oh gitu ya cara elu belajar matematik. coba kita itung juga bareng2. pada ww2 300 ribu nyawa orang jepang melayang dibom atom oleh amerika. thn 60an sekian ratus ribu orang vietnam juga mampus dibunuhin tentara amerika. lantas baru2 ini 100 ribu orang irak juga mati dibantai amerika. berapa orang presiden amerika yg masuk bui? kagak ada.
jadi, menurut rumus matematika elu itu, harga tiap nyawa orang jepang, vietnam, dan irak adalah setara dengan NOL hari bagi orang amerika. harga diskon? borongan? bukan. tapi gratisan bo! bagi orang amerika, nyawa orang lain itu gratis. kesimpulan, orang mana yg paling jahat di muka bumi ini? --- In [email protected], Harry Adinegara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pernah baca bukunya Jane Yolen yang bertitel "The Devil's Arithmetic"? > > Disini dibentangkan harganya selembar jiwa seorang Jahudi yang mati dalam konsentrasi kamp seperti Bergen-Belsen, Buchenwald,Dachau,Auschwitz dll, penjagalan manusia, penjagalan masal dalam peristiwa yang lebih terkenal dengan nama holocaust > Perang Dunia II. > > Walaupun tidak setara jumlah korban yang jatuh dengan apa yang jatuh sebagai korban pemboman Bali oleh teroris Bashir, tapi inti > pokok, essensinya sama : yalah pembunuhan masal. > > Bashir di vonnis 2,5 tahun, artinya dia masuk bui ...365 X 2.5=912.5 hari > Sekarang yang jatuh sebagai korban penjagalan bom Bali ada 202 korban. Berapa sekarang harganya selembar jiwa kalau dihitung mempergunakan vonnis yang telah dijatuhkan? ...................... > 912.5 :202=4.51...Jadi konklusinya nilai value selembar jiwa di Indonesia itu cuman dapat value sebesar(atau sekecil lebih tepatnya) > 4.5 hari kurungan. Alhamdullilah betapa murah harga selembar jiwa di Indonesia. Apakah ini waktu harga sale, harga borongan.? > > Bashir belum naik banding lho. Bisa2 juga dia di vonnis..... bebas ..nantinya. Apa artinya kalau bebas? Kita masuk ke Devil's Arithmetic....artinya:" tambah banyak dan tambah kejam kamu bunuh alleged musuh kamu, tambah ringan hukumannya atau tidak dihukum sama sekali" > > Disinilah kita sudah mengetahui kalau perkara hukum jangan sampai sampeyan kena perkara di Indonesia. Sedih benar para korban yang ditinggalkan dengan menanggung luka2 bakar yang sampai sekarang masih dalam perawatan. Bukannya mau balas dendam ,tapi bila pelanggar hukum tidak terhukum secara adil maka negara akan jadi deldel duwel untuk selamanya. Apakah kita diamkan saja keadaan amburadul hukum ini? "It's our choice, the nation's destiny is in our hands" > > Harry Adinegara ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
