Berita "Desacrated Quran" mulanya memang berasal dari interogator terhadap tahanan2 di Guantanamo itu sendiri. Namun isi beritanya sama sekali diplesetkan, karena yang melakukan "Desecrated Quran" itu adalah tahanan yang di-interogasi itu sendiri dalam menolak fasilitas2 yang dibutuhkan mereka.
Yang perlu diketahui semua pembaca disini adalah bahwa AlQuran yang ada di Guantanamo itu sendiri adalah merupakan fasilitas khusus yang didrop oleh pemerintah Amerika agar semua tahanan bisa melakukan ibadahnya sesuai dengan kebutuhan agamanya. Kalo memang pemerintah Amerika berniat melakukan hal itu, cukup tak perlu buang dana melengkapi AlQuran dipenjara terorist ini. Bahkan pihak pemerintah Amerika bukan cuma melengkapi Quran saja, tetapi juga mengirimkan imam2, dan juga mendirikan mesjid didalam penjara lengkap dengan adzan setiap pagi. Demikianlah, memang para terorist ini mempunyai niat yang selalu buruk yang sebenarnya merugikan umat Islam itu sendiri. Banyak para bekas terorist yang telah dilepas ini menyebarkan berita2 ini untuk meningkatkan kebencian kepada pihak Amerika. Akibat berita2 yang provokative ini, ratusan demostran di Pakistan dan Afghanistant menemui ajalnya ditembak polisi setempat, dan lebih dari separuh yang tertembak itu adalah anggauta2 Taliban yang pernah ditahan di Guantanamo itu sendiri. Memang menyedihkan, namun demikianlah kenyataannya, imam2 mesjid yang diracuni oleh ajaran2 AlQuran terus menerus memelihara kebencian yang sangat merugikan umatnya sendiri. Tidak ada niat Amerika untuk meminta maaf kepada dunia Islam, berita dari seluruh media Amerika dan dunia jauh lebih dipercaya oleh umat Islam itu sendiri daripada berita2 dari dunia Islam yang memang sudah diketahui semua umatnya selalu menyebarkan berita2 miring. Demikianlah, seharusnya kita yang di Indonesia belajar dari kejadian ini, bahwa kejujuran selalu lebih menang, meskipun Amerika bukan negara Islam, dalam kenyataannya sangat dipercaya oleh umat Islam sedunia, karena menjunjung professionalitas pemberitaan yang jujur, netral, tidak diracuni kepercayaan agama manapun juga. Sebaliknya, berita2 dunia Islam yang terbiasa cuma miring untuk membenci siapapun juga yang dianggapnya musuh Islam, pada kenyataannya sukar dipercaya dalam dunia Islam sendiri meskipun dipaksakan untuk dipercaya. Amerika sama sekali tidak terpengaruh oleh provokasi2 seperti ini dan semua prosedur pengamanan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
