Tuan Sudarmadji Yang Mulia
Anda ini cetek amat sih, darimana dapat SThnya, saya yakin sth anda bukan 
sarjana theologi.
Pernah ke Negeri-negeri di Tim-Teng ??? (Mesir, Libanon, Irak dll)
Anda kenal dengan Tharek Aziz ? (mantan PM Irak masa Sadam)
Dia itu Katholik tulen, dan. . . . . . anda tahu Injil yang dia baca berbahasa 
apa ??......ARAB !!
Jadi Kaligrafi bukan tulisan Islam, tapi tulisan ARAB, dan anda sama sekali 
tidak punya hak untuk melarang orang Arab (Kristen/Katholik) menggunakan 
bahasanya sendiri.
Quo Vadis ente yang mulia
 


"SUDARMADJI SAID, STh" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Metode Pemurtadan Mutakhir : Penyusupan Kitab Kristen di Rumah Islam Oleh : 
Fakta 22 Feb, 05 - 12:40 pm


Teologi Musang Berbulu Ayam - tetap berlangsung dan akan terus berlangsung, 
Busana Muslim, Kaligrafi kristiani, buku Bibel berwajah Islam dan pendidikan 
Kristen berkedok Sufi itu hanyalah sekelumit sampel untuk membuktikan bahwa 
Gerakan Kristenisasi berkedok Islam itu benar-benar realita dan bukan isu. 
Berbagai cara dan tipu daya ditempuh oleh musuh-musuh Islam agar umat Islam tak 
memiliki komitmen yang tinggi terhadap agama, kitab suci dan Tuhannya. 

Cara kasar melalui penjajahan yang memboncengi misi 3M: Military (militer), 
Merchanary (perdagangan) and Missionary (Penginjilan), sudah tidak asing lagi 
di telinga kita. Karena bangsa kita adalah saksi sejarah objek misi 3M yang 
dilakukan oleh penjajah Belanda dan negara Eropa lainnya.

Jalur liberalisasi agama yang membiayai para tokoh untuk dicuci otaknya (brain 
wash) untuk menyebarkan faham liberal pun bukan rahasia umum lagi di tanah air. 
Mereka diper&shy;alat untuk me&shy;murtad&shy;&shy;kan umat Islam murtad 
perlahan-lahan, sehingga merasa Islam tapi idealismenya non Islam; menentang 
syariat Islam; menafsir&shy;kan kitab suci menurut metodologi kafir sehingga 
bisa meng&shy;halal&shy;kan apa yang diharamkan oleh Allah dan mengharamkan apa 
yang dihalalkan oleh Allah. 

Sekarang, ada jalur lain yang sedang gencar dilakukan untuk menyusupkan kitab 
Kristiani ke dalam otak kaum Muslimin. Jika kita tidak waspada, maka tanpa 
sadar, kitab Kristiani akan masuk ke dalam rumah kita dan meracuni keluarga 
kita. 

Kaligrafi Kristiani Dijual Bebas 
Bisa dipastikan, hampir tak seorang pun umat Islam yang tidak menyukai 
kaligrafi Islam yang memuat ayat-ayat tertentu dari Al-Qur�an. Misalnya, 
kaligrafi khat Arab bacaan Allah, Allahu Akbar, Muhammad, Basmalah, ayat Kursi, 
surat Al-Fatihah, dll. Ini adalah hal yang baik dan perlu dilestarikan. Sebab 
memajang ayat-ayat dengan tulisan indah di rumah adalah salah satu ekspresi 
kecintaan kepada Al-Qur�an. 

Tetapi, untuk kaligrafi model satu ini �dan kaligrafi lainnya yang sejenis� 
kaum Muslimin jangan tertipu oleh musang berbulu ayam. Sebab kaligrafi ini pun 
indah dan dijual bebas di berbagai toko buku. Kaligrafi melingkar ukuran 
setengah meter persegi ini bagian tengahnya bertuliskan �abana� yang berarti 
�bapa kami�. Dalam teologi Kristen, kata ini berarti Allah (Allah Bapak). Bila 
dibaca dengan teliti, maka bacaan yang lengkap adalah �abana alladzi 
fis-samawati....dst�. 

Tanyakanlah kepada ustadz yang hafal Al-Qur�an, ayat tersebut ada di surat apa 
dan ayat berapa? Pasti ustadz tersebut akan geleng-geleng kepala seraya 
menjawab bahwa itu bukan ayat Al-Qur�an. Jawaban ini tepat sekali, karena 
kaligrafi ini bukan Al-Qur�an, tapi ayat Bibel, tepatnya Injil Matius pasal 6 
ayat 9-13 yang terjemah Indonesianya demikian: 

�Karena itu berdoalah demikian: Bapak kami yang di sorga, dikuduskanlah 
nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami 
akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada 
kami; dan jangan&shy;lah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah 
kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan 
kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.� 

Entah sudah berapa banyak kaum Muslimin yang menghiasi rumah&shy;nya dengan 
ayat Bibel berupa kaligrafi kristiani tersebut, mengingat kaligrafi itu dijual 
di seluruh Indonesia. Padahal sebutan �Bapak Kami� kepada Allah adalah 
kesalahan besar yang bertentangan dengan Al-Qur`an surat Al-Ikhlash 1-4. 

Penyusupan Bibel Berwajah Islam 
Di berbagai toko buku baik Islam maupun umum, buku Mutiara Hikmah Nabi Sulaiman 
ini dipajang di rak kisah para nabi Allah, sederet dengan Shirah Nabi Muhammad, 
Qishshul Anbiya, dan lain-lain. 

Isinya pun tak ada yang istimewa, hanya berupa puisi-puisi tentang kehidupan, 
dunia, keadilan, kebenaran dan cinta. Tetapi, bila tidak teliti, maka buku ini 
akan diyakini oleh pembaca sebagai hikmat peninggalan Nabi Sulaiman. Padahal, 
sama sekali bukan!! 

Kita bisa mengatakan buku ini sebagai Bibel berkedok Islam, karena petunjuk 
sinopsis di halaman sampul belakang (back cover). Di situ ditulis sebagai 
berikut: 

�Nabi Sulaiman bersajak mengenai banyak hal, dari pepohonan sampai hewan. Ia 
menggubah tiga ribu pepatah dan seribu lima nyanyian. Sebagian dari pepatahnya 
dimuat dalam buku Mutiara Hikmah Nabi Sulaiman dan balam buku Alkhatib, 
sedangkan sebagian dari nyanyiannya dimuat dalam buku Syirul Asyar. Sebagai 
tulisan yang diilhamkan Allah, Hikmah Nabi Sulaiman terhisab ke dalam jenis 
tulisan puisi yang segolongan dengan kitab Zabur. Tulisan ini telah 
diterjemahkan ke dalam ratusan bahasa: bahasa Inggris, Perancis, Cina, Arab, 
Rusia, Spanyol dan masih banyak lagi. Mutiara Hikmah Nabi Sulaiman pertama kali 
diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu (cikal-bakal bahasa Indonesia pada tahun 
1733 di Jakarta. Terbitan yang ada di tangan Anda sekarang merupakan 
pemutakhiran dari terjemahan tahun 1912 oleh WG Shellebear, yang ditulis dengan 
huruf Jawi-Arab dan dicetak serta diterbitkan di Singapura.� 

Dari kutipan di atas, ada dua pentunjuk kuat bahwa buku ini adalah Bibel 
bergaya Islam. Pertama, Istilah Alkhatib dan Syirul Asyar adalah nama kitab 
Perjanjian Lama (Old Testament) dalam Alkitab (Bibel), Kitab Suci Kristen. 
Kedua istilah Alkitab masa 1960 ke bawah ini, sekarang sudah tidak dipakai 
lagi, diganti dengan kata yang lebih populer, yaitu �Kitab Peng&shy;khotbah� 
dan �Kitab Kidung Agung.� 

Kedua, nama Shellebear yang disebut-sebut sebagai pener&shy;jemah pertama buku 
ini ke dalam bahasa Melayu. Nama lengkap&shy;nya adalah William 
Giddle&shy;stone Shella&shy;bear, seorang perwira tentara Inggris yang juga 
seorang missio&shy;naris kelahiran tahun 1863. Tahun 1866 ia ditugaskan ke 
Singapura sebagai komandan pasukan Melayu yang menjaga pelabuhan di sana. Tahun 
1890 ia pensiun dari tugasnya dan mulai bekerja sebagai missionaris Metodist. 
Tekadnya untuk menyebarkan Bibel ke dalam bahasa Melayu begitu tinggi. Maka 
dengan bantuan beberapa anggota Gereja Metodist, Shellabear mulai menerjemahkan 
beberapa bagian Bibel ke dalam bahasa Melayu. Maka dia merintis penerbitan 
Kristen yang diberi nama Penerbit Metodis (sekarang disebut Penerbit Malaya). 
Shellabear tidak sendiri menerbitkan Bibel ke dalam bahasa Melayu. Ia 
bekerjasama dengan Uskup Hose dari Gereja Anglican dan WH Gomes dari The 
Society for the Propagation of the Gospel. 

Jelaslah, bahwa buku Mutiara Hikmah Nabi Sulaiman yang bergaya Islam itu 
sebenarnya bukan bacaan Islam, melainkan terjemah Bibel bergaya Islam. Umat 
Islam harus tahu itu, jangan tertipu oleh kulit. 

Pendidikan Kristen Berkedok Tasawuf 
Siapapun orangnya, ketika menjadi seorang ayah atau ibu, pasti mendambakan agar 
anak-anaknya kelak menjadi anak-anak yang shalih-shalihah. Satu-satunya langkah 
yang ditempuh adalah pendidikan anak secara Islami yang efektif dan tepat. 
Untuk mendukung ini, maka buku adalah andalan utamanya. Buku adalah guru yang 
tak pernah marah. 

Tapi, bila sudah di toko buku, Anda jangan tertipu oleh buku-buku liberal dan 
buku sesat yang terkontami&shy;nasi faham Kristen. Contohnya adalah buku 
�Metode Mendidik Anak Secara Sufi dari Kandungan Hingga Remaja� tulisan Inayat 
Khan, tokoh Sufi asal India. 

Dengan judul yang menarik dan gaya bahasa yang menggelitik, buku ini memang 
enak dibaca. Tapi jangan tertipu, sebab banyak racun akidah di dalamnya. Dalam 
buku bertajuk Pendidikan Sufi itu setebal 166 halaman itu, Inayat Khan 
mengajarkan pendidikan anak dari kandungan hingga remaja dengan berbagai tahap. 
Setiap tahapnya disesuaikan dengan ayat-ayat dalam kitab Kejadian (Bibel) 
tentang peristiwa kejatuhan Adam dari Taman Eden. 

Racun yang paling berbahaya adalah ketika Inayat Khan memberikan resep 
pendidikan anak tentang pengenalan kepada Tuhan. Menurutnya, pendidikan 
ketuhanan yang terbaik bagi anak adalah Konsep Trinitas Kristiani, bahwa Tuhan 
itu dikenal dengan tiga oknum Tuhan Bapak (Allah), Tuhan Anak (Yesus) dan Tuhan 
Roh Kudus: 

�Ajaran Kristen adalah memberi umat manusia gambaran ideal tentang Tuhan, Tuhan 
sebagai Bapa di Surga. Dan apa alasannya? Alasannya adalah bahwa hal itu 
memungkinkan. Bahkan anak kecil pun dapat memahami gagasan tentang: Bapa, Bapa 
di Surga, Bapa yang sebenarnya� (halaman 51). 

Pendidikan Kristen ber&shy;kedok Sufi dalam buku tulisan Inayat Khan ini 
semakin terbukti dengan pengakuannya pada halaman 77, bahwa pendidikan anak 
yang diterapkannya adalah konsep Bibel: 

�Di masa kecillah jiwa bersifat responsive, dan jika keidealan-Tuhan (God 
Ideal) ditanamkan kepada anak, pada saat itulah maka orang tua atau wali telah 
melakukan apa yang dikatakan Yesus, �Pertama sekali carilah olehmu kerajaan 
Tuhan... dan segala sesuatu ini akan ditambahkan kepadamu.� Kita memberi anak 
langkah awal di jalan Tuhan; dan itu pelajaran pertama yang harus diberikan di 
masa kecil.� 

Dari kutipan Injil Matius 6:33 ter&shy;sebut, tidak bisa dipungkiri bahwa buku 
Sufi ajaran Inayat Khan itu adalah Pendidikan Kristen berkedok Sufi. 

Teologi Musang Berbulu Ayam 
Kaligrafi kristiani, buku Bibel berwajah Islam dan pendidikan Kristen berkedok 
Sufi itu hanyalah sekelumit sampel untuk membuktikan bahwa Gerakan Kristenisasi 
berkedok Islam itu benar-benar realita, bukan isu. Mereka melakukan misi itu 
sesuai dengan teologi Paulus dalam Bibel: 

�Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku 
memenangkan orang-orang Yahudi. 

Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang 
yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah 
hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum 
Taurat. Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi 
seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup 
di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat 
memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat. 

Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku 
dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi 
segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari 
antara mereka� (I Korintus 9: 20-22). 

Dalam aplikasinya, untuk menginjili orang Yahudi, harus berpura-pura seperti 
Yahudi, kepada Ahli Taurat harus menyamar seperti Ahli Taurat. Lantas, dalam 
praktik&shy;nya, kepada umat Islam harus berkedok Islam. Maka umat Islam harus 
menyadari ancaman dan bahaya misi itu! MAG 

(Dicuplik dari Majalah Tabligh Edisi Desember 2004)

Lihat di : http://swaramuslim.net/ISLAMKRISTEN/more.php?id=1242_0_7_0_M

Buku Shirotol Mustaqim yg bamyak beredar di SUMBAR


Pemurtadan Berkedok Islam - klik untuk melihat photo - - - - - - 
http://swaramuslim.net/ISLAMKRISTEN/more.php?id=1893_0_7_0_M



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Peluang Bisnis Terkini: http://shop.eramuslim.net
Pilih salah satu bisnis dan jadilah Pengusaha!


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
ISLAM ADALAH RAHMATAN LIL'AALAMIIN
HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Email keluar: [EMAIL PROTECTED]

Arsip Pilihan:
http://www.eramuslim.net

Wassalamu'alaikum wr. wb.
Eramuslim - Moderator



Yahoo! Groups Sponsor 
Get unlimited calls to

U.S./Canada


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/eramuslim/

To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]

Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 




---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - You care about security. So do we.

[Non-text portions of this message have been removed]




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links








                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Mail - Find what you need with new enhanced search. Learn more.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke