mumus sudah kirim foto berbagai pose ke Mr.Duks belum? sana cepat 
mandi, jangan lupa sikat tuh daki dan foto gih.
tapi, apa fotonya bakal laku?


--- In [email protected], "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
> 
> Saya sangat terkejut menyaksikan response tulisan2 saya, bahkan saya
> dituduh menyebar luaskan tulisan2 saya ini ke millis2 Islam yang
> mem-ban semua tulisan saya.  Jelasnya tak mungkin saya bisa
> memforwardkan tulisan saya ke millis Islam karena saya jelas2 tidak
> boleh masuk kesana, jadi artinya ada umat Islam sendiri yang secara
> meng-gebu2 menyebarkan tulisan saya tsb.
> 
> Tapi tidak mengapa, memang tulisan dan pemikiran saya 100% public
> domain, semua apa yang tulis adalah realitas yang bisa dibuktikan
> semua orang bukan berita bohong.  Itulah sebabnya mereka ada yang
> berang, ada yang memuji, dan ada yang menangisi saya karena terharu
> katanya belum pernah dia menemukan orang yang semulia diri saya.
> 
> Aku sama sekali tidak marah kepada yang menyebar luaskan tulisan 
saya,
> karena mereka yang menyebarkan tulisan2 saya itu jelas2 mendukung 
dan
> menghargai diri saya sehingga mereka mau membuang waktunya yang
> berharga itu untuk menyebarkan kebenaran yang saya tulis itu.  
Pembaca
> memang haus kebenaran, sekali saya tulis kebenaran itu dengan kata2
> yang tepat yang sebelumnya sukar diekspresikan oleh semua penulis
> lainnya, maka meledaklah keharuan mereka.
> 
> Banyak orang Indonesia keturunan Tionghoa mengucapkan terima kasih
> se-besar2nya kepada saya yang dianggapnya bisa mewakili perasaan
> mereka.  Demikian juga banyak sekali umat Islam memuji keberanian 
saya
> untuk mengungkapkan kebenaran yang hakiki ini yang sebenarnya sudah
> ada dalam hati mereka namun tidak berani mengeluarkannya.  Pendek
> kata, tulisan saya memang telah mengejutkan saya sendiri akan 
response
> yang tidak pernah saya duga sebelumnya.
> 
> Tidak pula saya sangkal, ada sekitar belasan surat yang me-maki2 
saya,
> mereka cuma maki2 menganggap saya tolol, goblok, kafir, dll yang
> kesemuanya sama sekali bukan sanggahan yang perlu saya responi. 
> Jelasnya maki2 itu tidak perlu saya balas sebab karena mereka tak
> mampu menyanggahnyalah mereka akhirnya me-maki2.  Mereka bilang saya
> engga menguasai Islam, tidak memahami agama sebenarnya,
> dsb...dsb....yang kesemuanya sama sekali tidak ada artinya karena 
kita
> semua sudah tahu, sekedar membaca AlQuran atau AlBible sama sekali
> tidak susah atau tidak sesulit mengisi teka teki silang.  Apakah
> mereka pikir dengan membaca secara mendalam baik AlQuran maupun
> AlBible itu si pembaca harus jadi mempercayai agama2 yang cuma
> dongeng2 kuno itu ?????  Tentunya tidak, di Amerika semua orang 
boleh
> mendaftarkan diri untuk study Islam karena study Islam artinya
> mempelajari Islam itu sendiri bukan untuk mempercayainya melainkan
> untuk study, mempelajari, melakukan eksperiment, melakukan 
observasi,
> begitulah makna daripada sebuah study yang sama sekali tidak ada
> hubungannya meningkatkan keimanan yang engga jelas definisinya.
> 
> Masalah study Islam sih, tukang becak juga bisa koq, banyak bekas
> tukang becak sehabis baca AlQuran bisa jadi dai.... berdakwah 
ke-kampung2.
> 
> Gampangnya, kalo memang tulisan2 saya itu goblok bin tolol, kenapa
> harus diresponi ????  Kenapa harus jadi geger ???  Jelasnya mereka
> ter-kaget2 membaca tulisan2 saya tanpa mampu menyanggahnya dan 
pembaca
> banyak yang tersentuh perasaannya setelah membaca tulisan2 saya itu,
> dan itulah semua yang membuat mereka marah !!!!!  Padahal mau marah
> dan mau menyalahkan saya sih boleh2 saja, namun berilah alasan dan
> argumen yang baik seperti juga saya memberikan argument yang sama
> sekali tidak perlu menunjuk kepada pribadi maupun nama orangnya.
> 
> Sekali ini saya mengucapkan kepada semua pembaca yang telah memberi
> dorongan moril untuk mendorong saya tetap menuliskan kebenaran2 yang
> selama ini hanya dimonopoli, didominasi oleh kelompok agama 
mayoritas
> dalam mendholimi kelompok agama minoritas.
> 
> Mereka selalu mengeluarkan ayat2 stereotype "agamamu milikmu, 
agamaku
> milikku", kalimat2 ini ditafsirkannya sebagai bukti toleransi dalam
> Islam.  Padahal, engga benarlah kalimat itu menunjukkan toleransi
> Islam, apanya yang bisa diartikan toleransi Islam kalo dikatakan
> agamamu milikmu, dan agamaku milikku ????  Mana ada yang menganggap
> agamamu miliku dan agamaku milikmu ?????  Justru kalimat itulah yang
> menunjukkan bahwa Islam membedakan agama sesama manusia dimana 
artinya
> agamamu dan agamaku tidak sama, beda, dsb, dsb.  Padahal dalam
> demokrasi dilarang membedakan agama seseorang dari orang lainnya,
> bahkan bukan cuma dilarang membedakan agama seseorang bahkan juga
> dilarang memberitahukan agama kita sendiri untuk ditulis dalam KTP.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], Erwin Siregar <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> > Ibu Muskit ini sebenarnya Islam liberal...
> > Mungkin lbh liberal dr Ulil Absar.....
> > tapi sayang dia single fighter....
> > bahasanya terlalu vulgar.....hampir mirip bahasanya org yg lama
> hidup di jalanan.....spt saya
> > 3 hr yl tulisan Ibu saya fwd ke 15 milis kristen.....
> > mereka terbego2 bacanya....
> > gpp-lah ....namanya juga org indonesia....
> >  
> > salam dr saya Ibu Muskitawati...
> > setau saya sbelumnya ibu di milsi islam kristen.....
> > gara2 aceh muncul ke sini sptnya?
> >  
> > salam dr pemulung batam
> >  
> > erwin siregar
> > 
> > Maria Vincentia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > 
> > Dh,
> > Bravo juga & salut buat Ibu Muskit :)
> > 
> > Utk netters yg lain, kayaknya byk yg sirik
> > dan kebakaran jenggot atas tulisan anda.
> > Saya angkat topi utk semua tulisan2 anda.
> > Byk hal2 yg saya setujui dalam hati, dan 
> > saya juga tercengang melihat kegamblangan
> > anda menuangkan opini & pengetahuan.
> > 
> > Terus aja menulis bu, jgn pedulikan respon
> > yg tdk objektif.
> > 
> > "makin tinggi sebuah pohon, makin kencang
> > angin yg meniup dan menghembus utk menjatuh-
> > kannya. tapi inilah yg membuat pohon tsb
> > bertambah indah dan kokoh"
> > 
> > salam,
> > Maria
> > 
> > --- radityo djadjoeri wrote:
> > 
> > > Bravo!!
> > > Hidup Ibu Hajjah Muslim Muskitawati....
> > > Salut dengan pemikiran Anda yang revolusioner!!!!
> > > Biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap
> > > berlalu...
> > > Maju perut pantat mundur!!!
> > > 
> > > 
> > > Salam,
> > > 
> > > RD
> > > 
> > > 
> > > 
> > > muskitawati wrote:
> > > 
> > > 
> > > A-ssalamu 'alaikum wa rahmatu-lLahi wa barakatuh,
> > > 
> > > Saya Ny. Muslim binti Muskitawati adalah muslim
> > > sejati penganut ajaran
> > > Nabi Muhammad yang sejati !!!!!
> > > 
> > > Muhammad adalah orang Arab miskin yang dilamar oleh
> > > Siti Khadijah yang
> > > keturunan Yahudi. Cara2 Siti Khadijah melamar
> > > Muhammad yang disertai--------
> > > pemberian mahar kepada Muhammad yang secara ilmiah
> > > disebut "system
> > > matriachart"--------delete by erwin siregar
> > 
> > 
> > ....Biarkanlah Tuhan mengerjakan apa yang menjadi bagianNya......
> > 
> >  Yahoo! Messenger
> > - Log on with your mobile phone!





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke