Nah sudah terbukti, kemampuan pemerintah indo itu terbatas. Mau diapakan anak2 itu? apakah MUI yang anti adopsi anak muslim oleh non- muslim bisa menyelesaikan masalah?
--- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > http://www.suaramerdeka.com/harian/0501/29/nas11.htm > Sabtu, 29 Januari 2005NASIONAL > > 6.000 Lulusan SD Tak Bisa Melanjutkan > Daya Tampung SMP Terbatas > > CILACAP - Program penuntasan wajib belajar sembilan tahun di Cilacap > menghadapi sejumlah permasalahan untuk mencapai target Jateng tuntas pada > 2006. > Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Cilacap Drs Sutoyo MS MEd > mengungkapkan hal itu, Kamis (27/1). > Menurut keterangan dia, daya tampung SMP negeri dan swasta di Kabupaten > Cilacap yang terbatas menyebabkan tidak semua lulusan SD dapat melanjutkan > ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. > ''Daya tampung SMP negeri dan swasta hanya 28.000 siswa, padahal lulusan SD > 36.000 tiap tahun. Jadi, masih ada sekitar 8.000 lulusan SD yang belum bisa > menyelesaikan jenjang pendidikan dasar di sekolah formal,'' paparnya saat > bertemu dengan Kepala Dinas P dan K Jateng Drs Suwilan Wisnu Yuwono MM dan > Kasubdin Pendidikan Luar Sekolah Olahraga Drs Sudjioto MPd di Kantor Dinas P > dan K. > Sutoyo berharap, pemerintah mendirikan unit sekolah baru (USB) SMP di > wilayahnya agar lulusan SD yang masih telantar itu bisa melanjutkan sekolah > sehingga program wajib belajar di Cilacap sesuai dengan target Pemprov. > Dia mengungkapkan, dari sejumlah siswa lulusan SD yang tak tertampung di SMP > baru 1.200- 2.000 anak yang melanjutkan sekolah di Pendidikan Luar Sekolah > (PLS) melalui Kejar Paket B, kelompok belajar masyarakat, dan pendidikan > nonformal lain. Akibatnya, masih tersisa 6.000-an lulusan SD yang tak > tertampung. > ''Padahal, kami sudah berusaha mengatasi persoalan itu dengan menambah daya > tampung tiap-tiap SMP dengan 44 siswa per kelas. Namun, tetap tidak bisa > tertampung semua,'' ujar dia. > Bantu > Suwilan berjanji, pihaknya akan membantu upaya Kabupaten Cilacap dalam > program penuntasan wajib belajar yang dicanangkan Pemprov dapat terealisasi > pada 2006. > Perihal USB SMP, ujar dia, sejak 2004 semua wewenang program pembangunan > fisik di sekolah-sekolah langsung ditangani Pemerintah Pusat melalui > Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama (PLP). Selain itu, Pemprov melalui > Dinas P dan K akan mendukung dan memberi bantuan pendukung untuk program > penuntasan wajib belajar itu. > ''Pemprov telah mengambil kebijakan, tidak akan melakukan pembangunan fisik > dari yang tidak ada menjadi ada. Akan tetapi, dari yang sudah ada untuk > dibantu penyempurnaannya. Kami memberi bantuan yang sifatnya melengkapi yang > telah ada,'' papar Suwilan di hadapan sejumlah kepala SD, SMP, dan SMA di > Kabupaten Cilacap. > Dia berharap, Pemkab hati-hati dalam pemilihan lokasi USB SMP agar tidak > mematikan sekolah swasta melalui pemetaan sekolah-sekolah yang ada saat ini. > (H7-58j) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
