saya sudah sangat terluka hati saya dengan perlakuan moderator [EMAIL 
PROTECTED], cina bangsat keparat ini,  kalau tidak minta maaf sama pak Bambang 
Wiyono, saya saja sebagai gantinya untuk sebuah nyawa denny, si bangsat itu!
saya betul2 marah! sampai neraka saja layani dia! yang belum berusia 18 tahun 
dan yang tidak mau lihat foto sadis2 dan keji,  jangan bergabung di :
[EMAIL PROTECTED]
Putra Petir

Jusfiq Hadjar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

    Saya hanya ingin mengulang pendapat saya: 

    mencabut dan membetulkan kesalahan  dengan diiringi 
permintaan
    maaf bukanlah perbuatan hina, tapi bahagian dari kejujuran. 

    Dan diskusi hanya mungkin, bila pasertanya punya kejujuran.

    Tanpa kejujuran, artinya juga tanpa kesediaan untuk mengakui
    kesalahan, betapapun kecilnya, diskusi adalah suatu
    kemustahilan. 


On 8 Apr 2005, at 6:48, Mang_Ucup wrote:

> 
> 
> Di berbagai macam Milis sering kali kita membaca dimana antara sesama member
> saling mencaci maki dgn menggunakan berbagai macam kata2 yg jorok s/d
> pemberian gelar2 dari kebon binatang, tetapi jarang sekali saya membaca
> dimana mereka berani memohon maaf, boro2 minta maaf, mengakui kesalahannya
> azah udah sulit. Dan di dlm kehidupan nyata pun tidak jauh bedanya. Berapa
> banyak persahabatan maupun perkawinan yg kandas, oleh sebab satu kata saja
> yg 'TIDAK TERUCAPKAN" ialah perkataan "MAAF!" Dgn mudah kita bisa
> melontarkan segala macam perkataan yg kotor, jorok, kejam bahkan
> menyakitkan, tetapi sangat sukar sekali untuk mengucapkan satu saja
> perkataan "Maaf!" Kenapa?
> 
> Wah perkataan ini menyangkut harga diri, mang Ucup, sebab dgn kita
> mengucapkan perkataan maaf tsb, berarti otomatis kita mengakui kesalahan,
> walaupun sebenarnya dialah yg salah, dialah yg menyakitkan saya, dialah yg
> berdosa, kenapa HARUS AKU yg mengucapkan dan memohon maaf, bukankah dia
> penyebab segala macam masalah ini!
> 
> Apakah mang Ucup tidak tahu kalau kita terlalu mudah mengucapkan perkataan
> maaf otomatis ia merasa tidak bersalah dan pasti kesalahan tsb akan diulang
> kembali olehnya. Biarlah ia tahu, biarlah ia rasakan bahwa sebenarnya DIALAH
> YG BERSALAH - BUKAN AKU! - AKU INI BENAR!
> 
> Apakah Anda tahu bahwa banyak orang yg telah menikah ber-tahun2, tetapi
> karena merasa gengsi dan tidak ada yg mau saling mengalah, akhirnya
> perkawinan tsb kandas! Oleh karena tidak ada satupun juga yg mempunyai
> inisiatif, keinginan dan juga keberanian untuk mengucapkan perkataan "MAAF!"
> 
> Siapa yg jadi korban? Terutama adalah anak2 kita! Kita bersedia mengorbankan
> dan menjadikan anak2 kita sebagai tumbal hanya karena kita tidak mau
> mengalah! Hanya karena kita merasa diri kita HEBAT! Satu perkataan yg hanya
> membutuhkan waktu satu detik saja untuk di ucapkan, tetapi bisa mengorbankan
> perkawinan yg telah di bina bertahun-tahun bahkan merusak masa depannya satu
> keluarga.
> 
> Mereka bersedia membayar dgn hidup menjadi janda ataupun menjadi duda
> ber-tahun2, oleh karena tidak bisa dan tidak mau mengatakan perkataan MAAF!
> Kita bisa menghemat banyak sekali biaya, waktu maupun air mata, apabila kita
> bersedia mengucapkan perkataan MAAF tsb.
> 
> Pada saat kita menikah kita saling berjanji bahwa kita bersedia sehidup
> semati bahkan kalau perlu kita bersedia mengorbankan jiwa dan raga demi
> pasangan hidup kita. Tetapi kenyataannya boro2 mengorbankan jiwa dan raga,
> untuk mengorbankan waktu satu detik saja untuk mengucapkan perkataan "MAAF!"
> saja tidak bisa dan tidak mau!
> 
> Sorry mang Ucup, kalau istri kita sudah jelas yg bersalah, masa kita sebagai
> suami harus meminta maaf kepadanya, yg bener aza??!!, bisa2 entar istri ini
> melonjak naik kekepala, bisa2 kita dijadikan alas dari terompak kakinya sang
> istri. Mang Ucup sebagai orang beragama mustinya tahu bahwa di dlm Alkitab
> pun tercantum bahwa suami adalah boss nya dari rumah tangga, jadi bukan
> kebalikannya.
> 
> Apakah untuk memohon maaf itu dibutuhkan satu keberanian khusus? Apakah
> untuk mengucapkan perkataan maaf ini dibutuhkan latihan khusus? Apakah untuk
> mengucapkan perkataan maaf ini dibutuhkan IQ yg tinggi?
> 
> Kalau kita minta maaf kepada pasangan hidup kita maupun sahabat kita, apakah
> kita harus malu? Apakah nilai harga diri saja menjadi turun bahkan menjadi
> banci kalau saya yg memulai terlebih dahulu minta maaf kepada istri saya?
> 
> Saya yakin tidak! Apakah pasangan hidup atau sahabat kita akan menghukum
> kita kalau kita mengaku salah bahkan memohon maaf kepadanya, saya yakin
> inipun tidak akan terjadi!
> 
> Tanya sama diri sendiri berapa jam waktu yg telah kita buang dan sia2kan
> hanya, karena digunakan untuk ribut, musuhan atau perang dingin antar suami
> dan istri. Saya kenal pasangan yg sering bermusuhan hingga ber-hari2, bahkan
> kadang2 ber-bln2, hanya karena ribut perang mulut saja untuk hal2 yg sangat
> sepele dan kecil sekali, karena dari kedua belah pihak tidak ada yg mau
> mengalah! Dan memohon maaf!
> 
> Masing2 merasa dipihak yg bener, masing2 merasa pinter, masing2 merasa
> hebat, berapa pun bayarannya berapapun biayanya berapapun pengorbanannya
> marilah kita teruskan perang ini sampai titik darah penghabisan eh maksud
> saya titik kalimat PERCERAIAN dicantumkan!
> 
> Apakah tali persahabatan dan perkawinan yg telah di bina ber-tahun2 mau
> ditukar hanya dgn nilai satu kata saja yg TIDAK TERUCAPKAN ialah perkataan
> "MAAF!" Apakah kita tega melihat anak2 kita menjadi korban dan menangis
> karena saling mempertahankan harga diri dan tidak ada yg mau mengalah?
> 
> Apakah tidak lebih indah dan lebih manis kalau kita bisa mengalah dan
> memohon maaf terlebih dahulu? Di dlm perkawinan kita akan mendapat tantangan
> untuk membuktikan keberanian kita. Membuktikan keberanian ini bukannya dgn
> hal2 yg bersifat super atau kepahlawanan, melainkan berani mengalah, berani
> meminta dan memohon maaf terlebih dahulu tanpa melihat lebih rinci siapapun
> yg bersalah dlm permasalahannya.
> 
> Buktikanlah kasih sayang Anda terhadap sahabat, maupun pasangan hidup dgn
> kita mengalah dan memohon maaf terlebih dahulu, percayalah hasilnya akan
> jauh lebih indah daripada kalau kita saling bertengkar satu dgn yg lain.
> Apabila kita menabur kasih, maka kasih pulalah yg akan kita tuai jauh
> berlipat ganda daripada yg kita tabur. Perkataan maaf bisa merubah air mata
> menjadi satu senyuman yg indah dgn penuh rasa kasih sayang. Tidak percaya,
> buktikanlah sendiri!
> 
> Selamat berakhir pekan untuk para pembaca yg saya muliakan dgn salam penuh
> kasih dan doa
> 
> Maranatha
> Mang Ucup
> e-Mail: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage : www.mangucup.net
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ****** potonglah bagian bagian dari posting sebelumnya ******* 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
Children InternationalWould you give Hope to a Child in need? �Click Here to 
meet a Girl
And Give Her Hope�Click Here to meet a Boy
And Change His Life Learn More

---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/islamkristen/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Small Business - Try our new resources site! 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke