bch_bagus yang kecerdasannya terbatas dan pengetahuan dangkal
    kayak comberan di musim kemarau di Jakarta, penuh dengki dan
    fikirannnya duh busuknya... 

    Ada berita guru ngaji yang sableng, maka orang Nasrani pula yang
    dicurigainya punya kesalahan... 

    Orang ini betul-betul nista. 


On 22 Apr 2005, at 11:08, bch_bagus wrote:

> 
> 
> Siapa tahu guru ngaji sableng ini terinspirasi oleh cerita-cerita
> pemerkosaan anak-anak oleh para pendeta. Hukum seberat-beratnya!
> 
> www.snapnetwork.org
> 
> --- In [email protected], "SUDARMADJI SAID, STh"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > memang tragis.... tapi kenapa masyarakt diam diri saja kalo ada
> Pendeta yang memukul istrinya (padahal istrinya itu mantan penyanyi
> lho......  Nur Afni Oktavia)
> > 
> > Ambon <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:http://www.suarantb.com/2005/03/26/Kriminal/Detil3.htm
> > 
> >            
> >             Diduga Cabuli Murid.............Rumah Guru Ngaji Dibakar
> Massa 
> >        
> > 
> >       updated:Sabtu 26/03/05
> >       Rumah H. AA, warga Dusun Polak Penyayang, Kelurahan Gerunung,
> Praya, Lombok Tengah, Kamis (24/3) diserbu massa. Warga yang emosi
> merusak bangunan serta membakar atap dan bahan bangunan lainnya yang
> telah dirobohkan. Aksi massa ini diduga berkaitan dengan pengakuan
> seorang ibu rumah tangga bahwa dirinya telah dicabuli AA yang sehari
> hari berprofesi sebagai guru ngaji.
> >       Kapolres Loteng AKBP Drs. D.P Maningkajaya yang dikonfirmasi
> Jumat (25/3) kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kejadian
> bermula dari adanya laporan seorang ibu rumah tangga sebut saja
> namanya N yang mengaku telah dicabuli AA. Pencabulan itu dilakukan AA
> ketika N sempat menghilang dari rumah suaminya di Dusun Polak
> Penyayang hingga beberapa hari.
> >       Hilangnya N, kontan membuat suami korban bingung. Selanjutnya
> ia menanyakan soal keberadaan istrinya kepada AA. Waktu itu kata
> Maningkajaya, AA menjelaskan kepada suami N bahwa istrinya masih
> disembunyian jin. Suami korban tidak begitu saja percaya. Suami korban
> bertekad hendak mencari istrinya, namun AA mengatakan itu berbahaya.
> ''Kamu bisa mati nanti,'' kata suami korban menirukan apa yang pernah
> diucapkan AA padanya.
> >       Ia kemudian menunggu kedatangan istrinya, hingga akhirnya
> beberapa hari kemudian N pulang. Tiba di rumah, suaminya langsung
> menginterogasi N. Tanpa bisa berbuat banyak, N kemudian menuturkan
> rentetan peristiwa yang menimpanya. Termasuk tindakan guru ngaji AA
> yang telah mencabulinya. Pengakuan N kemudian dilaporkan ke Polres
> Loteng pada Rabu (23/3) lalu. Sementara informasi telah terjadinya
> pencabulan terhadap N oleh guru ngajinya, dengan cepat tersiar hingga
> membuat warga marah.
> >       Setelah melapor Rabu (23/3) ke Polres Loteng, keesokan harinya
> Kamis (24/3) sekitar pukul 15.00 wita, massa mendatangi rumah AA.
> Sementara itu kata Maningkajaya, mengetahui ekses negatif dari laporan
> korban, aparat kepolisian sudah terlebih dahulu meminta kepada pemilik
> rumah (AA) untuk secepatnya membongkar bangunan tempat pengajian yang
> terbuat dari gedek dan alang-alang itu. Polisi mendengar informasi
> bahwa rumah AA akan dibakar. ''Untuk menghindari dampak yang lebih
> luas, kita meminta kepada pemiliknya agar rumahnya dibongkar,'' terang
> Maningkajaya.
> >       Selanjutnya warga yang emosi mendapati rumah AA sudah
> diturunkan atapnya, kemudian gedeknya juga sudah dilepas. Bahan
> bangunan itu kemudian disingkirkan di pinggir jalan. ''Bahan bangunan
> yang sudah dilepas inilah yang dibakar massa,'' jelas Kapolres.
> >       Sementara pemilik rumah (AA) menurut Maningkajaya, hingga saat
> ini menghilang. ''Kasus laporan pencabulan ini tetap kita
> tindaklanjuti. Hanya saja pelaku yang dilaporkan itu menghilang dari
> rumahnya,'' jelasnya, seraya menambahkan bahwa yang bersangkutan saat
> ini sedang dalam pencarian polisi. Sementara situasi di wilayah
> tersebut masih belum kondusif. Aparat Kepolisian masih ditempatkan di
> TKP untuk melakukan pengamanan. Persoalannya menjadi agak rumit,
> karena masalah ini mengundang pro dan kontra masyarakat setempat. (049) 
> >      
> >      �Copyright Suara NTB 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > 
> > Post message: [EMAIL PROTECTED]
> > Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> > Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> > List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> > Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> > 
> > 
> > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
> > 
> > 
> > ---------------------------------
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> >    To visit your group on the web, go to:
> > http://groups.yahoo.com/group/proletar/
> >   
> >    To unsubscribe from this group, send an email to:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >   
> >    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 
> > 
> > 
> > 
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> > http://mail.yahoo.com 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke