Dari situs http://indonesia.faithfreedom.org What a great site!
Hak cipta ada pada website terkait.

Dikutip untuk milis Ateis Indonesia
[EMAIL PROTECTED]
http://groups.yahoo.com/group/ateis




Posted: Fri Feb 25, 2005 9:23 pm    Post subject: Sifat Kejam dan Munafik 
Rasulullah

Selama ini muslim diajarkan bahwa Muhammad SAW adalah laki-laki yang paling 
mulia, paling agung dan paling baik sepanjang segala masa. Tidak ada 
kecacatan sama sekali dalam dirinya. Ini menjadikan Muhammad SAW adalah 
contoh bagi muslim dimana saja, dan perbuatan-perbuatannya menjadi teladan 
bagi muslim untuk diikuti. Harus diakui bahwa Muhammad SAW adalah seorang 
pemimpin besar yang telah banyak menanamkan hal-hal baik bagi masyarakat 
Arab dan muslim pada umumnya.

Kita akan melihat dari satu sisi untuk mengevaluasi karakter dari Muhammad 
SAW ini. Yang akan kita lihat adalah bagaimana Muhammad SAW menghadapi 
musuh-musuh pribadinya. Bagaimana saat seseorang ditentang dan 
dipertanyakan. Pada saat menghadapi tentangan tersebutlah biasanya karakter 
asli seseorang akan terlihat.

Sebelum mengevaluasi kita akan lihat dulu karakter dari 2 tokoh dalam 
Perjanjian Baru sebagai perbandingan.

1. Yesus Kristus
Saat Dicela dan Ditentang :
Pada saat berada diatas kayu salib, Yesus Kristus TIDAK MEMAKI-MAKI mereka 
yang telah menyalibkannya, namun justru BERDOA BAGI KESELAMATAN MEREKA.
Lukas 23 : 34 :
Yesus berkata, �Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang 
mereka perbuat.�

Tentang Pembunuhan :
Yesus melarang pembunuhan.
Matius 19:18 Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: 
"Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi 
dusta,

2. Rasul Paulus
Saat Dicela dan Ditentang :
Rasul Paulus yang selalu dituduh rasul PALSU oleh muslim memberikan contoh 
yang sangat baik. Saat berada di Korintus, RASUL PAULUSPUN MENERIMA 
FITNAHAN, CELAAN DAN HINAAN dari penduduk Korintus.
1 Korintus 4:11 :
Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup 
mengembara,

Rasul Paulus TIDAK MEMBALAS MEREKA, MELAINKAN TETAP BERLAKU SABAR
1 Korintus 4 : 12 � 13 :
kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. KALAU KAMI DIMAKI, KAMI 
MEMBERKATI; KALAU KAMI DIANIAYA, KAMI SABAR;
KALAU KAMI DIFITNAH, KAMI TETAP MENJAWAB DENGAN RAMAH; kami telah menjadi 
sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai 
pada saat ini.

Tindakan yang dilakukan adalah MENEGOR DENGAN KASIH.
1 Korintus 4 : 14 :
Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk MENEGOR KAMU 
SEBAGAI ANAK-ANAKKU YANG KUKASIHI.

Tentang Pembunuhan :
Roma 13:9 Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, 
jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam 
firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!
13:10 Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih 
adalah kegenapan hukum Taurat

Jadi karakter yang ditunjukkan keduanya adalah :
1. Tidak mendendam
2. Menegor dengan kasih
3. Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan lainnya
4. Mendoakan agar mereka diberi keselamatan
5. Tidak melakukan pembunuhan

Berikut ini akan diberikan beberapa kisah Muhammad SAW dan tindakan yang 
diambilnya terhadap mereka yang pernah melukai hati Muhammad SAW, yaitu :

1. Al-Nadr bin al-Harith (ayat serupa al-qur�an)
2. Uqba bin Abi Mu`ayt (2 pertanyaan jebakan)
3. Ka`b bin al-Ashraf (puisi yang mengkritik)
4. Ibn Sunayna (kebencian ras)
5. Sallam Ibn Abu'l-Huqaiq (Pembunuhan untuk kepuasan)
6. Umaiya bin Khalaf Abi Safwan (Benci karena gagal merampok)
7. Amir bin Jihash (Pembunuhan karena curiga - 1)
8. Seorang yang tidak dikenal (Pembunuhan karena curiga - 2)
9. Abu Afak (Pembunuhan karena syair)
10. Asma Binti Marwan (Nasib Munir wanita)
11. Abdullah bin Khatal (Nasib seorang yang berpaling dari Islam � 1
12. Miqyah bin Hubabah (Nasib seorang yang berpaling dari Islam � 2)
13. Fartanah (Kisah sedih seorang biduanita)
14. Huwairits bin Nuqaith (Anak terjatuh, nyawa melayang)
15. Sarah (Pengantar surat yang malang)

Sumber kutipan utama adalah dari buku karya Muhammad bin Yassar bin Ishaq 
yang merupakan buku BIOGRAFI TERTUA tentang Muhamamad SAW. Buku ini SELESAI 
DITULIS SEKITAR TAHUN 150 HIJRAH, dan setelah meninggalnya Ibn Ishaq 
kemudian direvisi oleh Ibn Hisham

Siapa Muhammad ibn Ishaq ibn Yasar.
Dia lahir di Madinah tahun 85 H, meninggal di Baghdad 151 H. Kakeknya yang 
bernama Yasar jatuh ke tangan Khalid bin al Walid di tahun 12 H dan 
kemudian memeluk Islam. Ayah Muhammad ibn Ishaq banyak berhubungan dengan 
para ahli hadis generasi ke 2, terutama Zuhri, Qatada dan Abdullah bin Abu 
Bakar. Sementara Ibn Ishaq sendiri belajar agama hingga ke Mesir kepada 
Yazid bin abu Habib. Setelah kembali ke Madinah, ia terus mengkoleksi 
hadisnya.

Jadi sumber-sumber Muhamamad bin Ishaq adalah SANGAT DEKAT DENGAN MASA 
HIDUP GENERASI PERTAMA MUSLIM. Bandingkan dengan pengumpul Hadis seperti 
Bukhari, Muslim dll yang hidup sekitar 200 � 270 tahun setelah H.
Banyak pakar-pakar kuno Islam yang mengakui otoritas dari Muhammad ibn 
Ishaq, diantaranya :
1. al Zuhri : �Orang yang paling baik pengetahuannya mengenai maghazi 
adalah Ibn Ishaq, ilmu masih tetap ada di Medinah selama Ibn Ishaq masih 
hidup.
2. Syu�bah (85 � 160 M) : �Terpercaya dalam hadis, pemuka para ahli hadis 
karena kehebatan ingatannya�
3. Abu Hatim : �Hadis yang diriwayatkannya banyak dikutip orang�


1. AL-NADR BIN AL-HARITH (AYAT SERUPA AL-QUR�AN)

Nadr bin Al Harits pertama disebutkan sebagai wakil Quraish yang berunding 
dengan Rasulullah.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 1, halaman 196
� para pemimpin dari semua kelompok Quraish � Utbah bin Rabi�ah dan Sahiba 
�.. NADR BIN HARITS saudara dari bani Abdudar �.

Dikisahkan pemuka Quraish menawarkan uang, kemuliaan dan kedudukan jika itu 
memang yang diminta Muhammad SAW. Muhammad SAW menyatakan bukanlah itu yang 
dia inginkan melainkan pengakuan bahwa dia adalah Rasul yang diutus oleh 
Allah SWT.
Atas pernyataan tersebut, pemuka Quraish meminta bukti yaitu :
1. Menyingkirkan gunung-gunung
2. Mengalirkan ke tanah Arab sungai-sungai
3. Menghidupkan kembali nenek moyang mereka.

Atas permintaan pembuktian itu Muhammad SAW menyatakan ketidakmampuannya.
Akhirnya pertemuan berakhir tanpa kesepakatan apa-apa.

Sumber :
Ibid
Halaman 198 � 199 :
Abdullah bin abu Umayyah mendekati Rasulullah dan berkata, �Wahai Muhammad, 
MEREKA TELAH MEMBERIKAN TAWARAN YANG BAIK KEPADAMU YANG TERNYATA KAMU 
TOLAK. Pertama mereka meminta sesuatu darimu untuk mereka agar mereka 
mengetahu bahwa kedudukanmu disisi Tuhan adalah seperti apa yang kamu 
katakan sehingga mereka dapat mempercayaimu dan mengikutimu, DAN KAMU TIDAK 
MELAKUKAN APA-APA. Kemudian mereka memintamu untuk melakukan sesuatu untuk 
dirimu sendiri, agar mereka tahu kelebihanmu atas mereka dan kedudukanmu 
disisi Tuhan, DAN KAMU TIDAK MAU MELAKUKANNYA. Kemudian mereka memintamu 
untuk mendatangkan hukuman atas mereka agar mereka menjadi takut, dan KAMU 
TIDAK MELAKUKANNYA ��..

Karena ketidakmampuan Muhammad SAW meyakinkan Quraish, maka pertentangan 
terhadap Muhammadpun berlanjut. Salah satunya dilakukan oleh Nadr bin al 
Harits

Sumber :
Ibid
Halaman 200 � 201
Pada saat itu Nadr bin al Harits adalah salah satu setan dari Quraish. Dia 
selalu mencaci maki Rasulullah dan menunjukkan sikap bermusuhan. Dia pernah 
pergi ke al Hira dan belajar di sana tentang hikayat raja-raja Persia, 
hikayat tentang Rustum dan Isbandiyar. Ketika Rasullulah mengadakan 
pertemuan dimana dia mengingatkan mereka tentang Tuhan, dan mengingatkan 
umatnya tentang apa yang telah terjadi pada banyak generasi yang telah lalu 
akan pembalasan yang ditimpakan Tuhan atas kelaliman mereka, AL NADR 
MENGATAKAN KEPADA MEREKA, �AKU MEMILIKI KISAH DAN CERITA YANG LEBIH BAIK 
DAN LEBIH MENARIK DARI YANG DIA MILIKI, IKUTLAH AKU�. Kemudian dia mulai 
menceritakan kepada mereka kisah tentang raja-raja Persia, Rustum dan 
Isbandiya, dan kemudian dia berkata, �Atas dasar apa kalian menganggap 
Muhammad adalah seorang penutur kisah yang lebih baik dari aku?�.

Jadi kesalahan Nadr bin Al Harits adalah karena dia berani menyaingi 
Muhammad SAW dalam menceritakan kisah-kisah umat terdahulu. NADR BERANI 
MELAYANI TANTANGAN UNTUK MEMBUAT AYAT-AYAT YANG SERUPA AL-QUR�AN, DAN 
AKIBATNYA ADALAH HUKUMAN MATI.

Sumber :
Ibid
jilid 2, halaman 122
� Ketika Rasulullah sedang berada di al Safira, NADR DIBUNUH OLEH ALI, 
sebagaimana yang diceritakan oleh seorang penduduk dari Mekah kepada saya.

Sungguh ironis, Muhammad SAW sendiri yang menantang orang-orang untuk 
mendatangkan ayat-ayat serupa Al-Qur�an, dan SAAT ADA YANG MELADENI 
TERNYATA TIDAK BISA DITERIMA OLEH MUHAMMAD SAW. Dan akibatnya adalah 
hukuman mati.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Dengan perbuatannya ini Muhammad SAW melanggar perintah Allah SWT dalam 
Al-Qur�an yaitu :
QS 42 : 37 :
Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan 
perbuatan-perbuatan keji, dan APABILA MEREKA MARAH MEREKA MEMBERI MAAF.

Bagi Muhammad adalah lebih baik menuntaskan dendamnya daripada mengikuti 
perintah Allah SWT untuk memberi maaf.

Lagi-lagi, ironi terbesar muncul. Muhammad SAW yang gemar mencaci maki 
Yahudi and Nasrani ternyata TIDAK LEBIH BAIK DARI YANG DICACI MAKINYA.
QS 2 : 59 :
Lalu orang-orang yang zalim MENGGANTI PERINTAH dengan (mengerjakan) yang 
tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang 
yang zalim itu siksa dari langit, karena mereka berbuat fasik.

Jadi daripada mengikuti perintah untuk memaafkan, lebih baik bagi Muhammad 
SAW untuk mengganti perintah tersebut dengan pembunuhan.

Tampaknya bagi Muhammad SAW berlakulah hukuman sesuai ayat Al-Qur�an berikut:
QS 29 : 68 :
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan 
kedustaan terhadap Allah atau MENDUSTAKAN YANG HAK [1160] TATKALA YANG HAK 
ITU DATANG KEPADANYA? BUKANKAH DALAM NERAKA JAHANNAM itu ada tempat bagi 
orang-orang yang kafir?

Perintah datang kepada Muhamamad SAW, dan Muhammad SAW sendirilah yang 
mendustakan perintah tersebut. Dan menyedihkannya karena MENURUT AL-QUR�AN, 
sikap begini diganjar menjadi PENGHUNI NERAKA JAHANAM.


2. UQBAH BIN ABI MUAIT (2 PERTANYAAN JEBAKAN)

Uqbah adalah satu sahabat dekat dari Nadr bin al Harits. Dia diutus oleh 
Quraish bersama Nadr untuk menemui rabi Yahudi yang memberikan 3 pertanyaan 
untuk mengetest Muhamamad SAW.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 1, halaman 201
Ketika Nadr mengatakan hal tersebut kepada mereka, mereka mengirim dia dan 
Uqbah bin Abu Muait kepada pendeta Yahudi di Medinah ��. Sang pendeta 
berkata, �Ajukanlah pertanyaan kepadanya tentang 3 hal yang akan kami 
jelaskan kepada kalian, jika dia memberikan jawaban yang benar, maka dia 
memang seorang nabi, tetapi jika dia tidak dapat menjawabnya dengan benar, 
maka dia adalah seorang bajingan�� Tanyakan kepadanya tentang ANAK-ANAK 
MUDA YANG MENGHILANG dimasa lalu �.. kedua, tanyakanlah kepadanya tentang 
LAKI-LAKI PENGEMBARA AGUNG yang telah mencapai negeri timur dan negeri 
barat. TANYAKANLAH KEPADANYA TENTANG ROH. Jika mampu menjawab dengan benar 
maka ikutlah dia �..

Ketiga pertanyaan kemudian disampaikan kepada Muhammad oleh Nadr dan Uqbah, 
dan Muhammad menjawab, �Aku akan memberikan jawabannya besok� (hal 202).

Ternyata Muhammad SAW tidak dapat menjawab sesuai waktu yang dijanjikannya 
sendiri dan baru dapat menjawab SETELAH LEBIH DARI 15 HARI.
Jawaban Muhammad adalah :
1. Tentang orang muda yang menghilang dimasa lalu terjawab dengan sura 
Al-Kahfi yang menceritakan beberapa pemuda tertidur selama ratusan tahun 
(QS 18 : 9 � 26)
2. Tentang pengembara terjawab dengan ayat-ayat tentang Zulkarnain yang 
mencapai tempat matahari terbenam di lumpur hitam (QS 18 : 83 � 101).
3. Sementara tentang roh, Muhammad SAW tidak dapat menjawab dan hanya 
mendapatkan wahyu bahwa roh adalah diluar jangkauan pikiran manusia.
QS 17 : 85 : Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah : �Roh 
itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan 
sedikit�.

Satu hal yang tidak disadari oleh Muhammad SAW adalah bahwa pendeta YAHUDI 
MENJEBAK MUHAMMAD SAW dengan 3 pertanyaan. Dari 3 pertanyaan, 2 pertanyaan 
yaitu tentang pemuda yang tertidur di gua dan Zulkarnain ADALAH PERTANYAAN 
JEBAKAN KARENA CERITA INI JELAS ADALAH LEGENDA TIDAK ADA NILAI TEOLOGISNYA 
SAMA SEKALI.
* Kisah pengembara yang mencapai tempat matahari adalah LEGENDA TENTANG 
KAISAR KAFIR Alexander Agung.
* Sedangkan cerita tentang pemuda yang tertidur ADALAH LEGENDA THE SEVEN 
SLEEPERS OF EFESSUS. Cerita ini diterjemahkan dalam bahasa Syria oleh James 
dari Sarug (w. 521 M).

Lucunya untuk 2 PERTANYAAN JEBAKAN INI MUHAMMAD JUSTRU BISA MENJAWAB BAHKAN 
MASUK DALAM AL-QUR�AN. Sementara untuk pertanyaan yang sesungguhnya yaitu 
tentang roh tidak mampu dijawab.
Akibatnya celaan terhadap Muhammad tidaklah surut, malah semakin keras.
Dan nasib Uqbah yang mengajukan pertanyaan menjadi jelas, yaitu harus 
dihukum mati.

Sumber :
Ibid
jilid 2, halaman 122
Disaat Rasulullah sedang berada di Irqul Zabya, Uqbah terbunuh. Dia 
ditangkap oleh Abdullah bin Salimah, salah seorang keluarga bani Ajlan.
Ketika RASULULLAH MEMERINTAHKAN UNTUK MEMBUNUHNYA, dia berkata, �Tetapi 
siapa yang akan mengasuh anakku wahai Muhammad?�. �NERAKA, �JAWAB 
RASULULLAH, dan Asim bin Thabit bin Abul Aqlah al Anshari membunuhnya �..

Kesalahan Uqbah adalah karena dia mengajukan 3 pertanyaan yang menjebak 
Muhammad SAW. Dan sangat ironis karena Muhammad SAW ternyata memang terjebak.
Dendam Muhammad SAW bahkan terlihat saat dia menjawab bahwa anak-anak Uqbah 
akan disuh oleh neraka. Anak-anak yang belum tahu apa-apa ikut menjadi 
korban dendam Muhammad SAW.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah Allah SWT yang lain lagi.
QS 45 : 14 :
Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka MEMAAFKAN 
ORANG-ORANG YANG TIADA TAKUT HARI-HARI ALLAH [1384] karena Dia akan 
membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan

Bagi Muhammad adalah lebih baik menuntaskan dendamnya karena terjebak 
memberi jawaban salah daripada mengikuti perintah Allah SWT untuk memberi 
maaf.


3. KAAB IBN ASHRAF (PUISI YANG MENGKRITIK)

Setelah pindah ke Medinah, Muhammad SAW mulai menghimpun kekuatan. Pada 
waktu itu golongan Yahudi menolak ajakan Muhammad SAW untuk memeluk Islam. 
Salah satu dari antaranya adalah Kaab bin Al Ashraf yang tidak mempercayai 
bahwa Muhammad SAW adalah nabi dan mendukung Quraish. Namun Kaab tidaklah 
pernah mengangkat senjata terhadap Muhammad SAW ataupun muslim lainnya. 
Yang dilakukannya hanyalah MENGARANG LIRIK-LIRIK DIMANA DIA MERATAPI 
ORANG-ORANG QURAISH YANG TERBUNUH saat perang Badar dan lirik yang dianggap 
menghina wanita muslim. Dan karena tulisannya, Kaab harus dibunuh atas 
perintah Muhammad SAW.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 188 � 191
� Kaab mulai mencaci maki Rasulullah dan menyusun baris-baris dimana DIA 
MERATAPI KAUM QURAISH YANG DILEMPARKAN KEDALAM LUBANG SETELAH TERBUNUH di 
perang Badar. Ia berkata :

Perang Badar telah menumpahkan darah manusia
Melihat Badar air matamu pasti meleleh dan menangis
Orang-orang terbaik dibantai di sekeliling kantung air mereka
���..
Aku mendengar Harits ibnu Hisyam (cat : dia adalah seorang pembesar Quraish)
Melakukan hal yang benar dan mengumpulkan pasukan
Menuju Yatsrib dengan tentara-tentaranya
Karena hanya mereka yang mulia
Yang rupawan yang akan melindungi reputasi mereka yang tinggi
���
Lalu dia menulis puisi cinta yang MENGEJEK KEADAAN WANITA-WANITA ISLAM. 
(cat vivaldi : tidak dituliskan lirik yang yang dimaksud). RASULULLAH 
BERKATA, �SIAPA YANG AKAN MENYINGKIRKAN IBN ASHRAF UNTUKKU?. Muhammad bin 
Maslamah �. berkata , �Aku yang akan melakukannya untukmu wahai Rasulullah. 
Aku akan membunuhnya�. Beliau berkata, �Kerjakanlah jika kamu sanggup�.
�����.
KUTUSUKKAN BELATI KE BAGIAN BAWAH TUBUHNYA, LALU AKU TERUS MENUSUK HINGGA 
KE KEMALUANNYA, dan diapun jatuh ketanah.
���..
Kami mengucapkan salam ketika beliau sedang shalat dan ketika beliau keluar 
kami mengatakan bahwa kami telah membunuh musuh Allah.

Sdr No Mind pernah menuliskan lebih lanjut tentang pembunuhan Kaab bin Al 
Ashraf ini.

Dari Ibn Sa'd,
Kitab Al Tabaqat Al Kabir, volume 1, halaman 37 :
Mereka (Maslama dan teman-temannya) memotong kepalanya (Ka`B) dan 
membawanya �. MEREKA MENYUGUHKAN KEPALA KA`B DIHADAPAN MUHAMMAD. DIA (NABI) 
MEMUJI ALLAH ATAS KEMATIANNYA (KA`B).[/i]

Jadi seseorang bisa dengan mudah dibunuh hanya karena tulisannya. Padahal 
apa yang ditulis oleh Kaab hanyalah lirik yang menyesalkan banyaknya orang 
Quraish yang meninggal. Tuduhan bahwa Kaab menulis lirik yang menghina 
muslimah tidak pernah dibuktikan terbukti dengan tidak adanya dalam kutipan 
Ibn Ishaq diatas.
Jadi karena Muhammad SAW tidak senang dengan tulisan Kaab bin Al Ashraf, 
MAKA DIBUNUHNYALAH ORANG TERSEBUT DENGAN CARA YANG LICIK, DIMALAM HARI DAN 
DENGAN PENIPUAN.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Tampaknya Muhammad SAW memang adalah orang yang tidak bisa memaafkan orang 
lain. Dan ironis sekali karena Muhammad SAW sendiri ternyata melanggar apa 
yang sudah diperintahkan oleh Allah SWT.
QS 5 : 13 :
���� dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka 
kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka MAAFKANLAH 
MEREKA DAN BIARKAN MEREKA, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang 
berbuat baik

Jadi bagi Muhammad SAW adalah LEBIH BAIK MEMUASKAN DENDAMNYA DARIPADA 
MENGIKUTI PERINTAH ALLAH SWT untuk memaafkan dan membiarkan dan menjadi 
orang baik-baik.


4. IBN SUNAYNA (KEBENCIAN RAS)

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 194
Rasulullah berkata, �BUNUH SETIAP YAHUDI yang jatuh kedalam kekuasaanmu�. 
Setelah itu Muhayyisa bin Mas�ud menyergap dan menyerang Ibnu Sunayna 
seorang pedagang Yahudi yang sebenarnya mempunyai hubungan sosial dan 
bisnis dengan mereka dan dia membunuhnya.

SUNNAH NABI YANG SANGAT KEJI. Membunuh setiap Yahudi hanya karena dia 
terlahir sebagai Yahudi. Tidak perduli apakah si Yahudi benar atau salah. 
Sungguh ironis, muslim senantiasa menuduh Yahudi membenci Islam, namun 
sunah nabi diatas jelas menunjukkan sebaliknya, Muhammad SAWlah yang sangat 
membenci Yahudi.
Pembunuhan ini dikecam oleh saudara Muhayyisa yang bernama Huwayissa yang 
menyatakan, �Kamu membunuhnya sedangkan banyak lemak diperutmu berasal dari 
kekayaannya� (halaman 194)

Cerita kemudian berkembang dimana Huwayyisa tertarik dengan Islam karena 
kepatuhan Muhayyisa untuk mentaati Muhammad SAW.

Sumber :
Ibid, halaman 194
�Demi Allah, jika Muhammad memerintahkanmu untuk membunuhku, apakah engkau 
akan melakukannya�. Dia (Muhayyisa) berkata, �Ya, demi Allah, seandainya 
dia memerintahkan aku untuk membunuhmu aku akan melakukannya�. Dia 
(Huwayyisa) berkata, �Sungguh menakjubkan agama yang dapat membuatmu 
menjadi seperti ini!�. Dan mulai saat itu dia (Huwayyisa) masuk Islam.

Kisah yang sangat ironis. Huwayyisa tertarik dengan Islam karena kepatuhan 
saudaranya terhadap apa yang diperintahkan Muhammad SAW. TERMASUK KEPATUHAN 
UNTUK MEMBUNUH SAUDARANYA SENDIRI.

KOMENTAR DARI ALKITAB
Sangat berbeda dengan pengajaran Yesus.
Matius 19:18
Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "JANGAN 
MEMBUNUH, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,

Jadi bagaimana mungkin muslim MENGAKU beriman kepada nabi Isa sementara 
pengajaran Isa dengan sunnah Muhammad SAW adalah jauh bertolak belakang.
Bahkan Rasul Paulus, YANG DENGAN KEJI DITUDUH OLEH MUSLIM sebagai rasul 
palsupun mangajarkan hal yang sama dengan Yesus, yaitu :
Roma 13 : 9 :
Karena firman: jangan berzinah, JANGAN MEMBUNUH, jangan mencuri, jangan 
mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, 
yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

Jadi dalam hal ini rasul Paulus adalah pengikut setia dan benar dari nabi 
Isa, sementara Muhammad SAW justru menentang apa yang diajarkan oleh nabi Isa.


5. SALLAM IBN ABUL-HUQAIQ (PEMBUNUHAN UNTUK KEPUASAN)

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 324 � 325
�., muncullah masalah Sallam ibn Abdul Huqaiq yang dikenal sebagai Abu Rafi 
berkaitan dengan mereka yang telah mengumpulkan orang-orang dari berbagai 
suku untuk bersama-sama melawan Rasulullah ��. Maka Khazraj meminta kepada 
Rasulullah dan DIIJINKAN OLEH BELIAU UNTUK MEMBUNUH SALLAM yang saat itu 
sedang berada di Khaibar.
��..
Ketika Aus telah membunuh Kaab karena sikap permusuhannya terhadap 
Rasulullah, segera Khazraj mengucapkan kata-kata itu dan bertanya kepada 
kaumnya sendiri siapakah yang begitu memusuhi rasulullah sebagaimana Kaab?. 
Merekapun segera ingat kepada Sallam yang berada di Khaibar dan meminta 
izin Rasulullah untuk membunuhnya dan merekapun diijinkan. ���..
Saat mereka telah sampai di Khaibar segera mereka mendatangi rumah Sallam 
di malam hari �. ISTRI SALLAM KELUAR DAN MENANYAKAN SIAPAKAH MEREKA DAN 
DIJAWABLAH BAHWA MEREKA ADALAH ORANG-ORANG ARAB YANG MENCARI MAKANAN. MAKA 
MEREKAPUN DIPERBOLEHKAN MASUK. Ketika kami masuk kami segera mengunci pintu 
kamarnya karena kami khawatir akan ada yang menghalangi kami.
���
Setelah kami menebaskan pedang padanya, ABDULLAH BIN UNAIS MENUSUK PERUTNYA 
SAMPAI TEMBUS ��.

MUHAMMAD SAW MEMBUNUH SALLAM HANYA UNTUK MEMUASKAN KEINGINAN BANI KHAZRAJ 
yang ingin berjasa seperti bani Aus yang telah membunuh Kaab bin Al Ashraf.
Pembunuhan diatas ditambah lagi dengan KEBOHONGAN DENGAN MEMANFAATKAN 
KEBAIKAN HATI KELUARGA SALLAM yang mau menerima mereka untuk memberi makan.
Sungguh ironis sekali.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah Allah SWT yang lain lagi.
QS 15 : 85 :
Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara 
keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti 
akan datang, MAKA MAAFKANLAH (MEREKA) DENGAN CARA YANG BAIK.

Bagi Muhammad adalah lebih baik menuntaskan dendamnya daripada mengikuti 
perintah Allah SWT untuk memaafkan dengan cara yang baik.


6. UMAIYA BIN KHALAF ABI SAFWAN (BENCI KARENA GAGAL MERAMPOK)

Sumber :
Bukhari Volume 4, buku 56, Nomor 826:
Dikisahkan oleh 'Abdullah bin Mas'ud:
Sad bin Muadh datang ke Madinah dengan tujuan untuk melakukan umrah dan dia 
tinggal di rumah Umaiya bin Khalaf Abi Safwan ��... Umaiya berkata kepada 
Sa�d, �Tunggulah hingga siang hari saat orang-orang berada dirumah mereka, 
baru kamu pergi melakukan tawaf mengelilingi Kabah�. Saat Sad sedang 
mengelilingi Kabah, Abu Jahl mendatanginya dan berkata, �Siapa itu yang 
sedang bertawaf?� Sad menjawab, �Aku Sad�. Abu Jahl berkata, �Apakah kamu 
aman sekalipun kamu pernah memberikan perlindungan kepada Muhammad dan 
sahabat-sahabatnya.?� Sad berkata, �Ya�, dan mereka mulai bertengkar. 
Umaiya berkata kepada Sad, �Jangan bertengkar dengan Abu Jahl karena dia 
adalah pemimpin Mekkah�. Sad kemudian berkata kepada Abu Jahl, �Demi Allah, 
jika kamu menghalangi aku bertawaf, Aku akan menghancurkan perdaganganmu 
dengan Syam�. Umaiya terus berusaha menenangkan Sad. Sad menjadi marah dan 
BERKATA KEPADA UMAIYA, �PERGILAH DARIKU KARENA AKU MENDENGAR MUHAMMAD AKAN 
MEMBUNUHMU�. Umaiya bertanya, �Apakah Muhammad benar akan membunuhku?�. Sad 
berkata, �Ya!�. Umaiya berkata, �Demi Allah, jika Muhammad berkata sesuatu, 
dia tidak akan berbohong�. ���. Maka ketika kaum Quraish menuju ke Badar 
dan menyatakan perang, �..istri Umaiya berkata, Tidaklah kamu mengingat apa 
yang dikatakan saudaramu yaitu Sad�. (cat : bahwa Muhammad akan membunuh 
Umaiya) Umaiya memutuskan tidak berperang tetapi Abu Jahl berkata 
kepadanya, �Kamu aalah dari keluarga bangsawan di Mekah, maka kamu harus 
ikut kami untuk satu atau dua hari.� UMAIYA PERGI BERSAMA MEREKA DAN ALLAH 
KEMUDIAN MEMBUNUHNYA.

Kebencian Muhammad SAW tampaknya dipicu karena KEGAGALANNYA UNTUK MERAMPOK 
BARANG DAGANGAN UMAYYA BIN KHALAF. Namun siapa sih orang yang mau barang 
dagangannya dirampok, sekalipun yang merampok mengaku sebagai utusan Allah 
SWT dan mungkin kegiatannya merampok atas wahyu Allah SWT.

Sumber :
Sejarah Hidup Muhammad SAW
Muhammad Husain Haekal
BAGIAN KEDUABELAS: SATUAN-SATUAN DAN BENTROKAN-BENTROKAN PERTAMA
Lalu ia mengadakan persekutuan dengan pihak Banu Dzamra; bahwa sebulan 
sesudah itu ia pergi lagi mengepalai 200 orang dari Muhajirin dan Anshar - 
menuju Buwat dengan SASARAN SEBUAH KAFILAH YANG DIPIMPIN O]EH UMAYYA B. 
KHALAF yang terdiri dari 2.500 ekor unta dikawal oleh 100 orang pasukan 
perang. Tapi juga sudah tidak bertemu lagi, sebab mereka sudah MENGAMBIL 
HALUAN LAIN, bukan jalan kafilah

Jadi setelah berada di Medinah, Muhamamd SAW sering malakukan penyerangan 
terhadap kafilah-kafilah Quraish untuk merampok mereka.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 97, 121
Ekspedisi Besar ke Lembah Badar
Kemudian Rasulullah mendengar bahwa Abu Sufyan bin Harb datang dari Syria 
dengan sebuah kereta besar kaum Quraish yang membawa uang dan barang 
dagangan �� beliau memanggil orang-orang Islam dan berkata, �INI ADALAH 
KERETA QURAISH YANG BERISIKAN HARTA KEKAYAAN MEREKA. BERANGKATLAH UNTUK 
MELAKUKAN PENYERANGAN, semoga Allah memberikan keberhasilan kepada kita.����.
���.
Kemudian Rasulullah memerintahkan agar semua BARANG RAMPASAN PERANG yang 
telah dikumpulkan didalam tenda dibawa bersama-sama ��

Akibat perampokan inilah yang kemudian memicu terjadinya perang Badar yang 
merenggut sangat banyak korban jiwa dari kedua belah pihak.
Umayya sendiri akhirnya mati karena dibunuh oleh Bilal yang mendendam 
karena pernah disiksa oleh Umayya. Tampaknya agama Islam yang dipeluknya 
tidak dijalankannya dengan benar.

Sumber :
Sejarah Hidup Muhammad SAW
Muhammad Husain Haekal
BAGIAN KETIGABELAS : PERANG BADR
Bilal melihat Umayya b. Khalaf dan anaknya, begitu juga beberapa orang 
Islam melihat mereka yang dikenalnya di Mekah dulu. Umayya ini adalah orang 
yang pernah menyiksa Bilal dulu, ketika ia dibawanya ketengah-tengah padang 
pasir yang paling panas di Mekah. Ditelentangkannya ia di tempat itu lalu 
ditindihkannya batu besar di dadanya, dengan maksud supaya ia meninggalkan 
Islam. Tetapi Bilal hanya berkata: "Ahad, Ahad. (Yang Satu, Yang Satu.)"
Ketika dilihatnya Umayya, Bilal berkata : "Umayya, moyang kafir. Takkan 
selamat aku, kalau kau lolos!"
Beberapa orang dari kalangan Muslimin mengelilingi Umayya dengan tujuan 
jangan sampai ia terbunuh dan akan dibawanya sebagai tawanan.
Tetapi Bilal di tengah-tengah orang banyak itu berteriak sekeras-kerasnya:
"Sekalian tentara Tuhan! Ini Umayya b. Khalaf kepala kafir. Takkan selamat 
aku kalau ia lolos."
Orang banyak berkumpul. Tetapi Bilal tak dapat diredakan lagi, DAN UMAYYA 
DIBUNUHNYA.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
MUHAMMAD SAW SENDIRI MENCURI dan ironisnya dalam salah satu perintahnya 
Allah SWT memberikan syarat untuk bisa diampuni Allah SWT adalah TIDAK 
MENCURI.
QS 60 : 12 :
Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk 
mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, TIDAK 
AKAN MENCURI, tidak akan berzina, ��. maka terimalah janji setia mereka dan 
mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha 
Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kegiatan rampok merampok bahkan DIKECAM OLEH ALLAH SWT. NAMUN TOH TETAP 
DILAKUKAN OLEH MUHAMMAD SAW.
QS 29 : 67 :
Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah 
menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, SEDANG MANUSIA SEKITARNYA 
RAMPOK-MERAMPOK. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih 
percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah?

Kegiatan merampok dan mencuri bahkan diancam hukuman potong tangan. Namun 
hukuman potong tangan ini tampaknya tidak berlaku bagi Muhammad SAW dan 
pengikut-pengikutnya. Jadi perintah ini dilanggar sendiri oleh Muhammad SAW.
QS 5 : 38 :
Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang MENCURI, POTONGLAH TANGAN 
KEDUANYA (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai 
siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Sangat jelas bahwa Muhammad SAW dan pengikut-pengikutnya telah mendustakan 
ayat-ayat Al-Qur�an sendiri, dan Al-Qur�an memang sudah memperingatkan hal 
ini.
QS 6 : 49 :
Dan orang-orang yang MENDUSTAKAN AYAT-AYAT KAMI, mereka akan ditimpa SIKSA 
disebabkan mereka selalu BERBUAT FASIK.

Jadi sikap mendengar tapi tidak mau melaksanakan adalah sikap dari 
orang-orang fasik. Pengertian fasik sendiri adalah :
Sumber :
Kamus Umum Bahasa Indonesia
WJS Poerwadarminta
PN Balai Pustaka, Jakarta 1976
Fasik : tidak pedulikan perintah Tuhan (berarti : buruk kelakuan, jahat, 
berdosa besar)

Karena bersikap fasik, maka ada siksaan yang harus dialami :
1. Muhammad SAW meninggal sebagai akibat racun yang diberikan oleh seorang 
wanita Yahudi di Khaibar
2. Umar meninggal karena dibunuh didalam masjid
3. Usman meninggal dihajar ramai-ramai dan ditikam di rumah kediamannya.
4. 4 Desember 1974 : 191 jemaah haji asal Indonesia meninggal ketika 
pesawat Dutch DC-8 yang membawa pulang ke tanah air mengalami kecelakaan di 
Srilanka
5. Juli 1987 : 400 jemaah haji meninggal, terutama berasal dari jemaah 
Shiah Iran, setelah mereka terlibat pertempuran dengan tentara Kerajaan 
Arab Saudi
6. 2 Juli 1990 : 1.426 jemaah haji meninggal akibat saling injak di Haratul 
Lisan (terowongan Mina), dari jumlah tsb. 649 orang berasal dari Indonesia.
7. Juli 1991 : 261 jemaah haji asal Nigeria meninggal setelah pesawat yang 
mengangkut mereka pulang mengalami kecelakaan.
8. 23 Mei 1994 : 270 jemaah haji meninggal akibat berdesak-desakan saat 
melempar jumrah di Mina. Dari jumlah tsb, 6 orang berasal dari Indoensia.
9. 15 April 1997 : 340 jemaah meninggal dan 1.500 lainnya luka-luka akibat 
kebakaran yang menimpa tenda-tenda jemaah di Mina. Sejak peristiwa itu, 
mulai digunakan tenda antiapi.
10. 9 April 1998 : 180 jemaah haji meninggal akibat berdesak-desakan di 
dekat Mekah saat menjelang akhir pelaksanaan ibadah haji.
11. Maret 2001 : 35 orang jemaah haji meninggal, juga dalam ritual melempar 
jumrah di Mina.
12. Februari 2003 : 35 jemaah haji meninggal saat melempar jumrah di Mina.
13. 1 Februari 2004 : 244 jemaah haji meninggal dan 244 lainnya luka- 
akibat berdesak-desakan saat melempar jumrah di Jamarat Mina.

Selain bersifat fasik, tindakan mendustakan ayat-ayat Allah disamakan 
dengan kaum kafir dan penghuni neraka.
QS 2 : 39 :
Adapun orang-orang yang KAFIR DAN MENDUSTAKAN AYAT-AYAT KAMI, mereka itu 
PENGHUNI NERAKA; mereka kekal di dalamnya.

KOMENTAR DARI ALKITAB
Tindakan fasik seperti inilah yang sudah diingatkan oleh Rasul Paulus yaitu 
mengucapkan perintah tapi tidak melaksanakan atau hanya sekedar omong kosong.
2 Timotius 2 : 16 :
tetapi hindarilah OMONGAN YANG KOSONG dan yang tak suci yang hanya menambah 
KEFASIKAN.

Dan Rasul Paulus sudah mengajarkan agar tindakan fasik ini ditinggalkan.
Titus 2 : 12 :
Ia mendidik kita supaya KITA MENINGGALKAN KEFASIKAN DAN KEINGINAN-KEINGINA 
DUNIAWI dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia 
sekarang ini

Apa itu keinginan duniawi?
Ya antara lain adalah kawin mawin sebanyak-banyaknya, bebas menggauli 
budak-budak, merampok, membunuh, memfitnah, curiga, tidak mau memaafkan dll.


7. AMIR BIN JIHASY BIN KAAB (PEMBUNUHAN KARENA CURIGA - 1)
Dikisahkan bahwa sat Muhammad SAW mengunjungi bani Nadhir, seorang dari 
mereka yaitu Amir bin Jihasy bin Kaab BERMAKSUD menjatuhkan batu keatas 
Muhammad SAW saat sedang duduk.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 270
Rasulullah duduk disebelah dinding rumah salah seorang diantara mereka pada 
saat itu. Amir bin Jihasy bin Kaab mengajukan diri untuk melakukannya dan 
NAIK KE ATAS UNTUK MENJATUHKAN BATUNYA. Ketika rasulullah sedang berada 
bersama sejumlah pengikutnya yang diantaranya adalah Abu Bakar, Umar dan 
Ali, DATANGLAH KABAR UNTUKNYA DARI SURGA mengenai orang-orang yang dimaksud 
dan kemudian beliau berdiri dan berkata kepada rombongannya, �Jangan 
kemana-mana sampai aku kembali kesini lagi�. Dan beliau kembali ke Madinah.

Jadi Muhammad SAW mendapatkan pemberitahuan dari langit bahwa Amir bin 
Jihasy akan membunuhnya. TUDUHAN YANG TIDAK PERNAH DIBUKTIKAN. Bahkan 
sahabat-sahabat Muhammad sendiri tidak mengetahui alasan Muhammad SAW 
meninggalkan mereka di bani Nadhir.

Sumber :
Ibid, halman 270 - 271
Ketika para sahabat itu merasa telah lama menunggu Rasulullah, maka 
BANGKITLAH MEREKA UNTUK MENCARINYA dan menjumpai seseorang yang baru tiba 
dari Medinah dan menanyakan kepadanya mengenai beliau. Dikatakannya bahwa 
dia telah melihat beliau masuk Madinah, dan berangkatlah mereka, dan ketika 
mereka menemukan beliau, oleh Rasulullah MEREKA DIBERITAHU tentang 
penghianatan orang-orang Yahudi (cat : bani Nadhir) yang ditujukan pada 
beliau. Rasulullah memerintahkan mereka untuk menyiapkan diri untuk 
berperang �. Untuk mendatangi mereka.

Bani Nadhir yang memang tidak memiliki kekuatan bersenjata, akhirnya 
menyerah dan harus merelakan hartanya dirampok oleh Muhammad SAW.

Sumber :
Ibid, halaman 271
Mereka meninggalkan harta bendanya kepada Rasulullah yang dapat digunakan 
menurut kehendak dan kebijakan beliau.

Namun Muhammad tidak dapat melupakan dendam pribadinya karena pernah MERASA 
AKAN dilempar batu oleh Amir bin Jihasy, dan hukuman matilah yang dijatuhkan.

Sumber :
Ibid, halaman 272
Salah seorang keluarga Yamin mengatakan kepada saya bahwa Rasulullah 
mengatakan kepada Yamin, �Pernahkan kamu melihat bagaimana sepupumu 
menerimaku dan apakah yang ingin dia lakukan ?�. Maka kemudian Yamin 
memberi uang kepada seseorang dan menyuruhnya membunuh Amir bin Jihasy dan 
diapun membunuhnya.

Luar biasa, nyawa seseorang harus melayang KARENA KECURIGAAN MUHAMMAD SAW 
yang MERASA akan ditimpa batu. Kecurigaan yang tidak pernah diklarifikasi 
dan dibuktikan.
Melihat dari kisah diatas sangat mungkin bahwa Muhammad SAW memang MENYEBAR 
FITNAH bahwa dia akan ditimpa batu oleh Amir bin Jihasy agar mendapatkan 
legitimasi untuk menyerang dan merampok kekayaan bani Nadhir.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Apa yang dikatakan tentang fitnah.
QS 68 : 10 � 11 :
Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang BANYAK BERSUMPAH lagi hina,
yang banyak mencela, yang kian ke mari MENGHAMBUR FITNAH

Ayat diatas tampaknya mengena bagi Muhammad SAW karena beliau sendiri gemar 
bersumpah.

Sumber :
Sejarah Hidup Muhammad SAW
Muhammad Husain Haekal
Bagian keenambelas : Pengaruh Uhud
Tetapi Muhammad jadi marah karena sikap lemah dan mau surut itu. IA 
BERSUMPAH mengatakan kepada mereka, bahwa ia akan pergi juga ke Badr 
walaupun seorang diri.

Begitupula saat Muhamamad SAW bersumpah kepada istri-istrinya dan kemudian 
harus dibatalkan dengan bantuan ayat Al-Qur�an.

Sumber :
Ibid
Bagian keduapuluh enam : Ibrahim dan Istri-Istri Nabi
Muhammad segera menyadari bahwa rasa cemburulah yang telah mendorong Hafsha 
menyatakan apa yang telah disaksikannya itu serta membicarakannya kembali 
dengan Aisyah atau isteri-isterinya yang lain. Dengan maksud hendak 
menyenangkan perasaan Hafsha, ia bermaksud HENDAK BERSUMPAH MENGHARAMKAN 
MARIA BUAT DIRINYA kalau Hafsha tidak akan menceritakan apa yang telah 
disaksikannya itu.
����.
Ia pergi ke mesjid, dan dengan suara keras ia berkata kepada mereka: 
"Rasulullah - s.a.w. - tidak menceraikan isterinya." Sehubungan dengan 
peristiwa inilah ayat-ayat suci ini turun:

"Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan sesuatu yang oleh Tuhan dihalalkan 
untukmu; hanya karena engkau ingin memenuhi segala yang disenangi para 
isterimu? Dan Allah jua Maha Pengampun dan Penyayang. Tuhan telah 
MEWAJIBKAN KAMU MELEPASKAN SUMPAH KAMU ITU. Dan Tuhan jua Pelindungmu, Dia 
mengetahui dan Bijaksana."


8. SEORANG YANG TIDAK DIKENAL (PEMBUNUHAN KARENA CURIGA - 2)

Tampaknya Muhammad SAW memang memiliki tingkat kecurigaan yang sangat 
tinggi. Kisah berikut ini membuktikan dimana nyawa seseorang sungguh tidak 
berarti dimata Muhammad SAW.

Sumber :
Bukhari Volume 4, Buku 52, Nomor 286:
Dikisahkan oleh Salama bin Al-Akwa :
Seorang mata-mata kafir datang kepada Rasulullah saat dalam satu 
perjalanannya. Mata-mata tersebut duduk bersama sahabat-sahabat nabi dan 
bercakap-cakap kemudian pergi. Rasulullah berkata kepada 
sahabat-sahabatnya, �KEJAR ORANG TADI DAN BUNUH DIA�. Maka aku membunuhnya.

Bahkan siapa nama orang yang dituduh mata-mata itupun tidak diketahui. 
Tidak juga ada usaha klarifikasi atas tuduhan Muhammad SAW.
Betapa tidak berharganya nyawa orang tersebut. Tidakkah terpikir bagaimana 
nasib istri dan anak-anaknya?

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah berikut yaitu agar tidak 
kebanyakan purba sangka.
QS 49 : 12 :
Hai orang-orang yang beriman, JAUHILAH KEBANYAKAN PURBA-SANGKA 
(kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu DOSA


9. ABU AFAK (PEMBUNUHAN KARENA SYAIR)
Salah satu pembunuhan yang paling tidak pandang bulu adalah pembunuhan 
seorang KAKEK TUA RENTA YANG TELAH BERUMUR 120 TAHUN yaitu Abu Afak hanya 
karena Abu Afak menuliskan syair mengecam Muhammad SAW.

Sumber
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 233 - 234
Abu Afak adalah salah seorang dari bani Amr bin Auf dari kelompok bani 
Ubaidah. Dia menunjukkan kemunafikannya ketika Rasulullah membunuh Harits 
bin Suwaid bin Samit dan berkata :

Aku telah hidup lama tetapi aku tidak pernah menemui
Sebuah kelompok atau perkumpulan orang
Yang lebih setia kepada tanggungjawab mereka
Dan sekutu-sekutu mereka ketika memanggil mereka
Daripada keturunan Qaila ketika mereka sedang berkumpul
Orang-orang yang melempar gunung dan tidak pernah menyerah
Penunggang kuda yang datang kepada mereka memecah mereka menjadi dua 
(mengtakan)
�Izinkan�, �Jangan izinkan� segala amalan dan tindakan
Jika engkau percaya akan kejayaan atau kerajaan
Engkau akan mengikuti Tuba

Rasulullah berkata, �SIAPA YANG BERSEDIA MEMBUAT PERHITUNGAN DENGAN 
BAJINGAN INI UNTUKKU?� Kemudian Salim bin Umair dari bani Amr bin Auf salah 
satu dari para penangis berangkat dan membunuh dia���

Atau menurut sumber kuno berikut :
Kitab Al Tabaqat Al Kabir Volume 2,
Ibn Sa`d, halaman 32 :
(terjemahan oleh sdr. Nomind)
Kemudian terjadi serangan (�sariyyah�) oleh Salim Ibn Umayr al-Amri 
terhadap Abu Adak, orang Yahudi pada (bulan) Shawwal dipermulaan dari bulan 
ke duapuluh dari hijrah Rasulullah. Abu Afak adalah dari Bani Amr Ibn Awf 
dan seorang yang sudah tua yang telah mencapai umur 120 tahun. Dia seorang 
Yahudi, dan dulunya pernah menghasut orang-orang untuk menentang 
Rasulullah, dan menyusun bait-bait puisi yang bersifat menyindir (Muhammad).
Salim Ibn Umayr yang adalah salah seorang yang paling berduka yang 
berpartisipasi dalam perang Badr berkata, �Saya bersumpah bahwa saya harus 
membunuh abu Afak atau mati dihadapannya.� Dia menunggu kesempatannya 
sampai suata malam yang panas datang, dan Abu Afak tidur di ruang terbuka. 
Salim Ibn Umayr mengetahui hal ini, sehingga dia MENUSUKKAN PEDANGNYA PADA 
HATI ABU AFAK DAN MENEKANNYA SAMPAI TEMBUS KE KASURNYA. Musuh Allah 
berteriak dan orang-orang yang menjadi pengikutnya segera datang kepadanya, 
membawa dia ke rumahnya dan menguburkannya.

Abu Afak menuliskan syair-syairnya di Medinah yang mengkritisi Muhammad 
SAW. Abu Afak menilai bahwa pengajaran Muhammad SAW sering diubah-ubah, 
tercermin dari kritikannya �Izinkan� dan �Jangan izinkan�. Selain itu Abu 
Afak menyerukan untuk mengikuti Tuba yang adalah seorang raja dari Yaman 
yang beragama Yahudi.
Namun tidak ada satu catatanpun dimana Abu Afak membujuk kaumnya untuk 
melakukan kekerasan fisik terhadap Muhammad SAW. Seorang yang berumur 120 
tahun, sudah barang tentu bukanlah ancaman bagi Muhammad SAW secara fisik.
Namun karena Abu Afak telah berani mengkritik Muhammad SAW dan karena dia 
adalah keturunan Yahudi, maka nasib sudah ditentukan yaitu Abu Afak harus 
mati apapun penyebabnya.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Tampaknya bagi Muhammad SAW membunuh seorang kakek tua renta yang sudah 
ompong hanyalah hal kecil saja dan tidak ada artinya.
Kekejian ini bisa jadi adalah inspirasi dari syaitan sesuai peringatan ayat 
berikut :
QS 2 : 169 :
Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan 
mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.


10. ASMA BINTI MARWAN (NASIB MUNIR WANITA)

(by Nomind)
Begitulah yang terjadi sesudah pembunuhan Abu Afak yang tua renta yang 
sudah tidak bergigi itu. Asma bint Marwan menyuarakan ketidakpuasan atas 
kekejaman dan ketidakadilan Muhammad dalam memerintahkan pembunuhan Abu 
Afak. Karena berani mempertanyakan perbuatan keji Muhammad, nyawa Asma bint 
Marwan pun melayang sia-sia tanpa bekas. Kambing pun tidak akan peduli, 
begitulah kira-kira pernyataan Muhammad setelah Asma dibunuh.

Sumber
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 233 - 234
Asma adalah dari bani Umayyah bin Zaid. Ketika Abu Afak terbunuh dia 
menunjukkan kemunafikannya. Abdullah bin Harits bin Fudail dari ayahnya 
mengatakan bahwa di dinikahi seseorang dari bani Khatma yang bernama Yazid 
bin Zaid. Dia mencaci-maki Islam dan para pengikutnya dengan mengatakan :
Aku memangdang rendah Bani Malik dan Al Nabit
Dan auf dan bani Khazeaj
Engkau mematuhi orang asing yang bukan golonganmu
Dia bukan Murad atau Madhhij
Apakah yang engkau harapkan darinya setelah kematian pemimpinmu
Seperti orang yang kelaparan yang menantikan kaldu
Tidak adakah orang yang berani menyerang dia dengan kejutan
Dan mematahkan harapan mereka yang menantikan sesuatu darinya
���.
Ketika Rasulullah mendengar apa yang dia katakan, beliau berkata, �SIAPA 
YANG AKAN BERANGKAT UNTUK MEMBEBASKAN AKU DARI PUTRI MARWAN ITU?� Umair bin 
Adiy al Khatami yang saat bersama beliau mendengarnya dan pada tengah malam 
dia pergi kerumah Asma dan membunuhnya. Dia menemui Rasulullah esok harinya 
dan menceritakan kepada beliau apa yang telah terjadi dan beliau berkata, 
�Wahai Umair, engkau telah menolong Allah dan Rasulullah�. Ketika dia 
berkata bagaimana jika dia mendapat ancamanatau akibat buruk, beliau 
menjawab, �dua ekor kambing tidak akan menandukkan kepala mereka karena 
kematiannya�.
��..

Atau sumber kuno berikut :
Kitab al-Tabaqat al-Kabir, terjemahan S. Moinul Haq, Vol. 2, hal. 31
Ibn Sa�d
(terjemahan Nomind)

SERANGAN (SARIYYAH) UMAYR IBN ADI
Kemudian terjadilah serangan (sariyyah) Umayr ibn Adi Ibn Kharashah 
al-Khatmi terhadap Asma Bint Marwan dari Bani Umayyah Ibn Zayd, ketika lima 
malam sebelum bulan suci Ramadhan, dipermulaan bulan keduapuluh sejak 
hijrah Rasulullah. Asma adalah isteri Yazid Ibn Zayd Ibn Hisn al-Khatmi. 
Dia sebelumnya pernah mencerca Islam, menyakiti hati nabi (Muhammad) dan 
mempengaruhi orang-orang menentang dia. Dia membuat bait-bait puisi. UMAYR 
IBN ADI MENDATANGINYA PADA MALAM HARI DAN MASUK KE RUMAHNYA. ANAK-ANAKNYA 
SEDANG TIDUR DI SEKITARNYA. ADA SATU YANG SEDANG DIA SUSUI. DIA (UMAYR) 
MENCARINYA DENGAN TANGANYA KARENA DIA BUTA, DAN MEMISAHKAN ANAK ITU 
DARINYA. DIA MENGHUJAMKAN PEDANGNYA DI DADANYA HINGGA TEMBUS KE 
PUNGGUNGNYA. Kemudian dia melakukan sholat pagi bersama dengan nabi 
(Muhammad) di al-Madina. Rasulullah bersabda padanya: �Apakah kamu sudah 
membantai anak perempuan Marwan?� Dia berkata: �Sudah. Apakah adalah hal 
lain yang perlu saya lakukan?� Dia (Muhammad) bersabda: �Tidak ada. DUA 
KAMBING TIDAK AKAN MENGADU KEPALA MENGENAI DIA (Asma).� Inilah adalah 
kata-kata yang pertama kali didengar dari Rasulullah. Rasulullah memberi 
julukan kepadanya Umayr, �basir� (yang melihat).

(by Nomind)
Lagi-lagi suatu pembunuhan keji dan pengecut yang dilakukan oleh pengikut 
setia Muhammad. Pembunuhan terhadap Abu Afak dan Asma bint Marwan dilakukan 
dengan sangat pengecut secara diam-diam pada malam hari saat korban sedang 
tidur lelap. Pembunuhan Asma seorang WANITA YANG SEDANG MENYUSUI ANAKNYA 
YANG MASIH BALITA adalah sangat kejam. Hanya karena puisinya dan 
pembelaannya atas kematian Abu Afak yang tua renta, Asma dihabisi oleh 
Muhammad secara kejam dan keji. Begitu teganya Muhammad menghabisi nyawa 
seorang perempuan tak berdaya yang mempunyai lima anak dan satu diantaranya 
masih menyusui. Bisa dibayangkan penderitaan keluarga Asma.
Yang lebih parah lagi, Muhammad mengatakan bahwa kambingpun tidak akan 
beradu kepala mengenai hal ini. Yang artinya tidak akan ada yang peduli. 
Memang Muhammad dan pengiktunya tidaklah akan peduli, tapi lima anak Asma 
yang masih kecil dan keluraganya tentunya sangat peduli

Asma yang memprotes pembunuhan adalah gambaran seorang pembela HAM seperti 
MUNIR. Dan karena memprotes pembunuhan makanya Asma harus disingkirkan. 
Betapa miripnya dengan nasib Munir yang memprotes penghilangan aktivis, 
hidupnya harus berakhir tewas dibunuh dengan diracun

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN :
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah Al-Qur�an yang menyuruh untuk 
memberikan harta bagi anak-anak yatim. Bukannya mengasihi anak yatim, 
Muhammad SAW justru membuat anak-anak menjadi yatim. Ironis sekali.
QS 2 : 177 :
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, 
akan tetapi sesungguhnya KEBAJIKAN ITU IALAH beriman kepada Allah, hari 
kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta 
yang dicintainya kepada kerabatnya, ANAK-ANAK YATIM,


11. ABDULLAH BIN KHATAL (NASIB ORANG YANG BERPALING DARI ISLAM - 1)

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 54 � 55
Seorang lagi yang harus dibunuh adalah Abdullah bin Khatal dari bani Taim 
bin Ghalib. Dia pernah menjadi muslim dan diutus Rasulullah untuk 
mengumpulkan zakat bersama seorang Anshar dengan dibantu seorang bekas 
budak yang telah merdeka. Ketika mereka beristirahat, Abdullah 
memerintahkan si bekas budak itu untuk menyembelih kambing dan memasaknya 
lalu dia menunggunya sambil tidur. Ketika bangun perintahnya ternyata belum 
dilaksanakan, maka bekas budak itu dibunuhnya dan lalu DIA MENJADI KAFIR��� 
Abdullah bin Khatal dibunuh oleh Said bin Huraits al Makhzumi dan Abu 
Barzah al Aslami

Atau menurut sumber hadis berikut :
Sahih Bukhari, volume 5 nomor 582 :
Dikisahkan oleh Anas bin Malik :
Pada hari penaklukan, Rasulullah memasuki Mekah, menggunakan penutup 
kepala. Ketika Rasulullah melepas penutup kepalanya, seseorang datang dan 
berkata, �Ibn Khatal sedang memanjat dinding Kabah�. RASULULLAH BERKATA, 
�BUNUH DIA!�

Ibn Khatal akhirnya dibunuh di Kabah.

Sumber :
Kitab al Tabaqat al Kabir, volume 2, halaman 174 :
Ibn Sa�d
Sungguh, Rasullah memerintahkan pengikutnya pada hari kemenangan untuk 
membunuh Ibn Abi Sarh, Fartana Ibn al-Zibr'ra and Ibn Khatal. Abu Barzah 
datang dan melihat [B]Ibn Khatal memegang erat dinding Kabah. ABU BARZAH 
KEMUDIAN MEROBEK PERUT IBN KHATAL.[/B]

Ibn Khatal dibunuh tampaknya karena dia berpaling dari Islam.
Itulah hukuman bagi orang yang pindah agama dari Islam, bunuh!!

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Ibn Khatal telah berusaha untuk berlindung di Kabah, namun tetap dibunuh 
oleh pengikut Muhammad SAW, padahal katanya Kabah adalah tempat yang 
diberkahi dan siapapun yang memasukinya akan menjadi aman.
QS 3 : 96 � 97 :
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) 
manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang DIBERKAHI dan menjadi 
petunjuk bagi semua manusia [214]. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, 
(di antaranya) maqam Ibrahim [215]; BARANGSIAPA MEMASUKINYA (BAITULLAH ITU) 
MENJADI AMANLAH DIA

Dengan perintah pembunuhan ini maka Muhammad SAW TELAH MENGINGKARI 
AL-QUR�ANNYA SENDIRI dan menjadikan apa yang ditulis oleh ALQUR�AN SALAH.


12. MIQYAS BIN HUBABAH (NASIB ORANG YANG BERPALING DARI ISLAM - 2)

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 54, 55
Rasulullah telah memerintahkan semua komandan pasukannya untuk hanya 
menyerang mereka yang melawan, kecuali beberapa orang yang beliau 
perintahkan untuk dibunuh ��. Kemudian juga Miqyas bin Hubabah yang pernah 
membunuh seorang Anshar yang membunuh saudaranya secara tidak sengaja, dan 
setelah itu KEMBALI KEPADA QURAISH SEBAGAI KAFIR ��� sedangkan Miqyas 
dibunuh oleh Numailah bin Abdullah, seorang pengikutnya sendiri. Saudara 
perempuan Miqyas berturur :
Demi hidupku, Numaila telah membuat malu kaumnya
Dan mengejutkan orang-orang dikala dia membunuh Miqyas
Siapapun pasti pernah menemui seorang seperti Miqyas
YANG MENYEDIAKAN MAKANAN BAGI PARA IBU MUDA DISAAT-SAAT SULIT.

Miqyas adalah seorang yang murah hati, dia menyediakan makanan bagi para 
ibu muda dikala sulit. Namun karena DIA TELAH BERPALING DARI ISLAM MAKA 
NASIBNYA SUDAH JELAS, HARUS DIBUNUH.


13. FARTANAH (KISAH SEDIH SEORANG BIDUANITA)
Bahkan seorang budak wanita yang hanya bisa menyanyipun tidak luput dari 
perintah pembunuhan.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 55
Beliau juga memerintahkan untuk MEMBUNUH DUA PENYANYI WANITA MILIK 
ABDULLAH, salah satunya bernama Fartanah, karena mereka biasa menyanyikan 
lagu sindiran terhadap Rasulullah�� Sedangkan dua orang penyanyi Ibn 
Khatal, SEORANG TELAH DIBUNUH dan seorang lagi melarikan diri sampai 
kemudian dia meminta ampunan kepada Rasulullah dan dikabulkan.

Luar biasa, apa yang dimiliki oleh budak wanita yang bernama Fartana itu?.
Kekayaan?? Tidak!
Kekuatan?? Tidak!
Pasukan??? Tidak!
Apakah Fartana merupakan ancaman bagi Muhammad SAW???? Tidak!

Seorang budak wanita yang miskin harus dibunuh karena pernah menyanyi lagu 
yang membuat Muhammad SAW tersinggung.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Terlihat bagaimana lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah untuk 
memperlakukan kaum miskin.
QS 4 : 8 :
Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat [270], anak yatim dan ORANG 
MISKIN, MAKA BERILAH MEREKA DARI HARTA ITU [271] (sekedarnya) dan 
ucapkanlah kepada mereka PERKATAAN YANG BAIK.

Jadi bukannya santunan dan perkataan baik yang diterima Fartana, melainkan 
perkataan �BUNUH� yang dia terima.

Dimana rasa memaafkan orang tidak berdaya itu??
Sementara Muhammad SAW sendiri mengajarkan dalam ayat Al-Qur�an untuk 
memaafkan :
QS 4 : 149 :
Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau MEMAAFKAN 
SESUATU KESALAHAN (ORANG LAIN), maka sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi 
Maha Kuasa.

KOMENTAR DARI ALKITAB
Bandingkan dengan pengajaran Rasul Paulus yang dengan keji dituduh Rasul 
Palsu oleh muslim.
Kolose 3 : 11 :
dalam hal ini TIADA LAGI orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat 
atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, BUDAK ATAU ORANG 
MERDEKA, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

Seorang Rasul yang dituduh palsu saja bisa menganggap BUDAK ADALAH SAMA 
BERHARGANYA DALAM KASIH KRISTUS dan rasul Paulus setelah bertobat tidak 
pernah memerintahkan pembunuhan seorang budakpun.


14. HUWAIRITS BIN NUQAITS (ANAK JATUH, NYAWA MELAYANG)

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 55
Juga ada Huwairits bin Nuqaits bin Wahab binAbdul bin Qusayi YANG DIBUNUH 
karena sering menghina Rasulullah di Mekah.

Apa penghinaan yang dilakukan Huwairits?.

Ibid, halaman 357
Menurut catatan Ibn Hisham no. 804 :
Pada suatu hari Abbas menaikkan Fatimah dan Ummi Khultum dua putrid 
Rasulullah pada seekor unta untuk membawa mereka dari Mekah menuju Madinah 
dan tiba-tiba al-Huwairits menghalau unta itu sehingga Fatimah dan Umi 
Kulhum terlempar dan jatuh dari atas unta itu.

Jadi hanya karena kedua putrid Muhammad SAW terjatuh dari unta maka 
Huwairits harus dibunuh. Padahal bisa saja Huwairits tidak sengaja 
menghalau unta tersebut, atau bahkan mungkin kedua putri Muhammad SAW tidak 
berpegangan dengan kencang sehingga terjatuh. Jadi karena anak terjatuh, 
orang lain harus dibunuh.


15. SARAH (PENGANTAR SURAT YANG MALANG)

SARAH JUGA SEORANG BEKAS BUDAK YANG TIDAK MEMILIKI KEKUATAN APAPUN. Dia 
pernah membawa surat yang memperingatkan Quraish bahwa Muhammad hendak 
menyerbu Mekah.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq � Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 46 - 47
�.. ketika Rasulullah memutuskan untuk menyerbu Mekah, Hatib bin abu 
Balta�ah menulis sebuah surat kepada Quraish mengatakan kepada mereka bahwa 
Rasulullah bermaksud mendatangi mereka. Dia memberikan surat tersebut 
kepada seorang wanita �.. adalah Sarah, seorang bekas budak��. Wanita 
tersebut menyembunyikan surat tersebut diatas kepalanya. Rasulullah 
mendapatkan kabar dari langit tentang apa yang telah dilakukan Hatib dan 
saat itu juga mengutus Ali dan Zubair bin Awwam untuk mengejar wanita itu�� 
Merasa terdesak akhirnya wanita itu mengeluarkan surat tersebut dan 
memberikannya kepada Ali dan kemudian memberikannya kepada Rasulullah �.

Sarah tampaknya berhasil menyelamatkan dirinya. Namun vonis mati tampaknya 
memang sudah diberikan dan akhirnya dilaksanakan pada saat Umar berkuasa.

Sumber :
Ibid,halaman 56 :
Sementara itu Sarah yang hidup hingga masa kepemimpinan UMAR, DIA DIBUNUH 
oleh seorang prajurit di satu lembah di Mekah.

Bahkan hingga Muhammad SAW meninggalpun tampaknya hukuman mati kepada Sarah 
tidak dicabut. Bayangkan Sarah yang miskin, seorang diri dan terlunta-lunta 
bersembunyi pada akhirnya harus juga menerima kematiannya.

KOMENTAR DARI AL-QUR�AN
Tampaknya ayat berikut ini berlalu bagitu saja :
QS 2 : 177 :
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, 
akan tetapi sesungguhnya KEBAJIKAN ITU IALAH beriman kepada Allah, hari 
kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta 
yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, ORANG-ORANG MISKIN, 
MUSAFIR (YANG MEMERLUKAN PERTOLONGAN) dan orang-orang yang meminta-minta


Jadi dari penuturan sumber-sumber Islam sendiri terlihat bagaimana sikap 
Muhammad SAW terhadap mereka yang pernah �mengkritisi� dirinya.

Terlihat sekali adanya perbedaan sikap antara Muhammad SAW dengan Rasul 
Paulus.

1. Muhammad SAW
Pada saat Muhammad SAW belum berkuasa, beliau adalah orang yang tidak 
pernah menyakiti orang lain. Namun begitu kekuasaan dan legitimasi rasul 
Allah SWT dipegangnya, tindakan balas dendam berupa 
pembunuhan-pembunuhanlah yang dilakukannya.

2. Rasul Paulus
Pada waktu belum menjadi rasul, beliau adalah orang yang kejam yang 
bermaksud menganiaya orang-orang Kristen. Namun begitu berjumpa dengan 
Yesus Kristus semua kekerasan dalam dirinya lenyap dan berganti dengan 
kasih dan pengajaran.

Ironi paling besar adalah bagaimana SIKAP MUNAFIK yang diperlihatkan :
Perintah-perintah Al-qur�an yang jelas dan gamblang yang DIKLAIM DIHAFAL 
LUAR KEPALA OLEH RIBUAN MUSLIM sahabat-sahabat Muhammad SAW ternyata 
dilanggar begitu saja.

Perintah datang kepada Muhamamad SAW, dan Muhammad SAW sendirilah yang 
mendustakan perintah tersebut. Dan menyedihkannya karena menurut Al-Qur'an, 
sikap seperti ini diganjar menjadi PENGHUNI NERAKA JAHANAM.

QS 29 : 68 :
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan 
kedustaan terhadap Allah atau MENDUSTAKAN YANG HAK [1160] TATKALA YANG HAK 
ITU DATANG KEPADANYA? BUKANKAH DALAM NERAKA JAHANNAM itu ada tempat bagi 
orang-orang yang kafir?

Atau jangan-jangan ayat-ayat tentang memaafkan itu dikarang kemudian 
setelah Muhammad SAW meninggal?? Mungkin saja.

Sekian






[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke