--- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> http://www.republika.co.id/kolom.asp?kat_id=16
> Senin, 02 Mei 2005
> 
> 
> Dilema Buruh dan Tantangan Bagi Agamawan 
> (Refleksi Hari Buruh se-Dunia) 
> 
> David Krisna Alka
> Kepala Program Center For Moderate Moslem (CMM) dan Anggota 
> Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) 
> 
> Dominasi kapitalisme ini telah sampai pada kenyataan.
Praktek-praktek kekerasan penindasan dan penghisapan terhadap kaum
pekerja (buruh, tani, dan kaum miskin kota), tidak lagi dilihat sebagi
kejahatan tetapi telah diterima sebagai kewajaran.
> 


Amerika ini adalah pusat Kapitalisme, silahkan bandingkan dengan
Negara2 Islam seperti Indonesia, Iran, Afghanistant dibawah Taliban,
dan Irak dibawah Sadam Hussein......  mana yang lebih mempraktekan
kekerasan, penindasan dan penghisapan ????  Bahkan umat yang bukan
Islam sekalipun tidak berani masuk kesana, dan jutaan rakyat dari
wilayah penyembah Allah ini berusaha melarikan diri keluar wilayahnya
untuk bisa menyelamatkan selembar nyawanya ke negara2 yang anda anggap
sebagai wilayah kapitalist.  Hanya dinegara2 yang menyembah Allah saja
kekerasan dan kejahatan dianggap sebagai kewajaran yang tunduk kepada
hukum Allah.



> Menurut budayawan Agus Hernawan (2004), konsekuensi dari
pengintegrasian sistem ekonomi nasional ke dalam sistem ekonomi dunia
yang didasari oleh liberalisme perdagangan dan investasi di masa Orde
Baru menjadi awal dari percepatan pembangunan kawasan-kawasan
industri. Selain berdampak sosiologis, yakni munculnya kelas sosial
buruh perkotaan sebagai akibat arus urbanisasi yang masif dari desa ke
kota, juga memiliki dampak secara kultural.
> 


Seharusnya anda mempelajari apa arti istilah "liberalisasi" yang anda
sebutkan, pembakaran gereja dizaman Suharto, peledakan Borobudur juga
dizaman Suharto, dan berbagai perampokan, pembakaran toko2 Cina
dizaman Suharto sama sekali bukan gerakan Liberalisasi melainkan
gerakan Islamisasi yang puncaknya adalah pemerkosaan amoy2 sebelum
Suharto turun dari tahta yang kemudian dilanjutkan dengan gerakan
Islamisasi lainnya yang sama sekali tidak bisa dinamakan
"liberalisasi", karena liberalisasi bukanlah begitu jalannya.

Islam bukanlah ajaran yang menghormati buruh karena ajaran Islam
melegalisasi perbudakan bukan berburuhan.  Tidak ada dalam AlQuran
Undang2 Perburuhan, namun jelas adanya aturan2 dalam perbudakan.

Janganlah menafsirkan sesuatu yang tidak ada menjadi se-olah2 UU
perburuhan.  Karena yang dinamakan buruh dizaman sekarang sama sekali
tidak berkaitan dengan keimanan Islam, dan tidak pernah buruh dinegara
demokrasi dibedakan berdasarkan agamanya yang dianut seperti yang
dilakukan dalam ajaran Islam.  Islam hanya menganggap seseorang
sebagai manusia apa bila orang itu menyembah Allah, sebaliknya semua
penyembah berhala dianggapnya lebih rendah daripada binatang yang
darahnya halal untuk ditumpahkan, janganlah kenyataan2 ini diputer
balik kan se-olah2 ada persamaan dalam Islam.

Tidak pernah ada satupun ayat2 dalam Islam yang menyamakan penyembah
Allah dengan Penyembah berhala !!!!!!!

Ny. Muslim binti Muskitawati.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke