Itu ustadz tapi nggak bertakwa, harusnya disikat habis aja. Saya
setuju kasus-kasus ini diungkap habis, biar para ustadz bejat itu
digiring ke penjara, syukur-syukur seumur hidup, asal buktinya kuat.
Sehingga ustadz yang bersih nggak kecipratan getah kebejatan mereka.
Banyak juga kok ustadz yang bersih dan hidup sederhana.

Awasi juga pendeta-pendeta di Indonesia, saya khawatir mereka banyak
yang mengikuti jejak pendeta/pastor di Amrik, main perkosa, mereka
juga harus ditumpas habis. Mungkin ini juga sudah menjadi rahasia
umum, hanya belum masuk ke media massa saja.

Bikin semacam www.snapnetwork.org.

Tumpas habis para pemerkosa di negeri kita!!!!

--- In [email protected], "wir_sambi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Sebetulunya sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa
> dipondok pesantren sering terjadi pencabulan oleh
> ustadznya terhadap murid permpuan atau laki2 sejak dulu
> tapi tidak terungkapkan.
> 
> Masalah syahwat memang tidak pandang agama.
> 
> ws
> 
> 
> 
> 
> On Fri, 22 Apr 2005 13:34:32 +0200
>   "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 
> > Namanya joystick kalau merasa joy semua lobang disikat 
> >:-)
> > 
> > ----- Original Message ----- 
> >From: "bch_bagus" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Friday, April 22, 2005 1:08 PM
> > Subject: [proletar] Re: Diduga Cabuli 
> >Murid.............Rumah Guru Ngaji 
> > Dibakar Massa
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Siapa tahu guru ngaji sableng ini terinspirasi oleh 
> >cerita-cerita
> > pemerkosaan anak-anak oleh para pendeta. Hukum 
> >seberat-beratnya!
> > 
> > www.snapnetwork.org
> > 
> > --- In [email protected], "SUDARMADJI SAID, STh"
> > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >> memang tragis.... tapi kenapa masyarakt diam diri saja 
> >>kalo ada
> > Pendeta yang memukul istrinya (padahal istrinya itu 
> >mantan penyanyi
> > lho......  Nur Afni Oktavia)
> >>
> >> Ambon <[EMAIL PROTECTED]>
> > wrote:http://www.suarantb.com/2005/03/26/Kriminal/Detil3.htm
> >>
> >>
> >>             Diduga Cabuli Murid.............Rumah Guru 
> >>Ngaji Dibakar
> > Massa
> >>
> >>
> >>       updated:Sabtu 26/03/05
> >>       Rumah H. AA, warga Dusun Polak Penyayang, 
> >>Kelurahan Gerunung,
> > Praya, Lombok Tengah, Kamis (24/3) diserbu massa. Warga 
> >yang emosi
> > merusak bangunan serta membakar atap dan bahan bangunan 
> >lainnya yang
> > telah dirobohkan. Aksi massa ini diduga berkaitan dengan 
> >pengakuan
> > seorang ibu rumah tangga bahwa dirinya telah dicabuli AA 
> >yang sehari
> > hari berprofesi sebagai guru ngaji.
> >>       Kapolres Loteng AKBP Drs. D.P Maningkajaya yang 
> >>dikonfirmasi
> > Jumat (25/3) kemarin, membenarkan adanya kejadian 
> >tersebut. Kejadian
> > bermula dari adanya laporan seorang ibu rumah tangga 
> >sebut saja
> > namanya N yang mengaku telah dicabuli AA. Pencabulan itu 
> >dilakukan AA
> > ketika N sempat menghilang dari rumah suaminya di Dusun 
> >Polak
> > Penyayang hingga beberapa hari.
> >>       Hilangnya N, kontan membuat suami korban bingung. 
> >>Selanjutnya
> > ia menanyakan soal keberadaan istrinya kepada AA. Waktu 
> >itu kata
> > Maningkajaya, AA menjelaskan kepada suami N bahwa 
> >istrinya masih
> > disembunyian jin. Suami korban tidak begitu saja 
> >percaya. Suami korban
> > bertekad hendak mencari istrinya, namun AA mengatakan 
> >itu berbahaya.
> > ''Kamu bisa mati nanti,'' kata suami korban menirukan 
> >apa yang pernah
> > diucapkan AA padanya.
> >>       Ia kemudian menunggu kedatangan istrinya, hingga 
> >>akhirnya
> > beberapa hari kemudian N pulang. Tiba di rumah, suaminya 
> >langsung
> > menginterogasi N. Tanpa bisa berbuat banyak, N kemudian 
> >menuturkan
> > rentetan peristiwa yang menimpanya. Termasuk tindakan 
> >guru ngaji AA
> > yang telah mencabulinya. Pengakuan N kemudian dilaporkan 
> >ke Polres
> > Loteng pada Rabu (23/3) lalu. Sementara informasi telah 
> >terjadinya
> > pencabulan terhadap N oleh guru ngajinya, dengan cepat 
> >tersiar hingga
> > membuat warga marah.
> >>       Setelah melapor Rabu (23/3) ke Polres Loteng, 
> >>keesokan harinya
> > Kamis (24/3) sekitar pukul 15.00 wita, massa mendatangi 
> >rumah AA.
> > Sementara itu kata Maningkajaya, mengetahui ekses 
> >negatif dari laporan
> > korban, aparat kepolisian sudah terlebih dahulu meminta 
> >kepada pemilik
> > rumah (AA) untuk secepatnya membongkar bangunan tempat 
> >pengajian yang
> > terbuat dari gedek dan alang-alang itu. Polisi mendengar 
> >informasi
> > bahwa rumah AA akan dibakar. ''Untuk menghindari dampak 
> >yang lebih
> > luas, kita meminta kepada pemiliknya agar rumahnya 
> >dibongkar,'' terang
> > Maningkajaya.
> >>       Selanjutnya warga yang emosi mendapati rumah AA 
> >>sudah
> > diturunkan atapnya, kemudian gedeknya juga sudah 
> >dilepas. Bahan
> > bangunan itu kemudian disingkirkan di pinggir jalan. 
> >''Bahan bangunan
> > yang sudah dilepas inilah yang dibakar massa,'' jelas 
> >Kapolres.
> >>       Sementara pemilik rumah (AA) menurut Maningkajaya, 
> >>hingga saat
> > ini menghilang. ''Kasus laporan pencabulan ini tetap 
> >kita
> > tindaklanjuti. Hanya saja pelaku yang dilaporkan itu 
> >menghilang dari
> > rumahnya,'' jelasnya, seraya menambahkan bahwa yang 
> >bersangkutan saat
> > ini sedang dalam pencarian polisi. Sementara situasi di 
> >wilayah
> > tersebut masih belum kondusif. Aparat Kepolisian masih 
> >ditempatkan di
> > TKP untuk melakukan pengamanan. Persoalannya menjadi 
> >agak rumit,
> > karena masalah ini mengundang pro dan kontra masyarakat 
> >setempat. (049)
> >>
> >>      �Copyright Suara NTB
> >>
> >>
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> >>
> >>
> >> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> >> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> >> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> >> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> >> Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> >>
> >>
> >> Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
> >>
> >>
> >> ---------------------------------
> >> Yahoo! Groups Links
> >>
> >>    To visit your group on the web, go to:
> >> http://groups.yahoo.com/group/proletar/
> >>
> >>    To unsubscribe from this group, send an email to:
> >> [EMAIL PROTECTED]
> >>
> >>    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! 
> >>Terms of Service.
> >>
> >>
> >>
> >> __________________________________________________
> >> Do You Yahoo!?
> >> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection 
> >>around
> >> http://mail.yahoo.com
> >>
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Post message: [EMAIL PROTECTED]
> > Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> > Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> > List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> > Homepage    :  http://proletar.8m.com/
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
> > 
> > Post message: [EMAIL PROTECTED]
> > Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> > Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> > List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> > Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
>
========================================================================================
> Akses Internet TELKOMNet-Instan beri Diskon s.d. 50 % khusus untuk
wilayah Jawa Timur.
> Informasi selengkapnya di www.telkomnetinstan.com atau hub
0800-1-INSTAN (467826)
>
========================================================================================





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke