Lalaki model taugh gitu mah atuh akang, leading to disaster. Kalu 
nyang susah dianya doang mah atuh, aye gak protes dah. Nah kalu 
sampe anak istri sangsara karena sikap nya nyang menganggap tida 
butuh bantuan orang lain, itu mah tergolong irresponsible. Lalaki 
model gituan mah nggak perlu punya tanggungan. Bagusnya idup 
sendirian aja. 

Tah, soal si Ambon mah, urang can wawuh ka maneh na euy. Jadi no 
komen lah. 

Asal bantuan nggak jadi bumerang, menerima bantuan bukan suatu sikap 
yang hina. Presiden aja minta bantuan penasehat. Polisi aja minta 
bantuan masyarakat akan info most wanted criminals. Pemilik credit 
card aja minta bantuan bank supaya dikasi NGUTANG. Orang yang minta 
bantuan bank untuk loan buat beli rumah NGGAK KURANG JANTAN dari 
orang yang bisa beli rumah CASH.


Martha Rumimper

--- In [email protected], rezameutia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> --- In [email protected], "Martha"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > Kayaknya sih this is A MAN THING. Udah nyasar kemana
> mana keukeuh 
> > gak mau tanya direction. Biasalah. Gengsi takut
> dibilang "Sissy". 
> > Takut direken "dependent" yang akan mengurangi ke
> "macho" an nya
> > Suka mengaku "Gue sanggup! Gue sanggup! It's a piece
> of cake! 
> > 
> 
> 
> yah... tipikal laki-laki memang seperti ini.
> 
> walaupun sudah tersesat, masih juga nggak mau tanya
> direction, jadi aja tersesat selama 40 tahun
> muter-muter di padang pasir.  tapi, walau bagaimanapun
> juga 'mission accomplished', kan?!
> 
> mereka itu yang disebut lelaki pilihan.
> 
> 
> > Sementara dianya udah "flat on the ground" mo bangun
> udah nggak 
> > sanggup sangkin beratnya beban dipunggung, pundah
> babatok dan 
> > bujur. :-)) Dalam hati, dia menangis, "Gusti Allah,
> mengapa beban 
> > ini segitu beratnya? Kejam nian dikaw pada hambamu
> yang lemah ini 
> > yang cuman weighs 50 kilo ini". Tapi kalo ditawarin
> bantuan, ngamuk 
> > by saying, "Kau kira aku tak sanggup, ya? Babami,
> asu kau". :-))  
> > 
> > 
> 
> 
> kalo kamu sedang cari laki-laki, kamu  musti pilih
> laki-laki yang seperti ini.  lelaki pilihan.
> 
> tough.  responsible.
> 
> kalo laki-laki bilang sanggup bawa beban 50 kilo,
> pasti dia akan berusaha untuk melakukannya.  walaupun,
> si jalu oge geus ripuh mawa na.
> 
> jangan memilih laki-laki yang cengeng, pussy,
> irresponsible seperti si ambon cukimai.  always
> begging for merci.  eta mah eweuh kanyut na atuh.
> 
> like american said, 
> "man got to do what's man got to do".
> 
> 
> 
> 
> 
> > Martha Rumimper
> > 
> > --- In [email protected], rezameutia
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > ini sih omongan orang yang bermental budak. 
> mental
> > > pengemis.  merasa diri sendiri rendah, nggak mampu
> > > berbuat apa-apa, selalu minta ditolong oleh
> 'master'.
> > > 
> > > tidak ada orang yang bisa menolong, kecuali diri
> kita
> > > sendiri.  dirubah dong, mental kacung-mu.
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > > If we are clever enough we should help or
> prevent
> > > others to repeat their old 
> > > > mistakes.
> 
> 
>               
> __________________________________ 
> Do you Yahoo!? 
> The all-new My Yahoo! - Get yours free! 
> http://my.yahoo.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke