sisi lainnya. Demikian juga cerita2 kesetiaan dalam agama Hindu sama sekali tidak berbeda seperti dalam dongeng Rama dan Shinta dimana shinta disimbolkan teladan setia isteri kepada suaminya. Namun dalam ukuran moral sekarang contoh kesetiaan Shinta justru menjadi tertawaan, karena ceritanya si penculik isteri yang bernama Rahwana itu mukanya jelek sekali dibandingkan Rama yang ganteng yang jadi suaminya. Kesetiaannya akan menjadi pertanyaan kalo yang menculiknya adalah seorang yang lebih ganteng dari suaminya, lebih kaya, dan lebih sakti dalam segala hal dari suaminya, apakah shinta akan tetap setia kepada suaminya ????? Yang beginilah yang engga diceritakan, sama halnya yang terjadi dengan contoh Ibrahim. Tidaklah mengherankan dalam penelitian Anthropologi dan penggalian2 Arkeology berhasil membuktikan bahwa memang dongeng Ibrahim itu hanyalah legende2 yang diceritakan dimasa lalu dalam pendidikan moral seperti hal nya dongeng2 Rama dan Shinta. Itulah sebabnya Ethica-Moral agama menjadi latar belakang semua kekacauan sebuah system misalnya kasus2 korupsi yang melumpuhkan system sebuah negara seperti Indonesia. Sama halnya yang terjadi di-negara2 Arab/Islam dimana korupsi tidak dianggap sebagai korupsi hanya karena seorang raja atau caliph mempunyai hak penuh atas negaranya karena negara itu memang milik pribadi turun temurun. Kesimpulannya, dongeng Ibrahim itu untuk zaman sekarang sangat irrasional untuk dijadikan teladan kesetiaan selain mengorbankan keluarga demi kepercayaan yang diminta untuk dilakukan kepada setiap umat beragama. Dari kesetiaan buta inilah lahirnya Jihad dan Crusade yang seharusnya kita kutuk bersama, bukan malah dijunjung dengan berbagai penghargaan ataupun pahala. Ny. Muslim binti Muskitawati. > pun harus demikian, menjilat ke atas menginjak-injak ke bawah. Ada itu > pepatah: "Guru kencing berdiri, murid kencing berlari". Gambaran mengenai > ini bisa dilihat dalam perkembangan masyarakat negara Indonesia selama ini. > Untuk menglegalisasi perbuatan durhaka dipakai bendera agama, jadi semua itu > berada dalam tangan Tuhan yang bertahta di awan-awan dan takdirNya. Sialnya > masyarakat Indonesia yang pintar beragama, takdir buruk adalah berkat yang > diterima. Tak ada jalan keluar dari kemiskinan dan keterkebalakngan karena > sudah ditakdirkan bahwa hanya kepada segelinir manusia yang kaya raya fasih > bicara agama dan keselamatan di hari kemudian, sedangkan yang moyoritas > dikekam dalam kurungan pagar pikiran pembodohan dan realitas kemisikanan. > > > > > > > > > > > > > > > > >> > Saya akan menolak perintahnya untuk menyembelih anak saya sendiri. > >> > Saya akan menantang Tuhan biadab itu, saya akan bilang kepada Tuhan: > >> > > >> > Hai Tuhanku, betapa biadabnya dikau, Kau sudah aku sembah, sudah aku > >> > hormati, sudah aku patuhi, dan sebagai balasan dikasih hati kau minta > >> > jantungku. Tahukah kau, betapa susahnya aku mendapatkan anak ini, > >> > betapa menderitanya isteriku mengandung dan melahirkannya, ternyata > >> > kau malah ingin aku menyembelihnya, dimana otakmu hai Tuhan gila ??? > >> > > >> > Sadarlah hai Tuhanku, kau telah tersesat karena memerintahkan untuk > >> > menyembelih anakku yang aku cintai segenap ragaku. Aku hanya tunduk > >> > kepadamu karena kau aku anggap bisa melindungiku, aku menyembahmu > >> > karena aku percaya kau itu mampu menolongku, tapi kalo kau menyuruhku > >> > menyembelih anak-ku, tentu aku tak perlu lagi menyembah Tuhan yang > >> > tolol, goblok kaya kau itu, Kau pasti setan bukan Tuhanku, dan aku > >> > tidak perlu tunduk kepada perintahmu. > >> > > >> > DEMIKIANLAH, RESPONSE-KU KALO AKU JADI IBRAHIM YANG MENDAPATKAN > >> > PERINTAH TUHAN UNTUK MENYEMBELIH ANAK-KU, AKU TIDAK MUNGKIN SALAH > >> > KARENA MENENTANG TUHAN, JUSTRU AKU JADI BERSALAH KALO MEMATUHI > >> > PERINTAH TUHAN UNTUK MENYEMBELIH ANAKKU. > >> > > >> > TETAPI, BAGAIMANA KALO AKU SENDIRI YANG JADI TUHAN ???? KALO HAL > >> > DIATAS MERUPAKAN RESPONSE KU KALO JADI IBRAHIM, LALU BAGAIMANA > >> > RESPONSEKU KALO JADI TUHAN MENGHADAPI IBRAHIM YANG MENOLAK PERINTAHKU > >> > INI ????? DIBAWAH INI AKU UMPAMAKAN KALO AKULAH YANG JADI TUHANNYA: > >> > > >> > Hai Ibrahim, aku Adalah Tuhanmu yang wajib kau sembah dan kau patuhi > >> > perintah2nya, karena akulah kau bisa hidup dan punya anak, tanpa aku > >> > kau itu tak ada apa2nya. DAN SEKARANG, SETELAH AKU MEMENUHI > >> > PERMOHONANMU UNTUK MENDAPATKAN ANAK TERPENUHI, BAHKAN KAU MINTA ANAK > >> > SATU SUDAH AKU BERIKAN DUA, MELEBIH DARI APA YANG KAU HARAPKAN, MAKA > >> > SEKARANG AKU MINTA KAU KORBANKAN SEMBELIH DIATAS ALTAR ATAS NAMAKU > >> > UNTUK DIRIKU. HANYA DENGAN PENGORBANAN ANAKMU ITULAH KAU BISA > >> > MENUNJUKKAN KESETIAANMU KEPADA DIRIKU. > >> > > >> > Setelah aku sebagai Tuhan memberi perintah itu kepada Ibrahim, maka > >> > besok paginya Ibrahim melakukan apa yang aku perintahkan, dia berjalan > >> > menuju kegunung di Altar yang aku sudah tunjukkan. Dia ikat anaknya, > >> > dia cabut pedangnya dan dia penggal kepala anaknya. > >> > > >> > Namun sebelum kepala anaknya putus, aku masih berhasil mencegahnya, > >> > aku bilang HAI, IBRAHIM, CUKUP AKU UJI KEGOBLOKANMU, TERNYATA KAU > >> > UMATKU YANG PALING MENGECEWAKAN, AKU MENGUJI PERASAANMU SAJA, APAKAH > >> > KAU INI GAMPANG ATAU TIDAK DIBUJUK OLEH SETAN, TERNYATA KAU ITU LEBIH > >> > GOBLOK DARI SAPI. Masa sih si Ibrahim menuruti perintah Tuhan yang > >> > engga benar itu untuk membunuh anaknya sendiri ???? Kalo dia membunuh > >> > anaknya sendiri, hanya karena perintah yang dia dengarnya dari Tuhan > >> > yang disembahnya, bagaimana nantinya kalo ada bisikan Setan yang > >> > menggunakan namaku sebagai Tuhannya ????? Berbahaya khan Ibrahim si > >> > sapi goblok ini, mana bisa sapi goblok kayak Ibrahim ini aku angkat > >> > jadi nabi yang bertugas melindungi umatku didunia yang penuh tipu daya > >> > ini. MAKA AKU BATALKAN MENGANGKAT SI IBRAHIM JADI NABI, KARENA DIA > >> > TIDAK LULUS TEST TUHANNYA UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA DIA BISA MEMBEDAKAN > >> > MANA YANG BENAR DAN MANA YANG SALAH HANYA KARENA ADA BISIKAN YANG > >> > MENGAKU BERNAMA TUHAN. > >> > > >> > Semoga semua umat baik Kristen maupun Islam bisa memahaminya, > >> > kesimpulan dari perumpamaan diatas adalah, Ibrahim tidak mungkin nabi, > >> > tidak mungkin dikasihi Allah, melainkan sama seperti sapi yang cuma > >> > di-goblok2in Tuhannya. Bayangin ya, orang yang harus dilindunginya > >> > malah dikorbankannya untuk orang lain yang cuma dianggap membela > >> > dirinya, padahal kewajibannya justru mengorbankan dirinya untuk > >> > melindungi anaknya. > >> > > >> > Ny. Muslim binti Muskitawati. > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > Post message: [EMAIL PROTECTED] > >> > Subscribe : [EMAIL PROTECTED] > >> > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] > >> > List owner : [EMAIL PROTECTED] > >> > Homepage : http://proletar.8m.com/ > >> > Yahoo! Groups Links > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > > > > > > > > > > > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] > > Subscribe : [EMAIL PROTECTED] > > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] > > List owner : [EMAIL PROTECTED] > > Homepage : http://proletar.8m.com/ > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $4.98 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
