On 26 Mar 2005, at 2:54, dipo wrote:

> 
> From: "Jusfiq Hadjar" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> :     Diskusi tentang agama Islam tidak akan bisa berhenti selama
> :     pemahaman ajaran Islam itu belum menerima sekularisme, selama
> :     ajaran  Islam itu belum menolak penggunaan kekerasan dan sebelum
> :     ajaran Islam itu bersedia menghargai kebebasan berpendapat dan
> :     kebebasan menyatakan pendapat...
> :
> :     Dan adalah salah untuk menghalangi diskusi tentang agama Islam
> :     selama penganut agama lain - atau siapa saja - masih terancam
> :     keselamatan dan kebebasannnya oleh orang Islam.
> :
> :     Islam - dan inilah yang kudu kita sadari - hingga sekarang ini
> :     masih tetap merupakan  ancaman terhadap kebebasan manusia di
> :     Indoneisa.
> 
> Apa yang musti diperbuat untuk itu?
> Cukup dengan bilang "Islam itu ancaman"?
> Perlu bukti yang kuat untuk bilang suatu komunitas adalah 'A', 'B',
> atau 'C', seperti kita menyebut "bedebah" buat bangsa-bangsa kolonial
> dengan bukti-bukti sepanjang ratusan tahun.
> 


    Saya kira tahun 2005 ini sudah tidak terlalu susah untuk
    mengatakan bahwa Islam itu - disamping militerisme - adalah
    ancaman terhadap kebebasan di Indonesia.. 

    Bomb Bali, Marriot, Kuningan... 

    Dan sebelum itu ratusan gereja yang di bomb... 


> Tapi nggak pentinglah itu kalau memang penginnya tentrem.
> Stop gelisah berpanjang-panjang. Sudahi melihat ini atau itu adalah
> ancaman. Mulai sajalah dengan melihat bahwa segala hal bisa jadi
> ancaman. Kawat rem sepeda misalkan, diproduksi untuk keselamatan.
> Tetapi di tangan maniak, bisa berubah jadi senjata yang mematikan.
> Begitu juga sikat gigi, apalagi air jus yang diminum di pesawat.
> Dengan melihat seperti itu, nggak perlu lagi kita phobi sama kawat
> rem, air jus, apalagi sikat gigi. Tinggal cari akal gimana caranya
> supaya kawat rem, air jus, dan sikat gigi bukan jadi ancaman,
> melainkan bisa berguna sepanjang pakansi..
> 
> Lagipula, apa iya cuma di Indonesia kebebasan manusia terancam?
>


    Nggak, bukan hanya di Indonesia, bomb juga diledakkan orang Islam
    di  Madrid dan sebelum itu di New York dan sebelum itu juga di
    Paris (tahun sembilan puluhan abad yang lalu..) 

    Di negeri Belanda van Gogh juga dibunuh orang Islam... 

    Seperti kata kepala televisi Arabiya: (saya kutip dariingatan)
    tidak semua teroris itu sekarang ini Islam, tapi kebanyakan
    memang Islam... 

    (Betul bahwa Bush, Blair, Howar dan Adnar  juga adalah penjahat
    perang dan ancaman terhadap kebebasan, tapi ajaran Islam juga..)
    

 
> : >
> :     Adalah kewajiban moril tiap orang Indonesia untuk mendorong
> :     ajaran Islam itu menjadi manusiawi  dan berhenti menjadi ajaran
> :     buas, kejm, keji lagi biadab.
> 
> Gimana caranya?
> 
> Mustahil kalau dimulai dengan perasaan terancam. Mana bisa naik sepeda
> kalo takut sama kawat rem.
> 
> Diskusi agama nggak bakal selesai selama orang senang menyekap tuhan
> di sangkar emas - lantas disuruh nyembah agamanya tu orang :)

    Ancanam itu riil. 

    Ahli Tassawuf Sudan Muh. Taha, yang saya hargai  juga dibunuh di
    Sudan oleh fundementalis, Salman Rushdie juga kena fatwa
    oleh Khomeiny... 

    Abu Zaid kudu lari dari Mesir, Taslimah Nasrain kudu lari dari
    Bengladesh... 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke