Tulisan Count-the-Numbers ini belum juga sampai ke box saya.
Banyak posting yang tidak pernah sampai ke box saya atau
sampainya bisa setelah beberapa minggu - malah beberapa bulan -
kemudian.
Atau tidak sampai sama sekali.
Jadi tulisan Count-the-Numbers saya fwd dari website mailng
list apakabar ke salah satu account saya supaya bisa saya balas.
Count-the-Numbers ini betul-betul adalah orang Islam tipikal
yang rajin cuap-cuap asal berbunyi...
Bak murai kesiangan.
Saya ulas beberapa komentarnya yang ngaco.
> --- In [EMAIL PROTECTED], Count-the-Numbers <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
>
>
> Jujur saja, saya juga masih punya pertanyaan seperti itu. Mana
> jawaban dari muslim scholar (pada waktu orientalis itu heboh nulis
> menurt tafsiran mereka). Tapi juga saya bertanya pada orientalis
> itu, sebelum mereka sampai pada taraf nulis dan ambil kesimpulan,
> sudahkah mereka berjibaku belajar soal sejarah mushaf dari sumber
> orisinalnya (scholar muslim)? Apa mereka sudah cross check apa yg
> mereka temukan?
>
Orang Islam tipikal seperti Count-the-Numbers bukan hanya bodoh
seperti dikatakan oleh Poltak Hotradero tapi juga duh dangkal
nian pengetahuannnya dan ya ampun pongahnya...
Ambil contoh kalimat ini:
"saya bertanya pada orientalis itu, sebelum mereka sampai pada
taraf nulis dan ambil kesimpulan, sudahkah mereka berjibaku
belajar soal sejarah mushaf dari sumber orisinalnya (scholar
muslim)? Apa mereka sudah cross check apa yg mereka temukan? "
Ini kan pertanyaan orang bodoh yang pongah, pertanyaan orang
bermental katak yang menyangka dirinya lembu betina bunting?
Orientalis mana yang tidak membaca sejarah Mushaf dari sumber
orisinalnya (scholar muslim) sebelum mereka nulis kesimpulannya?
Orientalis mana?
Mereka itu rata-rata adalah guru besar sekolah tinggi atau
peneliti di lembaga ilmiah di Eropa, tempat orang menganalisa
al-Mushaf dan hadits serta tulisan-tulisan tentang dunia
Islam...
Dan perpustakaan diberbagai negeri Eropa itu suka lebih lengkap
dari perpustakaan di negeri Islam sendiri.
Dibalik itu beberapa lembaga penelitian Eropa itu suka ada
cabangnya di negeri Arab, seperti di Mesir, jadi mereka tahu
betul apa yang diterbitkan dan dibicarakan di negeri itu.
Membaca al-Mushaf dan hadits itu bukan 'jibaku' buat mereka,
tapi bahagian dari pendidikan dan kerja mereka.
> Kalau sekarang sudah gampang mencari sumber dari berbagai bahasa,
> tapi pada zaman gencar2nya orientalis nulis soal Islam, lah sumber2
> mereka juga dikutip dari penulis2 terdahulu yang memang dari sononya
> bias dan bukan atas dasar kejujuran. Misal pendeta Kristen nulis
> riwayat hidup Muhammad SAW dengan 1001 macam tudingan palsu,
> lalu tulisan semacam ini menjadi sumber tulisan2 orientalis itu
> belangan
> (meski yah tetap ada yg tidak melakukan demikian). Jelas isi tulisan
> mereka yg beginian tidak lagi atas dasar prinsif objektiv dan
> kebenaran.
>
Orang ini tidak menjelaskan siapa yang dimaksudnya dengan
"pendeta Kristen nulis riwayat hidup Muhammad SAW".
> Imho, waktu itu saya kira mengapa muslim scholar tidak meres-
> pon para orientalis itu dikarenakan barangkali adanya hambatan
> kultural
> seperti penguasaan bahasa, letak demografi dan teknis komunikasi.
Main tebak manggis!
> Di "dalam" sendiri, misal dalam bahasa Arab tidak terhitung tulisan2
> yang menolak argumen2 barat tentang kesalahan tafsiran mereka atas
> Islam. Jadi sebtulnya adakalanya jawaban sudah ada, cuman karena
> beredar di kalangan sendiri maka tidak sampai ke tangan lawan.
>
Di Paris setiap orang bisa membeli buku yang diterbitkan di Timur
Tengah dan berbagai negeri Islam lain di toko buku Avicenne
(dekat Jussieu) atau Averoes (Boulevard Saint Germain) atau di
Institut du Monde Arab (yang megah itu).
Dan di kota kecil Caen (Normandie) saja ada toko buku Arab...
Saya beli buku karangan Maududi dan Sayed Qutb juga disana...
Di London juga ada toko buku yang menjual buku yang terbit di
Timur Tengah (seingat saya tidak jauh dari Trafalgar Square..)
dan saya pernah mampir kesana.
Agar anda maklumi: dunia universitas dan penelitian ilmiah di
Eropa itu terbuka dan kerjanya sungguh serius.
> Soal penemuan Quran versi lain di Yemen itu, adalah mengherankan
> kalau para pakar German itu tidak berhasil secara utuh bisa menklasi-
> fikasikan "apa-apa" yang berbeda dengan Quran yg beredar di tengah
> kaum muslim. Apakah Quran temuan itu lebih banyak atau sedikitkah
> jumlah ayatnya? Siapakah penulisnya? Quran itu memang Qurankah
> atau jenis lain dari buku yang mirip Quran? Harus diingat bahwa sejak
> jaman Rasulullah wafat ada banyak usaha2 pemalsuan Quran dan negeri
> Yaman termasuk negeri yang "menyumbang" kaum pembusukan Quran
> ketika itu. Mengapa kita tidak sampai pada sikap kritis, sebagaimana
> kita mungkin menduga Quran itu asli tapi "lain", maka bisa saja Quran
> "lain" itu adalah Quran palsu yang dilakukan oleh musuh2 Islam waktu
> itu
> yg secara disengaja atau tidak disembunyikan? Jangan pula lupa karena
> Quran itu sendiri menantang manusia untuk menciptakan kitab yang
> sehabt Quran, ada beberapa ahli puisi waktu itu mencobanya dan mereka
> gagal semua. Siapa tahu dari sekian org itu menyimpan copy Quran
> tandingan
> tersebut hingga dimakan usia ratusan thn?
>
Asal cuap-cuap bukan?
Apa susahnya sih buat mencari di internet tulisan tentang
penemuan arkeologis di Yemen ini?
Saya sendiri sudah entah berapa kali ngomong di berbagai mailing
list ini tentang penemuan arkeologis di Yemen itu serta tentng
tulisan Gerd-R�diger Puin atau Hans-Caspar Graf von Bothmer
> Pertanyaan2 di atas mestinya wajar ada pada siapa saja kalau memang
> tujuannya berdiri di tengah-tengah.
>
Anda berdiri diatas ketololan, kedangkalan pengetahuan dan
keponghan..
Makanya anda bisanya juga cuma cuap-cuap kayak murai
kesiangan....
> C_t_N
>
>
> ----- Original Message -----
> From: paulerantausr
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Saturday, February 19, 2005 5:03 AM
> Subject: [apakabar] Re: Menurut Paul Casanova Muhammad itu dulunya
> penganaut salah satu sekte Nasrani & al-Mushaf
>
>
>
>
> Opa Paul melalui fax minta disampaikan hal-hal berikut ini.
>
> 1. Berbagai tulisan 'orientalists' sejak abad ke 19 yg menanyakan
> ttg
> berbagai aspek dari al-mushaf TIDAK pernah ditanggapi oleh Muslim
> scholars. Ini sangat disayangkan karena claims dari para
> orientalists
> tsb. tidak pernah disangkal dengan rinci dan scientific.
> Akibatnya 'pelecehan' mereka terus saja bergulir.
>
> 2. Penemuan Al Qur'an versi LAIN di Yemen oleh para archeologists
> asal Germany, juga tidak ditanggapi oleh Muslim scholars. Celakanya
> pemerintah dan Muslim scholars di Yemen malah memerintahkan agar
> Yemeni Al Qur'an itu dikubur kembali tanpa dipelajari. Hal ini
> membuat orang bertanya-tanya mengapa demikian?
>
> 3. Banyak kalangan Muslim justru menyebar-luaskan buku-buku dan
> theories yg benar-benar tidak bisa dipertanggung-jawabkan.
> Misalnya: 'Injil Barnabas' (i.e FRAUD from the Middle ages). bukunya
> Dr. Maurice Bucaile 'The Qur'an, the Bible and the Science'(yg
> jelas-
> jelas merupakan collection of Islamic SPINS ttg. scientific pre-
> knowledge dlm Al Qur'an) dan kumpulan dakwahnya almarhum Mr. Ahmed
> Deedat (yg sering melanggar ajaran Al Qur'an tapi membenarkan teori
> A. Deedat!), dsb.
>
> 4. Hasil research linguist German Christoph Luxenber ttg. kata-kata
> asing dalam Al Qur'an menunjukkan bhw banyak kata dan konsep asing
> terdapat dlm ke Al Qur'an. Mnrt dia cara masuknya ialah melalui
> pengaruh Syriac Christian liturgy. Pengaruh liturgi Kristen Syriac
> ini juga, mnrt Luxenberg, memperkenalkan sistem TULISAN Arab. Sekali
> lagi mnrt Luxenber kata 'QUR'AN' sendiri berasal dari Bahasa
> Aramaic-
> Syriac 'QERYAN'. Kata ini dlm bahasa asalnya berarti LECTIONARY atau
> daftar readings / lessons yaitu kumpulan ayat-ayat Old Testament dan
> New Testament yg dibacakan di setiap kebaktian hari Minggu di gereja
> Syriac. SAYANG SEKALI meskipun hasil research Luxenberg ini sudah
> diterbitkan beberapa tahun lalu, sampai hari ini sama sekali belum
> ada komentar, sanggahan dari pihak Islamic scholars!!!!
>
> Nah, semoga keterangan di atas bisa bermanfaat.
>
> Gabriela
> ========
>
> --- In [EMAIL PROTECTED], Count-the-Numbers <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > Nggak heranlah kalo ada yg nulis gituan!
> > Udah ribuan orientalis lain yg nulis sejenis. Nggak tahu kita
> > apa motivasi mereka nulis2 gitu. Paling2 yg bisa jelas ditangkep
> > dari tulisan mereka cuman dugaan dan tuduhan. Mereka
> > 'kan juga cuman bertanya-tanya, kok begini dan kok begitu.
> > Kalau di tulisan orientalis itu ada kesimpulan mushaf itu cuman
> > mitos, he..hehe...mana bukti mereka?
> >
> > Catatan arkeologis?
> > Arekologis tahi kucing! Apa orientalis itu bisa buktikan
> > tuduhan mereka dari galian arkeologis?
> >
> > 1500 th itu tidak terlalu lama. Dan kota Makkah itu belum
> > lagi tertimbun tanah, pake akal dong! Nggak perlu bukti
> > dari galian tanah untuk cari-2 keaslian mushaf Quran yg sekarang
> > itu. Setiaf hafiz quran setipa zaman selalu ada, hafalan di
> > kepala
> > imanusia yg dipelihara Allah akan selalu mewarisi keaslian Quran.
> >
> > Count_the_Numbers
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: Jusfiq Hadjar
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Sent: Friday, February 18, 2005 1:40 AM
> > Subject: [apakabar] Menurut Paul Casanova Muhammad itu dulunya
> > penganaut salah satu sekte Nasrani & al-Mushaf
> >
> >
> >
> >
> > Saya baru membaca kembali buku "Introduction au Coran"
> > karangan
> > R�gis Blach�re yang terbit untuk pertama kali tahun 1949.
> >
> > Selama ini saya memusatkan perhatian saya akan pertentangan
> > yang
> > ada di hadits dan sirah tentang al-Mushaf yang dibeberkan
> > oleh
> > orientalis terkenal Perancis itu jadi pendapat orang lain
> > yang
> > dikomentarinya tidak saya perhatikan betul.
> >
> > Kali ini, karena isi hadits yang saling bertentangan itu
> > sudah mulai jelas buat saya, maka saya perhatikan pula
> > pendapat
> > orang lain tentang al-Mushaf yang dikomentarinya.
> >
> > He..he.
> >
> > Kaget juga saya membaca pendapat Paul Casanova, yang
> > dikutipnya:
> > ternyata bukan hanya L�ling dan Luxenberg (yang tentu saja
> > tidak
> > dikenal R�gis Blach�re yang menulis bukunya tahun 1949 itu)
> > yang
> > mempertanyakan otentisitas al-Mushaf .
> >
> > Paul Casanova telah menulis bukunya "Mohammet et la fin du
> > monde" yang terbit tahun 1921 bahwa disatu pihak kodifikasi
> > al-Mushaf oleh Usman itu hanyalah mithos (dan ini sejalna
> > dengan
> > pendapat Puin yang mengatakan bahwa tidak ada bukti
> > arkeologis
> > adanya Mushaf usmani itu) dibikin oleh kalif Abdul Malik
> > dan
> > dilain pihak Muhammad itu dulunya adalah..penganut salah
> > satu
> > sekte Nasrani...
> >
> > Quoi?
> >
> > Wass?
> >
> > Muhammad, kata Casanova menyangka dunia akan segera kiamat
> > dan
> > dialah Mesiah yang dijanjikan Bible dngan nama Paraclet
> > yang
> > dalam bahasa Arab = Ahmad yang adalah kata lain untuk
> > Muhammad...
> >
> > He..he asyik...
> >
> > Blach�re sendiri tidak mendukung pendapat Paul Casanova
> > ini,
> > tapi dengan munculnya kesimpulan L�ling dan Luxenberg yang
> > dua-duanya bilang bahwa ada al-Mushaf asli (Ur-Koran
> > menurut
> > L�ling) yang berasal dari Bible maka pendapat Casanova ini,
> > seperti juga pendapat Minggana sebelumnya tidaklah
> > sendirian....
> >
> > Tulisan Casanova yang sudah susah ditemukan itu akan
> > diterjemahkan oleh Ibn Warraq kedalam bahasa Inggeris.
> >
> > Asyik...
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > -----------------------------------------------------------------
> > -------------
> > Yahoo! Groups Links
> >
> > a.. To visit your group on the web, go to:
> > http://groups.yahoo.com/group/apakabar/
> >
> > b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> > c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms
> > of Service.
>
>
>
>
>
>
>
>
> ----------------------------------------------------------------------
> -----
> ---
> Yahoo! Groups Links
>
> a.. To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/apakabar/
>
> b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> Service.
> --- End forwarded message ---
>
>
>
>
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/