Mungkin ijazah geologi atau vulkanologinya dibeli dari universitas Kaligot 
yang suka bikin rekali, makanya ngomong seenaknya saja.

----- Original Message ----- 
From: "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Sunday, April 10, 2005 8:54 AM
Subject: [proletar] Re: BMG, "Nias tak Akan Tenggelam" (benarkah ....?)


>
>
> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0405/09/0103.htm
>>
>>
>> BMG, "Nias tak Akan Tenggelam"
>>
>>
>> NIAS, (PR).-
>> Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Pusat Dr. Gunawan
> Ibrahim menegaskan, tak akan terjadi lagi gempa besar di Nias yang
> bisa menimbulkan gelombang tsunami dan menenggelamkan pulau tersebut.
> Oleh karena itu, warga Nias diminta tetap tenang dan tak perlu eksodus
> meninggalkan kampung halaman mereka.
>>
>> "Kami tegaskan, tidak ada gempa besar pascagempa Senin, 28 Maret
> lalu. Jika pun ada, hanya gempa susulan saja, itu pun kekuatannya
> kecil. Nias juga tak akan tenggelam, itu hanya isu, warga jangan
> percaya," kata Gunawan di Pendopo Kab. Nias, Kota Gunung Sitoli, Jumat
> (8/4). Hadir dalam pertemuan itu seorang tokoh masyarakat setempat
> Menteri Infokom Sofyan Djalil.
>>
>
>
>
> Penegasan yang sama yang oleh pejabat2 BMG diucapkan setelah
> malapetaka Banda Aceh.  Namun gempa susulan yang menimpa Nias terbukti
> merupakan gempa susulan yang menyusul gempa Aceh ini yang ternyata
> berkekuatan hampir sama (sedikit lebih kecil) dengan yang di Aceh,
> bedanya hanya lokasinya, kalo di Aceh kekuatan gempanya disalurkan
> lewat laut menjadi Tsunami, sedangkan di Nias tidak melalui laut
> melalui langsung tanahnya yang dihantam yang mengakibatkan
> kerusakannya lebih hebat.  Kalo di Aceh itu kerusakan disebabkan
> naiknya air laut yang menenggelamkan tahan Aceh, maka kerusakan di
> Nias disebabkan oleh guncangan tanah yang merusak segalanya
> dipermukaan tanah yang terguncang.  Dan keduanya menyebabkan
> malapetaka Nasional yang berturutan yang tidak bisa ditutupi dengan
> pernyataan2 sombong untuk mengusir mereka yang suka rela menolong.
>
> Negara RI ini memang penipu, bantuan ditilep, rakyat dimasa bodohkan,
> dan pura2 ditolong kalo ada pengawas asing dari luar negeri, sedangkan
> bantuan luar negeri dijual, didalam negeri, sedangkan dilapangan
> bantuan yang beredar semuanya produk dalam negeri.
>
> Tentara dikirim, setiba dilapangan, mereka semua pakai baju sipil dan
> berebutan semua bantuan yang di-bagi2kan volunteer luar negeri yang
> tidak bisa membedakan siapa yang korban dan siapa yang tentara yang
> menyamar.  Tentara2 yang menyamar jadi rakyat ini mengumpulkan hasil
> pembagian sumbangan luar negeri ini dalam gudang2 yang sudah
> ditentukan oleh komandan masing2 untuk dibawa ketempat terlindung,
> sementara yang lainnya mengangkut bantuan2 yang buatan dan sumbangan
> dari dalam negeri ketempat kejadian.
>
> Bagaimana mungkin rakyat yang jadi korban bencana ini punya
> keterampilan untuk bersaing dengan tentara TNI yang segar bugar dalam
> berebutan sumbangan2 yang diturunkan dari kapal2 asing maupun
> helicopter2 asing ini ????  Rakyat yang jadi korban udah lemes untuk
> lari2 mengejar Helicopter, sedangkan yang mampu lari2 mengejar
> helicopter yang mendapatkan bungkusan2 utuh itu cuma anggauta2 tentara
> yang segar bugar dengan berbaju sipil.  Saya menonton rekaman khusus
> yang menggambarkan ada rakyat yang mendapatkan bungkusan besar dari
> helicopter, mendadak diuber oleh banyak orang dan digaplokin.  Rupanya
> itu salah satu contoh rakyat yang jadi korban yang kebetulan bisa
> molos ikut mengejar helicopter yang berhasil mendapat bungkusan besar
> ini, namun dia dikejar tentara dan digaplokin rame2 dan bungkusannya
> diambil oleh para pembela rakyat ini untuk disetor ke komandannya.
> Rupanya area tempat pengedropan bantuan sudah dianalisa oleh militer
> dan diamankan dari masyarakat yang jadi korban sebenarnya.  Dan semua
> ini sudah masuk sebagai laporan kepada foundation2 yang mengedrop
> bantuan itu, namun mereka mengakui sia2 untuk bisa mencapai rakyat
> yang jadi korban sebenarnya.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke