--- In [email protected], "kim3hook" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Ketika ditanya mengapa mereka secara sadar memasuki perairan
> Austraia, pada >umumnya para nelayan tersebut mengeluhkan sulitnya
> mencari ikan dengan >kualitas baik di perairan Indonesia. Mereka
> percaya bahwa ikan-ikan dengan >kualitas baik sudah banyak dicuri
> nelayan asing.ant 
> 
> Ikan diper-air-an indo dikuras kapal asing, masalah ini yg
> harus dibenahi oleh pemerintah. Bukannya karena ikan dicuri di
> tempat dewek lantas kita mencuri ikan ditempat orang.
> 
> Ada satu hal lagi yg tidak meyakinkan soal kemiskinan dan
> kekayaan alam. Orang banyak kebutuhan hidup itu ada ke-
> condongan menjadi rakus dan sleboran. Bukan saja hutan
> dibabatnya sehingga babi celeng pada menguik-nguik susah
> cari  makanan, kini lautan dan samudra pun akan diludaskannya.
> 
> _________________
> http://indonews.free.fr



Itu ajaran Islam yang selalu menyalahkan orang lain seharusnya
diperbaiki.  Ikan diperairan Indonesia habis bukanlah karena dijarah
oleh nelayan asing yang dilarang masuk keperairan Indonesia.

Habisnya ikan diperairan di Indonesia sama saja sebabnya dengan
habisnya burung2 yang dulunya banyak terbang diperkotaan di Indonesia.
 Juga sama penyebabnya dengan habisnya panenan yang dulu berlebihan
membanjiri pasaran Indonesia.

Manusia2 Indonesia yang serakah itulah yang menyebabkan semuanya
habis, bahkan burung2 juga sudah takut kepada orang Indonesia, hal ini
bisa anda saksikan kalo anda keluar negeri anda dan melihat betapa
senangnya burung2 bebas itu mendekati manusia yang semuanya ceria
memberi makan kepada mereka.  Beda dengan umat Islam Indonesia yang
beringas melihat burung untuk disate jadi santapan malam harinya. 
Bukan cuma burung, juga ikan2 diperairan Indonesia ketakutan sehingga
otomatis melarikan diri keperairan Internasional.

Logikanya gampang saja, kalo memang sampai ada nelayan asing yang
nekad masuk keperairan Indonesia untuk dirampok TNI-AL yang gajinya
pas2an, berarti ikan2 diperairan Internasional diluar perairan
Indonesia sudah habis sehingga perlu berburu diladang Indonesia yang
tidak pernah dipelihara ini.  Tetapi kenyataannya, kenapa justru
sebaliknya???  Lebih banyak nelayan2 Indonesia yang berburu ikan
keluar perairan Indonesia  masuk keperairan Internasional ???? 
Gampang jawabnya, ikan di Indonesia seperti juga burung2nya ketakutan
diracun, didinamit dsb sehingga lari keluar dari Indonesia.

Tidak mungkin ada nelayan diluar Indonesia yang begitu tololnya untuk
masuk keperairan Indonesia yang kosong ikan tapi hanya jadi umpan
untuk kapalnya disita oleh perampok yang TNI-AL ini.

Jadi cukup jelas, yang ditangkap oleh Australia bukan cuma 24 nelayan
ini saja melainkan masih ada ribuan yang bukan nelayan yang keluar
dari Indonesia cari makan secara gelap di Australia, jangan lah
dibalik judulnya se-olah2 Indonesia kosong ikan2nya karena dijarah
oleh nelayan2 asing yang kenyataannya engga pernah ada yang ketangkep.

Memang beberapa waktu lalu ada juga nelayan2 asing yang ditangkep oleh
TNI-AL dengan tuduhan mencuri ikan, namun setelah diperiksa arbitrase
Internasional dengan menggunakan foto udara, menjadi jelas kasusnya,
bahwa nelayan2 itu memang ada diperairan internasional bukan
diperairan Indonesia, dan oleh TNI-AL ditarik masuk keperairan
Indonesia untuk menjadikan legal untuk dijarah !!!!!

Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke