Banyak sudah antara para pengunjung milis2 ini  yang bertanya dalam hati 
sudahkah kita mencapai pendekatan antara orang/golongan yang melempar 
argumentasi bahkan cacian untuk membela "falsafah"nya, dalam hal ini 
"per-cekcokan" antar agama? Rupanya usaha diskusi untuk mencapai pendekatan 
antar agama  masih akan berlangsung dengan ter seyot2 dan bahkan banyak yang 
sudah merasa bahwa  kasus diskusi sudah mencapai level saturated. Kenapa kita 
tidak lihat sebuah falsafah lain, selain falsafah ini adalah falsafah salah 
satu yang tertua, disamping falsafah Hindu-isme, tapi se-tidak2nya falsafah ini 
dianut oleh jutaan/miljar-an orang didunia ini.
 
Harap2 dengan cara "cut and paste"ini,  falsafah yang sudah ribuan tahun 
existensinya(kira2 1500 sbl.Masehi) tidak kehilangan dasar/basis, inti dan isi 
arti falsafahnya. Falsafah yang diberi nama "Yin dan Yang" yang mendasarkan 
falsafahnya atas penilaian dan peng-godokan apa2 yang ada dan terjadi di alam 
semesta ini achirnya  sampai ke suatu  konklusi bahwa alam semesta diatur oleh 
perpaduan kekuatan Yin dan Yang. Dasar falsafah ini sudah mengacu ke ilmu 
cosmologi.  
 
Tapi sebelum menindak lanjuti , membicarakan falsafah yang mulai berkembang di 
era dinasti Shang dan Chou  kira2 1550 sebelum Masehi, dan diberikan 
aktualisasi di zamannya Han dinasti (207 BC-9 AD) kita meninjau gambar yang 
unik untuk menggambarkan faktor Yin dan Yang ini. 
 
Saya anggap gambaran ini, sebuah bundaran,sirkel dimana didalamnya dengan garis 
melengkung dibagi dua sirkel ini dan diberikan warna hitam dan putih, dan 
didalam bagian putihnya ada sebuah dot hitam dan sebaliknya dibagian hitam ada 
dot putihnya. Bahkan gambaran ini tidak saja bernilai estetik tapi juga mengacu 
sudah ke pemikiran yang mendalam. Kenapa bundaran itu tidak dibagi dengan garis 
lurus saja, misalnya dari utara ke selatan atau dari barat ke timur? Disinilah 
falsafah ini menunjukan pemikirannya yang mendalam, dunia tidak bisa dibagi 
lempeng menjadi hitam dan putih, bagian hitam sedikit2 melenceng ibaratnya akan 
di pengaruhi oleh bagian putih dan disini terus diaktualisasikan dengan dot 
putih dan hitam.
 
The original meaning of "YIN" and "YANG" is representative of the 
mountains-both  the dark side and the bright side.The "YIN" represents the 
female or the shaded aspect, the earth, darkness, the moon and passivity...the 
"YANG" represents the male, light, sun,heaven, the active principle in nature.
 
Di masanya Khonghuchu lah diberikan suatu arti dari falsafah Yin dan Yang ini 
dan ini mewakili dogma yang dinamakan T'ai Chi. Dari sini ada sebuah mitologi 
yang digeluti oleh orang Tionghoa bahwa asal usul semua alam semesta. 
Diceritakan bahwa dari T'ai Chi yang apabila mau digambarkan maka bentuknya 
seperti sebuah telor, ada telor putih ada telor kuning(hitam dalam hal ini), 
dari sini mitologi melanjutkan lahirlah manusia pertama Pan Ku namanya.. Panku 
lahir dizaman kacau balau(Chaos) Chaos lahir dan Yang sebagai elemen sinar 
memisahkan dari Yin sebagai elemen dunia. Yin dan Yang sebenarnya adalah akibat 
/hasil dari "the Supreme Ultimate" atau T'ai Chi.
 
Yin dan Yang   selalu dalam keadaan "bergerak" selalu ada dalam keadaan 
"interrelatedness"....for as one increases the other decreases. Simbol  ini  
menunjukan suatu "perfect balance between opposites... or the great forces of 
the universe. The two Yin and Yang are contained in one circle thus showing 
that both powers are in one cycle. Instead of these two being held in 
antagonism, they are held together to show that they are mutually 
interdependent partners. Salah satunya tidak bisa hidup  tanpa  keberadaan yang 
lainnya.
 
Sempalan yang menggunakan falsafah ini ,Yin dan Yang seperti falsafah 
Tao..."all life embodies yin and embrraces yang..kitab Tao Te Ching. The Yin 
and Yang explain the rhythm of the ebb and flow in nature and man. 
 
Today, the Yin and yang symbolizes the dynamic balance of our lives in the 
world...in this we are to  balance and harmonize, not only with ourselves and 
the others, but also with the uuniverse-...balancing the active Yin with the 
contemplative Yang.
 
Pengaruh Yin dan Yang akan silih berganti, semua didunia ini akan berubah, bisa 
dikatakan apa yang tidak berubah adalah "perubahan" itu sendiri. Sepanjang masa 
dan untuk selamanya perubahan akan terjadi, tidak ada yang tidak berubah. 
Menyimpang sedikit, bahkan agama Buddha pun menguak soal perubahan. Ngak ada 
yang sama detik ini dengan detik yang kemudian. Dikatakan bahwa molekul dalam 
air (sungai) akan bergerak mengalir ketempat tujuan, sedetik disini sedetik 
kemudian disana. 
 
The Yin and Yang represent all the opposite principles one finds in the 
universe. Under Yang are the principles of maleness, the sun, creation,heat, 
light, heaven,dominance and so on, and under Yin are the principles of 
femaleness, the moon, completion, cold, darkness,material forms,submission, and 
so on........ the production of Yin from Yang and Yang from Yin occurs 
cyclically and constantly, so that no one principle continually dominates the 
other or fetermines the other. All opposites that one experiences---health and 
sickness, wealth and poverty,power and submission can be explained in reference 
to the temporary dominance of one principle over the other. Since no one 
principle dominates eternally, that means that all conditions are subject to 
change into their opposites.
 
Bila semua berubah kenapa buku2 suci(seperti, Kitab Injil, Al Qur'an) tidak 
akan mengalami suatu proses perubahan, suatu reformasi menuju apa2 yang 
"bertentangan" dari asal usul yang duluan?
 
 Apakah didunia itu ada yang dikatakan sesuatu itu, dalam hal ini seorang 
individu yang infallible? Seseorang yang tidak bisa berbuat salah? Bagaimana 
posisinya Pope JohnPaul ini? Selain dia adalah infallible tapi dia telah 
menyalahi anggapan falsafah kuno ini, yakni bahwa semua akan berubah didunia 
ini. Tapi bagi pope sekali naik tahta maka kedudukannya tidak akan pernah 
berubah! Suatu kontradiksi melawan hukum falsafat ini, tidak ada yang langgeng 
didunia ini, semua akan berubah.
 
Apakah semua tiran dimanapun dan warna apapun tiran itu, mereka tidak akan 
bertahta untuk selamanya, kalau tidak hilang karena mati ataupun digantikan 
dengan opposite numbernya, atau ditumbangkan dalam pembrontakan. Hari ini sehat 
walafiat, tapi dalam kesehatan ada unsur sicknessnya, bila keseimbangan yang 
menguntungkan tidak dijaga maka sakitlah orang itu. Tidak ada hal didunia  di 
alam semesta ini yang sama sepanjang masa, mereka /alam semesta termasuk yang 
mendiaminya akan berubah mengalami proses mana yang lebih dominan Yin atau Yang!
 
 Suatu axioma yang tak terbantahkan: perubahan tidak berubah, karena perubahan 
akan selalu mengikuti alam semesta termasuk manusia didalamnya. 
 
salam dalam pengabdian kepada perubahan,
 
Harry Adinegara





---------------------------------
Find local movie times and trailers on Yahoo! Movies.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke