To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ;
Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] ; ; [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] BBM dan Ketololan Penguasa ! Ekonomi Indonesia cenderung bermazhab Neo LIBERAL dibanding sosialism welfare state ( negara Kesejahteraan sosialis).. Privatisasi, Liberalisasi Perdagangan dan investasi adalah kata-kata mujarab bagi pertumbuhan ekonomi negara berpola Liberal kapitalism. Disatu sisi ini membangkitkan utopia ttg kemakmuran, kesejahteraan juga pertumbuhan pesat tapi disisi tragis malahan memunculkan kesenjangan income orang �perorang antara si kaya dan miskin, juga penindasan ekonomi berwujud praktek monopoli dan kartel� Saya heran kenapa Indonesia kita bergerak ke arah Liberal dibanding sosialism, padahal sosialis belum tentu komunis walau komunis menganut paham ekonomi sosial.. Ini pertanyaan penting bagi misi kemakmuran dan pemerataan pendapatan.. Kenapa? Banyak hal simultan yg jadi faktor utama diantaranya keruntuhan tembok Berlin, kejatuhan Soviet uni dan bergeraknya Cina daratan ke arah liberlisasi dari sebelumnya sosialisme. Artinya Negara yg menerapkan sistem ala Marxian tidak mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dibanding yg bermashab Smithian.. Adam Smith selaku penegak mashab Fundamentalis Pasar berkata bahwa pasar perlu diberi kebebasan dan peran negara dikurangi� Ini Ironi menurut saya, kok negara mesti melepaskan peran atas pasar dan siapa yg menentukan harga.. yaitu infisible hands( tangan tak kelihatan) kata si edan Smith!.. artinya ada pelaku-pelaku pasar yg bertindak semaunya menentukan harga dan berlaku monopoli sekaligus bebas dari intervensi aparatur negara� dan anehnya menurut JIL ( jaringan Islam Liberal ) yg dimaksud invisible Hands adalah tangan Tuhan yang artinya para monopolist adalah tangan- tangan Tuhan buat menentukan harga � IRONI ! Ini yg terjadi dgn BBM dimana di Bursa pasar NewYork sekelompok invisible hands telah berlaku curang menentukan harga Minyak Mentah dunia hingga ke level yg mencekik! Sedang Pemerintah Federal America maupun dunia termasuk OPEC tidak dapat mengintervensi perkembangan harga disebabkan permainan segelintir para Monopolistik dari Perusahaan-perusahaan besar America, padahal secara teory Ekonomi seandainya pasokan minyak melimpah diatas kebutuhan dunia, maka harga penawaran akan turun�. Kenyataan yg terjadi malahan harga minyak per barel meningkat hingga mencapai 60 $ dollar per barel.. IRONI !!! Dan Imbas berantainya adalah negara berkembang yg kelabakan menyesuaikan tarif Minyak domestik untuk mengurangi subsidi BBM� Ini yg terjadi dgn Indonesia�. Kita telah terseret dalam sebuah rantai setan kapitalism Liberal Fundamentalis pasar yg berakibat pukulan demi pukulan bagi perekonomian dalam negeri, dan kita tidak juga mengambil pelajaran darinya.. IRONI! Seorang George Soros si Yahudi Pialang Bursa paling dibenci malahan berkata pasar Fundamental Liberal pantas untuk dikendalikan!!! Liberalism telah membawa dunia kearah malapetaka ekonomi dan sosial� artinya si lintah darat global semacam Soros menilai pasar Liberal cenderung destruktif dibanding bermanfaat . Indonesia dapatkah keluar dari jeratan Liberalism Pasar? Dapat seandainya kita tidak mengikuti anjuran para tuan-tuan terhormat dari IMF dan World Bank� Seandainya kita mengikuti jejak Malaysia dgn menetapkan nilai tukar Rupiah atas Dollar ( fixet rate) maka kita tidak akan terpukul separah yg sekarang.. Tetapi tuan-tuan besar kita yg memerintah negara lebih percaya pada Model Liberal dgn sistem nilai mata uang mengambang bebas, dan hasilnya adalah celaka bin celaka� Krisis masih berlanjut hingga detik ini. Dan pemerintah sekarang keteteran menaikkan harga BBM dalam negeri bagi upaya penyesuaian harga minyak mengambang luar negeri . IRONI! Dalam kondisi sekarang dgn daya beli yg lemah, ditambah beban kenaikan ongkos produksi pabrik dan biaya transportasi barang yg berujung kenaikan harga-harga maka rakyat makin tercekik! Inflasi otomatis akan terjadi .. Bukannya mengurangi kwantitas rakyat Miskin malahan menambah jumlah kemiskinan dan terhentinya produksi akibat tingginya ongkos usaha, maka PHK terjadi.. IRONI ! Lalu dikabarkan BI menaikkan tingkat suku Bunga Bank dgn harapan orang lebih banyak menyimpan duit dan uang yg beredar berkurang, maka bisa diperkirakan jual beli di tingkat pasar mikro akan menurun dan dgn terpaksa harga-harga diturunkan oleh produsen dan pedagang agar orang bersedia membeli, ini asumsi Pemerintah.. tolol sekali Pemerintah� jelas akibatnya adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi oleh rendahnya daya beli sekaligus rendahnya tingkat konsumsi nasional!!! Padahal penyelamat Ekonomi adalah tingkat konsumsi nasional dgn 210 juta konsumen dalam negeri, sedang impian Investasi nyatanya tidak terjadi dimana Investor cenderung beralih kenegara tetangga akibat tingginya biaya buat menyuap birokrat Indonesia sekaligus jalur birokrasi yg bertele-tele dan cenderung mempersulit ruang Investasi. Saya cenderung pada sistem mata uang tetap dgn kontrol negara dan upaya meningkatkan konsumsi dalam Negeri dgn kontrol harga yg ketat baik bagi produk dalam Negeri maupun Import� Sedang BBM dapat ditekan dgn sistem transaksi Regional antar Negara tanpa perlu campur tangan OPEC yg jelas-jelas adalah kaki tangan Kapitalism� Sebaiknya kita segera saja keluar dari OPEC dan dapat bertransaksi antar Negara secara langsung. Sang Pemerhati ekonomi --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Small Business - Try our new resources site! [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
