GALAMEDIA
12/03/2005
PT di Indonesia Masih Belum Perhatikan Masalah Penelitian
CIBIRU, (GM).-
Penelitian di perguruan tinggi (PT) kurang mendapat perhatian. PT di
Indonesia, termasuk Jawa Barat baru berada pada kategori teaching university,
hanya sebatas dosen mengajarkan ilmu kepada mahasiswa. Belum bergerak ke arah
research university yang bertugas untuk meneliti dalam rangka mengembangkan
ilmu.
Hal tersebut disebabkan penelitian di PT masih terbentur masalah dana.
Selama ini, dana untuk melakukan penelitian masih rendah, baik di PT maupun
dana anggaran dari pemerintah. Padahal dengan penelitian banyak manfaat yang
didapat, terutama untuk pengembangan ilmu.
Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Gunung Djati Bandung,
Prof. Dr. H. Nanat Fatah Natsir, M.Si. mengatakan hal tersebut saat ditemui
"GM" usai melakukan stadium general "Menuju Research University" di Kampus
IAIN, Rabu (16/6).
"Karena itu, wajar bila saat ini ilmu-ilmu keislaman yang diajarkan di
IAIN merupakan hasil karya para ulama tujuh abad silam. Yang jarang dikritisi
dan diteliti sebagai layaknya suatu karya ilmiah yang bisa berubah dan
berkembang sesuai hasil penemuan baru para peneliti," kata Nanat.
Jika suatu PT ingin memiliki keunggulan akademik, Nanat melanjutkan,
perlu dilakukan perubahan paradigma dalam proses belajar mengajar dari teaching
university ke research university. Karena itu, dalam proses akademik, porsi
penelitian yang lebih besar dibandingkan porsi pendidikan dan pengabdian
masyarakat merupakan sebuah keharusan.
"Tridarma PT yang terdiri dari pendidikan, pengabdian masyarakat, dan
penelitian harus dikolaborasikan secara seimbang untuk menciptakan sumber daya
manusia yang unggul," tambahnya.
Tentang research univeristy, lebih lanjut Nanat mengatakan, PT harus
lebih memprioritaskan research. Selain itu, mulai dari rekrutmen dosen dan
karyawan, sarana dan prasarana, juga rekrutmen mahasiswa harus berorientasi
pada pengembangan research university.
"Pada research university ukuran keberhasilan PT tidak hanya diukur dari
jumlah dosen, guru besar, mahasiswa, dan luasnya bangunan gedung. Tetapi lebih
dilihat dari jumlah peneliti yang telah dihasilkan," katanya.
Dijelaskan, meski ada PT di Jawa Barat yang sedang mengembangkan research
university, tapi belum ada yang mencapai 100%.
Sementara itu, Direktur I Pascasarjana IAIN SDG Bandung, Dr. Afif
Muhammad menambahkan, untuk mengubah teaching university menjadi research
university, terlebih dulu budayanya harus diubah, yakni aktivitas dan sikap
mental semua stake holder dalam PT tersebut.
"Selama ini, kultur sebuah PT atau universitas masih jauh dari mengarah
ke research university. Seperti dosen, selama ini ilmu yang diberikan ke
mahasiswa hanya terpaku pada teks," ujarnya. (B.96)**
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/