Galamedia
02/04/2005
Belum Bayar Uang Kuliah, Tak Boleh Ikut UTS
Rektorat Unisba Tetap Bergengsi Meski Mahasiswa Mengancam
SEKELIMUS, (GM).-
Rektorat Universitas Islam Bandung (Unisba) tetap tidak mengizinkan
mahasiswanya yang belum membayar uang kuliah hingga batas akhir pembayaran
untuk mengikuti ujian tengah semester (UTS), mulai Senin (4/4). Hal tersebut
diungkapkan Pembantu Rektor Bidang Akademik Unisba, Dr. Ing. Suparno Satira,
ketika dihubungi "GM", Jumat (1/4) malam.
"Rektorat tetap memutuskan, cuti bagi mahasiswa yang terlambat membayar
uang kuliah merupakan suatu keharusan. Karena belum membayar kuliah, secara
otomatis mereka tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar, termasuk UTS,"
kata Suparno.
Menurut Suparno, keputusan tetap menyarankan mahasiswa yang terlambat
membayar uang kuliah untuk mengambil cuti akademik tersebut sudah disampaikan
kepada mahasiswa dalam sebuah dialog yang dilakukan Jumat (1/4).
Ketika ditanyakan bagaimana reaksi mahasiswa setelah mendengar rektorat
tetap pada keputusannya, Suparno mengatakan, para mahasiswa sepertinya tetap
ngotot untuk mengikuti UTS. "Meski kami sudah menjelaskan, mereka sepertinya
tetap ngotot untuk tetap ikut kuliah dan UTS. Tapi, kita tidak bisa
mengabulkannya karena pelaksanaan UTS itu memerlukan persiapan-persiapan,"
jelasnya.
Suparno mengatakan, kebijakan tersebut sebenarnya sangat menguntungkan
mahasiswa. Karena, katanya, mahasiswa bersangkutan tidak harus membayar uang
perkuliahan dalam semester tersebut dan hanya membayar uang registrasi. "Selain
itu, waktu mereka pun tidak terbuang karena pada saat mengambil cuti,
semesternya tidak dihitung dalam aturan drop out setelah 14 semester," ujarnya.
Khusus untuk mahasiswa yang tinggal menyelesaikan tugas akhir, Suparno
menyatakan, hal ini tidak terlalu menjadi masalah karena kuliahnya sudah habis.
"Jadi, mereka yang tinggal melanjutkan tugas akhirnya," tegas Suparno.
Seperti diberitakan "GM", dalam dua hari terakhir, ratusan mahasiswa
Unisba, kebanyakan yang belum membayar uang kuliah, melakukan aksi unjuk rasa
menentang kebijakan Rektor Unisba tentang batas akhir pembayaran uang kuliah.
Dalam aksinya, mereka menuntut dan meminta rektorat memberi kesempatan kepada
mereka untuk membayar uang kuliah, meski terlambat dan bisa mengikuti UTS.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa mengancam akan terus melakukan aksi
unjuk rasa jika tuntutannya tidak dikabulkan. Bahkan, mereka juga sempat
me-lontarkan ancaman untuk memobili-sasi mahasiswa lain untuk melakukan
pemboikotan terhadap pelaksanaan UTS, mulai Senin (4/4).
"Soal rencana pemboikotan UTS itu, saya tidak tahu. Tapi, kalau mahasiwa
tidak mengikuti UTS, berarti itu kerugian buat mereka karena mereka sudah pasti
tidak akan lulus," ujarnya. (B.82)**
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/