--- In [email protected], "johny indon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ekonomi membaik pale lu bau menyan. > gross national income (gni -istilahnya worldbank-, dulu istilahnya > gnp) india itu jauh lebih kecil daripada gni indonesia, hampir cuman > 1/2 nya. > > india nolak bantuan dari amerika, tapi tidak nolak bantuan pbb. > artinya india emang masih butuh bantuan, tapi TIDAK DARI AMERIKA. > jangan ngarang ah. > > --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > India memang dulu menerima bantuan luarnegeri, tetapi dua atau tiga > tahun > > belakangan ini sesuai dengan ekonominya membaik, mereka tidak mau > menerima > > bantuan luarnegeri dari manapun. > >
Si Ambon inilah yang benar, berita diseluruh surat kabar jelas menyatakan bahwa India menolak semua bantuan luar negeri, bukan hanya bantuan Amerika. Dan masalah perbaikan ekonomi India tidak mungkin ada yang bisa membantahnya karena sekarang ini investasi Amerika membanjiri India yang akibatnya semua bidang perekonomian, semua bidang teknologi, semua bidang studi mengalami kemajuan yang sangat pesat yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Penolakan India akan bantuan mengatasi bencana alam bukan se-mata2 karena kesombongan mereka, melainkan mereka sedang mengembangkan systemnya sendiri dalam mengatasi bencana seperti ini. Demikian juga dengan bantuan Amerika, sebenarnya merupakan exercise dari system yang sudah ada di Amerika ini sendiri yang dikembangkan untuk menambah pengalaman, mendapatkan hal2 yang baru, dan khususnya untuk kejadian ini memang sangat jarang terjadi didunia ini sehingga merupakan hal yang sangat menarik bagi ahli2 Amerika untuk dipelajarinya dalam menghadapi kemungkinan2 hal yang sama terjadi di Amerika itu sendiri. Bagi negara maju, kejadian bencana alam ini sangat penting untuk dipelajari, sebaliknya bagi negara berkembang, kejadian ini hanyalah kesempatan untuk mendapatkan perhatian maupun dana !!!! Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > ----- Original Message ----- > > From: "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]> > > To: <[email protected]> > > Sent: Friday, December 31, 2004 6:43 PM > > Subject: [proletar] India [who said "No" to USA] bukan salut dan > bukan cerca > > !!! > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], "bung_filsuf" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > >> Saya bangga dengan India yang MENOLAK jadi kaki-tangannya Amerika > > >> menggunduli upaya serta karya kemanusiaan dunia via PBB. Bush si > > >> anjing Amerika itu nyata-nyata mau menyaingi PBB, mempolitisasi > > >> bantuan kemanusiaan ini dan mengadu-domba Australi-Jepang-India > > >> lawan Asean. > > > > > > India menolak sumbangan yang tak diperlukannya, bukan menolak jadi > > > kaki tangan yang sama sekali engga ada korelasinya dengan tulisan > anda > > > diatas !!!! Aus-Jepang-India bukanlah Asean, dan apanya yang mau > > > diadu domba dalam kaitannya dengan bencana alam ini ???? > > > > > > > > >> Anda perhatikan, semua negara yang dipilih Bush adalah negara > yang > > >> tidak meneken perjanjian perdagangan bebas antara Asean-Cina. > Jepang > > >> & Australia nyata-nyata terasing dari perjanjian multi-lateral > itu, > > >> sementara India memang letaknya nggak di Asia Tenggara. > > > > > > > > > Apa hubungannya meneken perjanjian Asean-Cina dengan bencana, dan > juga > > > dengan Amerika ???? Amerika pasti berdiri netral diatas semua > > > pertikaian negara manapun juga kecuali kalo ada negara yang > mendukung > > > terorist. Masalah perjanjian dagang Asean-Cina apa yang mau > > > dipolitisasi dengan bantuan ini ???? > > > > > > Bukankah anda juga yang menulis bahwa bantuan Amerika itu karena > > > banyaknya turis Amerika yang jadi korban di Thailand dan > Srilangka, > > > namun di India dan Indonesia tidak ada turis Amerika yang jadi > > > korbannya namun bantuan Amerika tetap saja siap masuk atas izin > negara > > > ybs sehingga jelas tulisan anda menyesatkan karena hanya diracuni > > > dogma agama yang tidak mencapai kebenaran yang realistis dimana > > > sekarang anda kembali cari2 hubungan lain yang lebih menyesatkan > lagi. > > > > > > > > >> Langkah selanjutnya, saya harap SBY juga menolak bekerja-sama > dengan > > >> Amerika. Dan kirimkan pesan ke si anjing Bush, bahwa kalau memang > > >> mau mbantu maka salurkan lewat PBB, atau organisasi lainnya. > > >> > > > > > > Lho.... anda itu asal nyeplak aja ngomongnya, kalo engga ngarti > yang > > > bicara itu janganlah fanatisme racun ajaran agama yang merasuk isi > > > otak anda !!!! Lebih baik anda sekolahlah yang baik kejar ilmu > yang > > > lebih tinggi sehingga memahami system yang berlaku didunia ini. > > > > > > Semua bantuan itu bisa disalurkan langsung maupun lewat NGO > ataupun > > > lewat siapa saja termasuk secara pribadi. > > > > > > India yang menolak bantuan itu sama sekali tidak punya arti apa2, > > > kenapa dihubungkan dengan kaki tangan Amerika ???? PBB itu > diciptakan > > > oleh Amerika, pemegang hak vetonya itupun salah satu Amerika, > > > pendukung dana utama PBB juga Amerika, bahkan kantor pusat PBB itu > > > juga di Amerika, lalu apakah dengan kenyataan itu anda mau bilang > > > semua anggauta2 PBB itu adalah kaki tangan Amerika ???? Konyol > kalo > > > otakmu itu diracuni kegilaan ajaran agama saja isinya. > > > > > > Apakah anda kira dengan menerima bantuan PBB itu berarti tidak > > > menerima bantuan Amerika ???? tentu saja salah sama sekali, > karena > > > seluruh obat2an yang disalurkan lewat PBB itu adalah pabrik2 obat > > > besar dari Amerika. Tahukan anda baru2 ini PBB menuduh negara2 > kaya > > > itu pelit ??? Amerika tersinggung dengan tuduhan itu dan pejabat > PBB > > > yang menuduh itu secara resmi menyatakan permintaan maafnya lewat > > > semua channel TV di Amberika karena sebelum PBB bergerak, Amerika > > > sudah mengirimkan bantuannya tanpa diberitakan. Pejabat PBB > mengira > > > bahwa bantuan pada saat ini juga melalui berbagai organisasi PBB, > > > ternyata untuk kejadian yang begitu besar Amerika telah > melakukannya > > > dengan lebih cepat tanpa melalui birokrasi PBB. Dalam hal > kebutuhan > > > biasa, memang Amerika menyalurkan bantuannya selalu melalui PBB > karena > > > memang PBB itu diciptakan oleh Amerika untuk tujuan tsb. > > > > > > Semua itu hanyalah prosedur birokrasi saja, sama sekali tidak > punya > > > nilai sebagai kaki tangan ataupun apa saja yang nyangkut diotak > anda > > > yang udah rusak oleh kebencian yang anda sendiri engga mampu > > > menerangkannya. > > > > > > Kenapa kalo India anda anggap menolak bantuan Amerika bisa > diartikan > > > tidak mau jadi kaki tangan Amerika, apakah India yang membuka dan > > > mengundang khusus semua investor Amerika untuk membangun > pabrik2nya di > > > India itu tidak anda anggap juga sebagai kaki tangan Amerika ???? > > > Apakah ketergantungan ekonomi India akibat modal Amerika yang luar > > > biasa banyaknya itu bisa diartikan juga kaki tangan Amerika ???? > Jadi > > > kalo dibandingkan ketergantungan ekonomi India akan besarnya > investor > > > Amerika dengan bantuan Amerika untuk menolong bencana alam ini, > mana > > > yang lebih cocok untuk dianggap kaki tangan Amerika ????? > > > > > > Amerika adalah sahabat terdekat yang paling akrab dibandingkan > dengan > > > semua negara manapun didunia sekarang ini. Hanya satu2nya negara > > > didunia Indialah yang paling mengharapkan Amerika melibatkannya > dalam > > > perang anti-terorist di Irak. Hingga detik ini Amerika masih > menolak > > > keterlibatan India di Irak. India adalah negara nomor satu > didunia > > > yang paling berpengalaman mengatasi kerusuhan dan pemberontakan > > > terorist Islam didunia ini, bahkan Israel masih kedua setelah > India. > > > Hanya Indialah yang paling berhasil dalam menumpas terorist Islam > > > dinegaranya. Oleh karena itulah, sudah beberapa kali India > mengajukan > > > diri untuk ikut dilibatkan dalam konflik di Irak yang belum > ditanggapi > > > oleh Amerika. Alasannya India bukanlah anggauta SEATO, dan > apabila > > > Amerika melibatkan India, hal itu bisa menyinggung Pakistant yang > > > secara historis lebih dekat dengan Amerika. > > > > > > Kesimpulannya, penolakan India akan bantuan bencana Alam ini, > > > > > > pertama, sama sekali tidak berhubungan dengan penanda tanganan > > > kerjasama dagang Asean karena India memang bukan anggauta Asean. > > > > > > Kedua, penolakan India sama sekali tidak ada yang harus dipuji > ataupun > > > dicerca karena yang namanya bantuan selalu dinilai dari kebutuhan > > > bukan dari alasan politis. > > > > > > Ketiga, India hingga detik ini adalah satu2nya negara yang paling > > > dekat dengan Amerika dalam hubungan dukungannya dalam anti- > terorisme > > > didunia ini. > > > > > > Keempat, India adalah satu2nya negara yang paling besar menerima > > > investor Amerika untuk teknologi tinggi bahkan China masih > merupakan > > > negara kedua. > > > > > > Kelima, tidak ada yang bisa dijadikan contoh untuk menyamakan > response > > > India untuk dicontoh ataupun ditolak oleh Indonesia dibawah SBY > karena > > > Indonesia tetap punya masalah yang sama sekali berbeda dari India. > > > > > > Keenam, dalam menghadapi masalah bencana ini, tidak dapat > dihindarkan > > > adanya usaha2 promosi bisnis dari berbagai perusahaan2 besar > didunia > > > terutama yang ada di Amerika, namun semua itu sama sekali tidak > > > menurunkan nilai daripada bantuannya bahkan merupakan dorongan > bagi > > > mereka untuk bersaing dalam menyalurkan bantuannya. > > > > > > Ketujuh, dalam masalah bantuan kemanusiaan oleh siapapun juga > termasuk > > > Amerika maupun PBB, tidak semua negara yang mengalami bencana bisa > > > melepaskan diri dari masalah2 politik mereka didalam negeri, > seperti > > > Indonesia dengan Gam, maupun Srilangka dengan Macan Tamil. Oleh > > > karena itu penolakan ataupun penerimaan bantuan bisa dimengerti > oleh > > > semua yang terlibat dan tidak bisa dipaksakan siapapun juga. > > > > > > Kedelapan, pemerintah Amerika telah menyatakan bahwa semua > penyumbang > > > pribadi maupun perusahaan akan mendapatkan potongan tax untuk > tahun > > > 2005 dalam mendorong bantuan mereka kepada korban bencana, artinya > > > bantuan Amerika itu tidak terbatas oleh pemerintah Amerika karena > > > pemerintah Amerika telah mendorong seluruh masyarakat Amerika > untuk > > > membantu korban2 bencana tanpa tergantung kepada pemerintah > Amerika. > > > > > > Kesembilan, bantuan yang dikoordinasi oleh PBB itu datang dari > seluruh > > > dunia termasuk dari Amerika yang juga terbesar jumlahnya. Dan > semua > > > anggauta PBB berhak atas bantuan tsb tanpa bisa diberi embel2 > bahwa > > > penerima bantuan itu sebagai kaki tangan Amerika ataupun kaki > tangan PBB. > > > > > > Demikianlah, Amerika merupakan pelopor dan pendorong utama > didunia ini > > > dalam membantu korban bencana. Semua bantuan yang datang dari > Amerika > > > terlepas dari muatan politis meskipun mungkin tidak terlepas dari > > > muatan promotion ataupun kaitan scientific yang dilakukan oleh > > > organisasi2 ybs. Oleh karena itu usaha2 kelompok AlQaeda yang mau > > > mengambil kesempatan dalam bencana ini dengan memanfaatkan > penderitaan > > > korban2 untuk direkrut akan bisa dicegah dengan bantuan dari > Amerika > > > maupun dari PBB. > > > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] > > > Subscribe : [EMAIL PROTECTED] > > > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] > > > List owner : [EMAIL PROTECTED] > > > Homepage : http://proletar.8m.com/ > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
