Saya dapat japri dari seorang gerilyawan Kristen. Biasa, kristen-kristen khan 
sekarang sudah takut terang-terangan, jadi yach main dari bokong. Jadi tamu 
tanpa diundang; buka bacot tanpa diminta; bilang "Tuhan berkati" tanpa tanya 
dulu apa kita ini juga termasuk kelasnya si goblog Kristen. Kayak nyamuk, 
kristen-kristen anjing ini gemar sekali secara sengaja mengundang orang lain 
buat menyiksa atau nyeples dirinya.

Untungnya, isi japriannya si anggota Laskar Yesus kompi e-gerilya ada bagusnya 
juga dibeber di sini, karena gaya serta isinya itu bisa dipakai sebagai studi 
kasus buat Anda-anda yang juga berminat jadi pembunuh kuman serta virus Semit.

Nah, satu karakteristik tipikalnya semua agama Semit yang juga ada di dalam 
tulisannya si gerilyawan Kristen ini adalah 'round defense-mechanism'-nya. 
'Round defence-mechanism' ini adalah hal yang sangat tipikal Semit, nggak 
peduli Anda ngomong sama si Kristen atau pun si muslim. Mereka berdua punya 
mekanisme apologetik yang mutar-muter serta bulat ini. Jadi, simak paragraf 
berikut ini.

Per definisi, 'round defence-mechanism' ini baiknya dipersempit menjadi 
'apologetika atau pembelaan iman Semit yang secara sistematik dirancang agar 
elemen-elemennya bisa bekerja sama untuk saling mempertahankan kegoblogan iman 
Semit itu'. Bayangkan balon atau pun segala sesuatu yang bulat, terus bayangkan 
Anda menusuk sisi sininya, maka sisi sananya bakal menahan tekanan udara itu; 
tusuk sisi sananya, maka ganti sisi sininya lah yang mempertahankan keutuhan 
balon (iman) tadi.

Atau konkritnya:
(1) Kalau Anda non-Semit yang kaya raya, maka si Semit yach bakal ngayat, 
bilang serta menguatkan si korban Semit yang melarat itu begini:
(1a) kitab sucinya itu memang sudah "meramalkan" bahwa orang kaya itu pasti 
masuk neraka; atau
(1b) tuhannya si Semit goblog itu memang "sengaja" memberikan kekayaan kepada 
si non-Semit yang pinter-pinter itu agar mereka masuk neraka; atau
(1c) ikut kegoblogan Semit itu penuh cobaan dan godaan dari dunia;
(1d) Anda terusin sendiri daftarnya.

Lantas, (2) kalau Anda non-Semit yang pinter dan nyata-nyata menyatakan rasa 
jijiknya terhadap semua agama-agama anjing hasil kultur rendahannya si Semit 
itu, maka 'round defence-mechanism'-nya si goblog itu pun bakal bilang:
(2a) kitab sucinya memang sudah bilang bahwa yang bakal masuk surga itu adalah 
yang model-model si pemilis Jenny Sumadi itu, yang kemampuan utamanya 
kelihatannya yach cuman njengking buat lakinya itu; atau
(2b) kitabnya sudah bilang orang pinter itu bakal melawan tuhan semua, karena 
itulah yang pinter itu yach bakal masuk neraka semua.

Tapi, (3) sekarang coba situasi itu dibalik jadi si Semit goblog itu melarat 
sekali, maka "round defence-mechanism'-nya itu yach bakal bilang:
(3a) Tuhan Semit memang gemar sekali memberikan cobaan kepada umatnya, jadi 
yach bersyukurlah kalau kamu yang percaya itu melarat kere dan jadi gembel 
'kayak Ayub' misalnya; atau
(3b) Itu adalah ujian dari si tuhan Semit karena saking goblognya si Tuhan 
Semit itu maka dia nggak tahu imanmu itu kuatnya seberapa, jadi yach terus kamu 
dibikin melarat karena si dia itu memang hobby ngetes orang; atau
(3c) nggak apa-apa melarat di dunia, yang penting khan di surga kamu kaya!

So, tentu Anda calon pembunuh kuman Semit sudah bolak balik melihat mekanisme 
kerjanya 'round defence-mechanism-nya si goblog Semit ini. Nah, Anda tahu tidak 
tujuannya defence-mechanism itu apa?

Yach cuman satu: "untuk mengontrol si korban Semit". Kalau Anda sudah belajar 
tentang mekanisme kerjanya 'ideologi', maka nanti Anda juga bisa melihat hal 
yang sama. So, 'round defence-mechanism' ini yach buat menjamin agar umat Semit 
tidak lari dan bisa terus bertahan di dalam kegoblogan serta kegelapan agama 
Semit itu.

Nah, coba sekarang kita menganalisa si Yesaya Pariaji ini. Maka Anda bisa 
melihat bahwa proses yang terjadi di otaknya itu adalah sebagai berikut:

Si Yesaya Pariaji ini tercekam dan terpana habis melihat eksposisi saya yang 
cerdas atas ketololannya yang sudah jadi korban Semit itu. Otaknya si Yesaya 
inipun lantas bekerja, 'Iya yach, agama Kristenku ini memang goblog banget 
yach!? Mana palsu semua lagi!" Itu adalah suara rasionya, suara akal sehatnya. 
Nah, tapi, berhubung otaknya pun sudah dirusak sama iman Kristen Semitnya itu, 
maka iman Kristennya pun kayak setan membisiki kepalanya si Yesaya, "Jangan 
lupa, si Paulus waktu ngomong Inggris khan sudah bilang '"I will destroy the 
wisdom of the wise; the intelligence of the intelligent I will frustrate."'! 

Dan si Yesaya pun jadi bingung! Kasihan sekali. Dia tahu persis bahwa suara 
saya itu adalah suaranya si 'wise' dan si 'intelligent'; tapi imannya yang 
cuman mengenal 'round defence-mechanism' itu pun menakut-nakuti lagi, bilang: 
"Jangan jadi 'wise' karena kamu bakal dihancurkan sama si dewa Paulus; jangan 
jadi 'intelligent' deh..., karena dewa Paulus yang intelijensinya nggak 
seberapa itu nggak suka disaingi'.

Dari proses inilah lantas isi tulisannya pun jadi seperti di bawah ini! 
Kelihatannya saja dia sedang "berdialog" dengan saya; tapi sesungguhnya, si 
Yesaya ini yach cuman sedang berdialog dengan dirinya sendiri. Kelihatannya 
saja dia "membantah" saya, tapi si goblog ini sebetulnya yach cuman sedang 
kaing-kaing berusaha menyelamatkan imannya!

So, Anda sebagai calon pembunuh kuman-kuman Semit di kepalanya budak-budak 
Semit model si Yesaya ini yach perlu tahu sejelas-jelasnya tentang proses 
psikologisnya ini.

Adalah bodoh sekali kalau saya lantas mendebat omongannya Paulus yang 
dikutipnya itu; atau pun mempertanyakan mitosnya si Nuh. Itu adalah tindakan 
bodoh, karena saya sudah 'miss the point' dan 'hit a wrong target'.

Yang harus disikat itu adalah "metodologi"-nya si Yesaya yang tipikal ini. 
Bukannya malah mendebat kebenaran omongannya si Paulus atau pun kebenaran 
dongengan atas si Nuh. Sumber virus Semit di kepalanya si Yesaya itu sama 
sekali tidak terletak di Paulus atau di Nuh, tapi di sistem serta metodologi 
'round defence mechanism'-nya.

Mudah-mudahan ini bisa jadi referensi buat Anda dalam menghabisi virus-virus 
Semit di sekitar Anda. Entah dia itu Islam atau Kristen, sama saja. Sama-sama 
goblognya dan sama-sama perlu disembuhkannya.


JD


-----Original Message-----
    From: "Yesaya Sudarto"<[EMAIL PROTECTED]>
    Sent: 17.02.05 16.45.48
    To: "[EMAIL PROTECTED]"<[EMAIL PROTECTED]>
    Cc: "[EMAIL PROTECTED]"<[EMAIL PROTECTED]>
    Subject: Re: [apakabar] Asal usul manusia buat si aku modern
    
    
    JD, anda memang benar! 
    
    PERTAMA
    
    Sejak dari dulu nabi-nabi di Alkitab sudah mendapat brand �goblok� sesuai 
istilah anda.  �Penggoblokan� itu sudah lama terjadi, bukan barang baru. 
Istilah �goblok�sudah ada sejak zaman pra-sejarah, lebih dulu dari kejayaan 
bangsa Mesir. Nabi Nuh ditertawakan oleh para ilmuwan zaman itu, karena 
mendirikan bahtera di atas gunung, padahal zaman itu belum pernah hujan. 
Message of the cross orang Kristen dianggap goblok oleh anda.  Itu wajar-wajar 
saja, sesuai filsafat humanisme ataupun hedonisme yang anda anut.
    
    Tapi coba anda baca pendapat Paulus tentang orang seperti anda.
    
    18 For the message of the cross is foolishness to those who are perishing, 
but to us who are being saved it is the power of God. 19 For it is written: 
    
    "I will destroy the wisdom of the wise; the intelligence of the intelligent 
I will frustrate."  
    
    20 Where is the wise man? Where is the scholar? Where is the philosopher of 
this age? Has not God made foolish the wisdom of the world? 21 For since in the 
wisdom of God the world through its wisdom did not know him, God was pleased 
through the foolishness of what was preached to save those who believe. 22 Jews 
demand miraculous signs and Greeks look for wisdom, 23 but we preach Christ 
crucified: a stumbling block to Jews and foolishness to Gentiles, 24 but to 
those whom God has called, both Jews and Greeks, Christ the power of God and 
the wisdom of God. 25 For the foolishness of God is wiser than man's wisdom, 
and the weakness of God is stronger than man's strength. 
    
    26 Brothers, think of what you were when you were called. Not many of you 
were wise by human standards; not many were influential; not many were of noble 
birth. 27 But God chose the foolish things of the world to shame the wise; God 
chose the weak things of the world to shame the strong. 28 He chose the lowly 
things of this world and the despised things-and the things that are not-to 
nullify the things that are, 29 so that no one may boast before him. 30 It is 
because of him that you are in Christ Jesus, who has become for us wisdom from 
God-that is, our righteousness, holiness and redemption.   31 Therefore, as it 
is written: "Let him who boasts boast in the Lord."  
    
     
    
    KEDUA 
    
    Teori big bang dan evolusi harus dibandingkan dengan teori catastrophe.  
Contoh, berapa ratus tahun Anak Krakatau menjadi sebuah gunung?  Kalau mau 
dihitung lapisan tanah yang ada di situ--berdasarkan cara menghitung unsure 
karbon--tentunya anda akan berkesimpulan bahwa Anak Gunung Karatau sudah 
berumur ratusan ribu atau jutaan tahun.  
    
    Kesimpulan saya, jangan dulu berhenti dengan semua kebenaran yang relatif 
dari semua teori-teori yang ada.
    
    Salam hormat,
    Yesaya



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke