Pemurtadan tak lagi Terbantahkan?
And so what?
Hak untuk berganti agama adalah bahagian dari hak-hak azasi
manusia.
Lihat pasal 18 Deklarasi Hak-hak azasi manusia..
Murtad itu adalah bahagian dari hak-hak azasi manusia.
Agar jelas: adalah hak tiap orang yang mau murtad, termasuk hak
tiap orang Islam untuk murtad.
Dan sungguh tidak ada yang salah dengan usaha orang Nasrani untuk
memurtadkan orang Islam.
Orang Islam juga berusaha kok untuk memurtadkan orang Nasrani
atau penganut agama lain.
Yang salah itu adalah ajaran Islam yang melarang orang murtad.
On 3 Feb 2005, at 18:26, Tuhan gue bukan manusia wrote:
>
> Pemurtadan tak lagi Terbantahkan
>
> Buku saku itu, sepintas cocok dibaca oleh pemeluk Islam. Jalan Kepada Allah.
> Salah satu relawan dari Hizbut Tahrir, Mujiyanto, tercengang ketika melihat
> banyak sekali buku sa
ku tentang Yesus bertebaran di kapal motor Verona yang ditumpanginya menuju
Calang, Kabupaten Aceh
Jaya. Mulanya, dia cuma mendapati satu buku di dekat nakhoda. Namun, saat
ditelisik lebih jauh,
buku itu berserakan di mana-mana.
>
> 'Ini pasti ada maksudnya supaya orang yang naik kapal bisa membaca itu.
> Kondisi Aceh betul-betul
dimanfaatkan,' katanya. Fakta itu pun menguatkan pemahamannya soal adanya upaya
pemurtadan di balik
misi kemanusiaan membantu korban Aceh. Temuan tersebut, katanya, menguatkan
bukti bahwa
Kristenisasi benar-benar terjadi di Aceh setelah gempa dan tsunami menerjang.
>
> Buku saku itu, sepintas cocok dibaca oleh pemeluk Islam. Judulnya, Jalan
> Kepada Allah. Padahal, i
sinya bicara soal ajakan mempercayai Yesus. Mereka yang tidak teliti, bisa
terkecoh. Buku tersebut
diterbitkan Missionary Pres Inc dengan alamat Po Box 120 New Press Indiana
46553, USA. Di
Indonesia, lembaga tersebut beralamat di Tromol Pos 805 878 Surabaya Yallki-EHC.
>
> Pada bagian dalam sampul ditulis seruan berbunyi, 'Buku ini diterbitkan oleh
> YALKKI-EHC kepada or
ang-orang Kristen, keluarga Kristen, orang-orang yang berminat dan rela untuk
menerimanya.' Di situ
juga tertulis frasa 'tidak ada paksakan' dengan huruf besar dan dicetak tebal.
Dia mengakui bahwa
memang upaya pemurtadan yang dilakukan secara terang-terangan itu tidak mudah
terlihat.
> Kebanyakan aktivitas tersebut dilakukan tersamar dan jejaknya dikaburkan.
>
> Yang jelas, menurutnya, lembaga-lembaga berbendera Kristen terlihat begitu
> giat beraktivitas di A
ceh. Sebagian mereka berterus terang mengibarkan bendera Kristennya dan
sebagian lain sembunyi-semb
unyi dengan mendompleng lembaga kemanusiaan yang namanya berkesan netral.
Senada dengan Mujiyanto,
Manajer Relawan Dompet Dhuafa Republika, Veldy Verdiansah Armita, juga
mengatakan hal yang sama. Pe
nemuan selebaran misonaris itu dia dapatkan sewaktu mengadakan seleksi guru
pada 10 Januari lalu di
Banda Aceh.
>
> 'Ada guru yang melaporkan kepada saya bahwa dua warga negara Barat membagikan
> majalah kepada anak
-anak pengungsi. Setelah dilihat isinya tentang ajaran agama Kristen,'
ungkapnya. Mendengar laporan
tersebut, Veldy pun langsung meminta salah satu contoh majalahnya. Sang guru
pun membawa majalah y
ang di antaranya bertuliskan 'Menuju Kerajaan Yehuwa'.
>
> Atas kejadian itu, Veldy lalu mencari petugas di Satkorlak bencana di Pendopo
> Gubernuran Nanggroe
Aceh Darussalam (NAD). Di tempat itu, dia berbicara dengan salah satu petugas
yang mengaku dari De
partemen Luar Negeri. Ternyata petugas itu mengungkapkan bahwa Indonesia adalah
negara terbuka sehi
ngga bebas bagi siapa saja untuk menyebarkan ajaran yang diyakininya. Namun,
menurutnya, sebagian r
elawan kaget mendengar kabar itu, karena selama ini mereka baru
> mendengar informasinya secara sepintas.
>
> Tak hanya umat Islam yang geram dengan adanya misi penyebaran agama di balik
> aksi kemanusiaan itu
. Uskup Agung Kardinal Julius Darmaatmaja juga mengaku tidak sepakat dengan
cara-cara seperti itu.
Dia sendiri berjanji untuk tidak 'macam-macam' dalam ikut membantu menangani
korban tsunami di Aceh
dan Sumatra Utara.
>
> Bantuan untuk para korban, kata dia, tentunya semata-mata merupakan bantuan
> kemanusiaan dan tidak
boleh disalahgunakan. 'Semua semata-mata berdasarkan kemanusiaan. Kami dari
pihak Katolik tidak ak
an macam-macam,' tegasnya usai mendampingi utusan khusus Paus Paulus Johanes
II, Paul Josef Cordes,
menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa
(1/1).
> Cordes datang ke Indonesia untuk menyampaikan surat khusus dari Paus Johannes
> Paulus II terkait d
engan rasa keprihatinan yang mendalam terhadap bencana gempa dan tsunami di
Aceh dan Sumatra Utara.
>
> Darmaatmadja secara khusus juga memberi komentar soal aktivitas WorldHelp
> yang mengangkut 300 ana
k Aceh ke luar daerahnya. Menurutnya, Paus tidak memperkenankan umatnya
menjalankan praktik-praktik
seperti aktivitas WorldHelp. 'Adalah sangat tidak manusiawi mengambil
anak-anak dibawa pergi jauh.
Kalau Paus mengetahui, Paus juga akan mengatakan itu tidak boleh terjadi,'
ungkapnya.
> Namun, dia menjelaskan bahwa kasus WorldHelp tidak dibincangkan dalam
> pertemuannya dengan Preside
n. ( uba/osa/ant )
>
> http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=186023&kat_id=3
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> Milis Istiqlal adalah milis terbuka, siapapun (Muslim, Kafir, ataupun Munafik
> (seperti Jusfiq,He-
Man, Proletar, dll yg sering menghina Islam, ummat Islam dan Organisasi Islam,
he he he...:) bisa j
adi anggota milis ini.
> Untuk Ummat Islam yang ingin berlangganan milis Islam, silahkan kirim email
> ke:
> [EMAIL PROTECTED] subscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Unbelievable Blog of the Week recommends: The Lincoln Fry Blog.
Read all about the French fry that looks like Abraham Lincoln.
http://us.click.yahoo.com/bBwbuA/eV0JAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/