Engga usah panjang2 ceritanya, Asmaul Husna itu "kepercayaan bahwa 
sifat Allah itu ada 100", tak beda dengan Trinitas itu 
juga "kepercayaan bahwa Tuhan itu sifatnya ada 3".

Jadi masalah intinya bukan masalah jumlahnya, tetapi masalah 
kepercayaannya.  Artinya, yang dinamakan kepercayaan itu tidak lebih 
daripada "angan2" bukan realitas.

Memang sih 100 nama Allah (99 nama Allah yang lain, dan 1 nama 
Allahnya sendiri = 100, bukan 99), dan 3 nama Tuhan, tentu saja 
tidak sama dan tidak bisa disamakan isinya, tapi KONSEPNYA TETAP 
SAMA YAITU SAMA2 KEPERCAYAAN, DAN KEPERCAYAAN BUKAN KEBENARAN 
MELAINKAN ANGAN2 YANG TIDAK ADA BISA SE-OLAH2 ADA KARENA DIRUSAK 
PIKIRAN RASIONALNYA.

Diseluruh dunia (kecuali Indonesia) tidak pernah "kepercayaan" 
dijadikan bahan pelajaran sekolah SD hingga SMA, karena memang yang 
namanya kepercayaan itu tidak pernah ada realitasnya.  Barulah di 
Universitas ada jurusan kepercayaan yang tujuannya bukan untuk 
mempercayainya, namun untuk penelitian arkeologis, politik, maupun 
sosial.  Misalnya pembuatan filem2 hiburan selalu membutuhkan 
cerita2 dan dongeng2 dari studi2 kepercayaan.  Penipuan2 politik 
untuk mengacaukan negara2 seperti Indonesia, juga dibutuhkan 
pengetahuan agama dan kepercayaan agar mereka yang percaya bisa beli 
senjata untuk saling membunuh mengurangi populasi dan mendorong 
dinamika ekonomi.  Demikianlah KEPERCAYAAN MAUPUN AGAMA SANGAT 
DIBUTUHKAN UNTUK DIPELAJARI BUKAN UNTUK DIPERCAYA MELAINKAN UNTUK 
DIREKAYASA DENGAN TUJUAN MACEM2.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









--- In [email protected], Gebrak Halimun 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Memangnya ada yang memaksakan umat kristiani menyembah 3 Tuhan? 
wahai nyonya2 dan tuan2 sekalian? ada? bahkan mereka sendiri yang 
paradoks konsep keTuhanan mereka tidak ada bedanya dengan konsep 
pagan dimesir, Holy Father, Holy Son and Holy mother, tetapi yang 
membedakan mereka adalah konsep Holy mother digantikan dengan roh 
kudus, dan sama-sama kebingungan seperti agama pagan dimesirpun 
hanya mengakui satu realitas Tuhan yaitu seorang Amon Ra tetapi 
disatu pihak merekapun menyembah ketiga-tiganya hahahaha, akhirnya 
setiap pemelukpun ketika mengakui adanya satu keberadaan Tuhan 
mengalami suatu dilema yang disembunyikan disanubarinya yang 
terdalam, karena keberadaan Nabi Isa atau Yesus itu sendiripun 
dianggap sebagai keberadaan Tuhan. Dan ironisnya wahai nyonya idiot 
binti kentir konsep ketuhanan nabi Isa ini baru di-sahkan tepatnya 
100 tahun setelah Nabi Isa meninggal -baca sejarah Tuhannya Karen 
Armstrong-. 
>  
> Tapi baiklah kita anggap saja bahwa umat kristiani percaya pada 
satu Tuhan, mari coba kita berada dalam tahap analisis induksi, 
ketika Yesus turun kebumi untuk menyebarkan ajarannya dia dipanggil 
atau dipercaya sebagai suatu wujud penyamaran Tuhan dalam Tubuh 
manusia. Dan ketika Yesus atau Tuhan yang berubah wujud -boleh saya 
menyebutnya metamorfosis? hahaha- turun kebumi untuk menampilkan 
sifat2 keabsolutannya keseluruh manusia, dimana keberadaan bapak 
ketika itu? dimana keberadaan Tuhan bapak ketika Yesus lahir dibumi? 
ketika Tuhan ada dibumi menyebarkan ajarannya, didehumanisasikan, 
diinferiorkan posisinya, dicambuk, disalib, dimana keberadaan Tuhan? 
apakah sifat2 Tuhan dan keberadaannya yang begitu besar hingga tak 
terhingga dapat disusutkan menjadi satu kesatuan yaitu : Yesus 
kecil, lalu eksistensi Tuhan atau Bapak dikerjaannya menjadi kosong 
sama sekali, karena Bapak sekarang tidak lagi berada diistana namun 
berada dibumi menjelmakan sifatnya pada wujud manusia. Apakah begitu?
>  bukan begitukan ceritanya? yang benar adalah, ketika Yesus, 
seorang anak Tuhan yang diciptakan oleh Tuhan melalui roh kudus yang 
masuk kedalam perut bunda maria, lahir dibumi untuk menyebarkan 
berita gembira, seorang Bapak atau bos besar ini juga masih berada 
dilangit, dan anaknya dengan bangga menceritakan keberadaan bapaknya 
diyerusalem sana -dimana anaknya sendiri juga Tuhan- begitupun juga 
roh kudus masih bebas berterbangan kesana kemari. Bukankah begini 
ceritanya. 
>  
> Sekarang gw tanya sama lw, mustikentir,
> Apakah Yesus itu sebentuk eksistensi -keberadaan fisik, material- 
atau suatu bentuk sifat -sekedar simbol-? apa lw mau bilang kalau 
Yesus itu bukan sebuah keberadaan tapi adalah suatu sifat? otak lw 
itu mau ditaruh kemana?
>  
> Silahkan baca diEncarta Ensiklopedi Mustikatolol, keberadaan 
monotheisme yang hampir berupa monotheisme murni hanyalah bisa 
terlihat mudah pada Islam dan Agama Yahudi -judaisme- dalam agama 
Yahudi Tuhanpun atau Yahwe mempunyai sifat, tepatnya 13 sifat dan 
yang tertinggi diantaranya atau yang ketiga belas atau Ain Soft atau 
nothingness without end, apakah sifat Yahwe ini adalah sebentuk 
Tuhan baru? apakah 13 sifat ini bisa disebut 13 Tuhan? lw ini 
sebenarnya sudah tau realitanya tapi lw ini keras kepala, jadi yang 
ada cuma debat kusir.
>  
> Dan Islam beserta 100 berhala itu, sebenarnya sifat Allah atau 
asmaul husna, 99 sifat Allah -bukan 100 anak bego- itu bukanlah 
sebuah bentuk nama berhala -tolong beritahu gw dimana lw dapat 
referensi bahwa 99 sifat Allah itu berasal dari nama berhala? anak 
kentir- tetapi memang berdasarkan sifat, seperti Al-Qalam, Qalam 
dalam bahasa arab bila ditaruh dalam reposisi kalimat yang berbeda 
bisa membentuk ratusan arti yang berbeda, tetapi dasar kata Qalam 
itu sendiri adalah "pena", tetapi ketika disanding dengan kata Al-
Qalam menjadi yang Maha berpengetahuan. Dan Ar-Rahim, ini berasal 
dari kata "Rahim", dimana fungsi Rahim disini adalah mengayomi, 
menyayangi dan memelihara. Ini adalah sebuah sifat-sifat yang 
menjadi sebuah julukan, seperti kalau anda sangat menyayangi anak 
anda, selain anda memanggilnya "Ahmad" anda juga akan 
memanggilnya "sayang", "cinta", "anak baik", "anak mama", "anak 
cakep" tetapi bukan berarti lw punya lebih dari satu anak. Disitu 
logikanya. 
>  
> Nama Allah, kata Allah itu sendiri memang sudah ada diArab sebelum 
kehadiran Islam. dipakai untuk nama salah seorang dewa awalnya -
menurut Karen Armstrong-. Tetapi pada intinya, Allah itu sendiripun 
tidak pernah bernama, keberadaan Allah ini bukan sebuah penamaan 
tetapi sebuah kalimat analogi, seperti kata Yahwe itu sendiripun 
berasal dari seorang nama Dewa yang mengalami alkulturasi bahasa 
mesir-syria dan yahudi. Lihatlah ketika nama Allah disampaikan pada 
satu kaum atau pada satu situasional diapun tidak pernah memakai 
nama yang sama, dia akan memakai sebuah analogi yang sudah mempunyai 
sebuah artian simbol tertentu dalam masyarakat setempat, tetapi 
dengan substansi sifat dan pengertian yang sama sekali berbeda. 
Tetapi bukan berarti Islam itu menyembah dewa-dewa, coba cermatkan 
apa yang dimaksud sebagai dewa-dewa, anda akan melihat suatu 
pengulangan kata dalam "dewa-dewa" karena penyembahan dewa-dewa ini 
mengartikan penyembahan lebih dari satu kemahakuasaan. sedangkan 
Islam hanya
>  menyembah pada yang Satu, dia tidak menyebut Muhammad sebagai 
keberadaan Tuhan dalam wujud manusia, diapun tidak memanggil 
Muhammad dengan kata "tuhan Muhammad" hahahaa, tetapi Muhammad 
adalah sebagai satu element kecil dari satu kesatuan besar. dan 
Islam juga tidak mengenal sebuah situasional Judgement dimana setan 
dipimpin oleh satu malaikat penghianat yang memakan buah terlarang -
yang berupa inti sari pengetahuan- dimana dia mempercayai keberadaan 
kekuatan dia akan menyamai Tuhannya. Karena dalam Islam setan itu 
sendiripun hanyalah merupakan alat bagi Tuhan. dan apa yang 
dilakukan setan sudah terlebih dahulu diizinkan oleh Tuhan, karena 
tanpa adanya setan atau keburukan, tidak akan ada suatu kebaikan 
atau malaikat, tanpa adanya api tidak akan ada cahaya. setan 
bukanlah oposisi Tuhan, namun satu alat Tuhan untuk mencoba iman 
manusia, setan adalah sebuah lelucon yang dirancang Tuhan disitulah 
perbeadaannya. Ketika setan dikutuk masuk neraka oleh Allah, setan 
tidak membangkang atau
>  menyalak balik dari perintahnya dalam Quran, tetapi dia 
mengatakan "namun ya Tuhan, izikanlah aku untuk menggoda umatMu yang 
melenceng pada jalanMu" "baiklah, aku izinkan, dan mereka, yang ikut 
denganmu akan kukutuk bersamamu dineraka sana". Tentu saja ini 
cerita disamping ini mempunyai sebuah makna yang dalam, dia telah 
terlebih dahulu menentaskan pemikiran seorang Spinoza dengan buku 
etiknya, dimana tidak ada sebuah keburukanpun dalam kebijaksanaan 
universal segala sesuatu adalah sebuah penselarasan belaka. 
Begitupun juga dalam Hal penciptaan, Tuhan dalam Islam adalah awal 
dari segalanya, Tuhan menciptakan manusia dengan tanah, tetapi Tuhan 
menciptakan tanah dari bagian dari dirinya sendiri, dengan begitu 
keberadaan kita : manusia. merupakan bagian dari keberadaan Tuhan. 
Jadi konsep Yesus anak Tuhan dikristen tidak akan berlaku diIslam, 
karena kalau memang ada anak Tuhan, maka setiap mahluk atau benda 
mati, malaikat bahkan setan sekalipun berasal dari Tuhan -Bukan 
yesus saja-,
>  maka kalau memang ada anak Tuhan, maka kita semua juga anak Tuhan 
ahahahaahaha. Tuhan dalam Islam adalah suatu kesatuan, satu, dan 
keburukan bukanlah sebuah lawan dari keindahan, namun keburukan 
adalah sebuah keindahan yang dirusak. Tidak seperti kristen yang 
mempercayai dua kekuatan baik dan buruk. 
>  
> sudahlah, anak S3 aja semprul gobloknya macam ini, kuliah lagilah 
lw sana atau kalau perlu ulang lagi buku geografi SMA. Mana kata lw 
itu 99 asmaul husna itu adalah nama berhala? katanya lw arkeolog 
kebudayaan Islam, masa asmaul husna yang 99 aja dibilang 100? 
hahahaahaha mau gertak sambal? alias lw mau bilang "gw ini pinter 
lho, nih liat nih gw pakai simbol s3" gw gak perduli prul! prek! gw 
ga perduli, lw mau s3 kek mau s teler sama aja buat gw. Bahkan lwpun 
sekarag udah mencoreng nama s3 itu sendiri, hahaha memalukan, dasar 
goblok. 
> 
>  
> 
> muskitawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dalam bahasa Cina-nya versi Silat Kho Ping Ho bisa diterjemahkan
> sebagai jurus2 silat.
> 
> Cepe Thian contra Sam Giam Lo Ong...............????
> 
> Ada yang bisa memberi istilah2 Cina untuk jurus2 ini dengan lebih
> tepat???  Saya harapkan sumbangannya untuk menjadikan istilah ini
> lebih tertanam dalam benak kita semua sehingga diskusinya bisa 
lebih
> meriah.
> 
> Yesus, Allah, Muhammad, Tuhan, dan Thian, bisa kita turunkan ke
> panggung Pibu untuk memastikan kesaktiannya masing2, kalo Thian
> mengeluarkan jurus2 yang mengandalkan tenaga dalam seperti ekonomi
> sogok menyogok, pasti akan bisa diatasi Allah dengan tenaga luarnya
> yang berupa teror kekerasan agar uang sogoknya jangan sampai 
tercecer
> ketangan golongan Hek-hoatsut !!!  Tapi bisa disumbangkan 
kepada "Dewi
> Kwan-Im" untuk membeli alat2 make up-nya dari Amerika sehingga bisa
> lebih cantik, lebih sexy, dan bisa disembah lebih banyak penganut2
> yang berpindah dari Islam maupun Kristen yang cuma mengandalkan
> akrobat lidah memutar kata menipu fakta agar bisa dipercaya !!!
> 
> Atau lebih tepat kita namakan Cepe Giam Lo Ong dikalahkan oleh Sam
> Thian Siansu ???
> 
> Jurus Trinitas cuma tdd 3 jurus, sebaliknya jurus Asmaul Husna ada 
100
> jurus yang bisa dikembangkan kemana saja hingga ke Grogol sekalipun
> dengan omprengan.  Dan yang sangat berbahaya dari 100 jurus Asmaul
> Husna ini, karena setiap jurusnya masih mempunyai 5 gerak tipuan 
yang
> disebut "Lima Rukun" yang justru bisa memporak porandakan semua
> kerukunan dalam segala bentuk.  Namun yang paling hebat dari jurus
> Asmaul Husna ini adalah, bila mereka keteter, mereka bisa dengan 
mudah
> menghilang melarikan diri dengan kendaraan Buroq yang hanya bisa
> dilihat oleh mereka yang menguasai ilmu Asmaul Husna ini.  Memang 
sih,
> sebenarnya jurus kendaraan Buroq ini hanyalah gerak tipu yang cuma
> mengandalkan ilmu hoatsut yang mudah dimentahkan oleh tenaga dalam
> yang berakar pada warna2 "putih" meskipun tak perlu aseli aliran 
putih.
> 
> 100 jurus cara bersilat imaginer dari Asmaul Husna sangatlah sulit 
dan
> komplikated untuk dimengerti ataupun dipelajari, karena tersusun 
dalam
> kata2 berbahasa Arab yang dilarang untuk diterjemahkan.
> 
> Sebaliknya jurus silat Trinitas cuma 3 jurus yang bisa 
disederhanakan
> lagi dalam bahasa Indonesia tanpa perlu tahu bahasa aselinya.
> 
> Namun harus diakui, meskipun cuma 3 jurus, gerakan Trinitas bisa
> menjungkir balikkan semua ke 100 jurus Asmaul Husna, dan hal ini 
bisa
> kita saksikan langsung di Afghanistant, Irak, dan berhasil membuat
> ciut nyali Ong-ya "Syria" (Ong-ya = raja rampok ???) sehingga belum
> lagi jurus Trinitas digelar, mereka sudah lari ter-kencing2 
ketakutan.
> 
> Sementara itu Ong-ya lainnya dari "Lybia" sudah dengan suka rela
> bertekuk lutut bertobat untuk tidak lagi menjadi golongan sesat, 
dan
> berjanji untuk mengikuti jejak para pendekar yang dipimpin oleh
> Beng-Cu "Amerika", yaitu membela kaum lemah dan menghancurkan para
> penindas.
> 
> Demikianlah semua Hohan2 pencinta perdamaian berkumpul di Tiongkok
> untuk sama2 memberi "pay kui" tanda selamat kepada pengangkatan
> Beng-Cu dunia kaum putih, demi perdamaian, dan keselamatan umat
> manusia.  KITA SEMUA SAMA2 MENGAKUI PERLUNYA DUNIA INI DIPIMPIN 
OLEH
> BENG-CU YANG ADIL YANG MEMBELA KAUM LEMAH DARI SEGALA PENINDASAN2 
KAUM
> SESAT.
> 
> Saya mengharapkan agar semua orang2 Cina maupun keturunan Cina
> mempersatukan barisan membantu saya untuk mendukung Beng-Cu yang
> terpilih ini, tentunya sang Beng-Cu perlu mengangkat 4 orang
> pembantu2nya yang bersenjatakan "hak veto" untuk bisa mengawal dan
> menyelamatkan tugas2 Beng-cu yang sangat berat ini.
> 
> Omitohud
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> 
> Silahkan lanjutannya dibaca dibawah ini:
> 
> "Ben-Hurricane"  wrote:
> > Mempermainkan kata dan kalimat!
> > Kenapa nggak dibahas apa arti dari Trinitas dan Asmaul Husna itu
> sendiri?
> > Kok cuman anggapan anda, Muskitawati yang nggak jelas ini? yang
> selalu menyamakan TRINITAS dan ASMAUL HUSNA? Trinitas bukan SIFAT
> TUHAN! Memang 3 BENTUK !
> > ASMAUL HUSNA itu SIFAT bukan BENTUK !
> > bodoh kali..
> > 
> 
> 
> Itu pandangan anda sepihak yang cuma membela kepercayaan yang tidak
> benar, adakah umat Kristen yang punya pandangan seperti anggapan
> anda???  Kenapa anda harus menyangkal apa yang dipercaya umat 
Kristen,
> sebaliknya hanya percaya apa yang anda percaya ???
> 
> Saya itu netral sama sekali tidak menyamakan Trinitas dan Asmaul
> Husna, justru yang membuatnya jadi sama itu adalah kedua agama itu
> sendiri yaitu umat Islam maupun umat Kristen.  Buat saya engga ada
> urusannya apapun yang anda mau percaya.  Artinya kalo umat Kristen
> bilang mereka percaya satu Tuhan, tentunya engga fair kalo saya 
paksa
> bahwa mereka percaya 3 Tuhan, dan engga bedanya dengan Islam, tida
> mungkin saya memaksa menuduh bahwa Islam percaya 100 Allah 
sementara
> mereka jelas2 mengartikan satu Allah dengan 100 sifat2nya.
> 
> Andalah yang memutar balik kepercayaan orang lain, sementara anda
> sendiri mempercayai hal yang sama seperti yang dipercaya umat 
lainnya.
> 
> Sekali lagi, memahami Kristen dan Trinitas, tanyalah kepada 
umatnya.
> Demikianlah dengan memahami Islam dan Asmaul Husna, tanyalah kepada
> umatnya.
> 
> Anda melakukan kesalahan fatal kalo anda percaya Islam disatu pihak
> namun berkhotbah tentang Kristen dilain pihak.  Karena kita hanya 
bisa
> mengerti apa yang dipercaya umat Kristen dari mereka yang percaya
> Kristen bukan mereka yang tidak mempercayainya.
> 
> Demikian juga sama dengan memahami Islam tidak mungkin dengan
> mendengarkan khotbah pendeta, karena pendeta itu cuma paham Kristen
> bukan memahami Islam.  Otomatis, sama saja tidak mungkinnya anda
> memahami agama Kristen dari Imam Islam di mesjid karena imam 
dimesjid
> harus memahami Islam bukan Kristen.
> 
> Lalu dimana kesalahan tulisan saya ???  Saya sama sekali tidak
> mengeluarkan opini siapa yang salah, saya hanya membenarkan kedua
> kepercayaan agama meskipun saya tidak mempercayainya.  Saya se-
mata2
> membandingkan kedua agama dari masing2 umatnya bukan dari umat
> lawannya......  SALAHKAH SAYA INI ??????  Wong keduanya itu saja
> bukanlah pendapat saya, melainkan pendapatnya masing2 umat, Koq
> bisa2nya saya yang malah dianggap salah ????
> 
> Kalo saya mengeluarkan pendapat saya, barulah anda bisa menentang 
dan
> menyanggap pendapat pribadi saya, namun saya memang sama sekali 
tidak
> mengeluarkan pendapat, melainkan mengumpulkan pendapat2 untuk
> dibandingkannya.
> 
> BISAKAH ANDA SECARA JUJUR MENARIK TUDUHAN ANDA KEPADA DIRI SAYA, 
DAN
> BISAKAH ANDA SECARA JUJUR TELAH MEMFITNAH DIRI SAYA DENGAN TUDUHAN2
> YANG SAMA SEKALI TIDAK BENAR ????
> 
> Disinilah ujian bagi anda sebagai umat Islam dalam bersikap jujur,
> karena saya selalu mempertahankan kejujuran, kenetralan, dan 
keadilan
> kepada semua umat agama tanpa harus berpihak kepada apa yang saya
> percaya.  JANGANLAH MENGORBANKAN KEBENARAN HANYA UNTUK MENEGAKKAN
> KEBOHONGAN KEPERCAYAAN ANDA.  KARENA KEBENARAN TIDAK PERNAH 
DIKALAHKAN
> OLEH KEBOHONGAN.  SEMENTARA KEBOHONGAN HANYA BISA DITEGAKKAN 
MELALUI
> TEROR, ANCAMAN, DAN MAKI2AN YANG SAMA SEKALI TIDAK ADA RELEVANSINYA
> DENGAN KEBENARAN ITU SENDIRI !!!!
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> >   Umat Islam Indonesia dan Kristen Indonesia dizaman sekarang 
umumnya
> >   percaya bahwa kurs "satu Tuhan = satu Allah", hal ini tentunya 
karena
> >   dipaksakan oleh sila kesatu dari Pancasila tentang "Ketuhanan 
yang
> >   Maha Esa" yang haruslah satu, untuk mempersatukan bangsa yang 
tetap
> >   terpecah belah pada kenyataannya.
> > 
> >   Tidak demikian dengan Islam di Arab yang punya kurs yang 
berbeda
> dimana:
> > 
> >   kurs "satu Tuhan = nol Allah", karena mereka tidak pernah 
percaya
> >   adanya Tuhan, karena mereka percaya akan adanya Allah sesuai 
dengan
> >   apa yang ada dalam kalimat Syahadat.
> > 
> >   Juga dengan umat Kristen di Amerika dan seluruh dunia kecuali 
di
> >   Indonesia, bahwa mereka percaya bahwa "Allah = nol Tuhan", 
karena
> >   mereka percaya bahwa Tuhan bukanlah Allah, karena Allah 
merupakan
> >   kepercayaan kepada yang bukan Tuhan, yang hanya ada dalam 
Islam.
> > 
> > 
> > 
> > 
> >   "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >   > Bible: Tiga sifat ada dalam satu Tuhan
> >   > Quran: Seratus sifat ada dalam satu Allah
> >   > 
> >   > Artinya Tuhan bukanlah Allah, dan Allah bukanlah Tuhan, untuk
> >   > konfirmasinya, silahkan baca referensi Syahadad dalam 
AlQuran:
> >   > 
> >   > "Tiada Tuhan melainkan Allah......."
> >   > "Dan Muhammad adalah utusan Allah yang punya 100 sifat, 
bukan utusan
> >   > Tuhan yang cuma punya 3 sifat"
> >   > 
> >   > Islam disemua negara2 Arab tidak ada yang percaya Tuhan, 
karena
> mereka
> >   > percaya kepada Allah yang bukan Tuhan.
> >   > 
> >   > Sebaliknya, Islam di Indonesia percaya bahwa Allah itulah 
Tuhan,
> >   > karena Tuhan itulah yang bernama "Allah".
> >   > 
> >   > Memang kepercayaan2 yang berbeda terjadi dalam semua agama, 
sama
> >   > seperti agama Hindu di Indonesia yang percaya 
bahwa "Srikandhi"
> adalah
> >   > seorang patriot wanita, sementara agama Hindu di India 
menganggap
> >   > bahwa "Srikandhi" adalah laki2 yang bersifat "kewanitaan" 
yang
> >   > sekarang dinamakan "bencong".
> >   > 
> >   > Perbedaan kepercayaan Islam Arab dan Islam Indonesia, 
tidaklah harus
> >   > membenarkan satu pihak dengan menyalahkan pihak lainnya.  
Sama
> seperti
> >   > juga Hindu Indonesia tidak bisa menyalahkan ataupun 
membenarkan
> Hindu
> >   > India.  Terjadinya perbedaan2 ini bukanlah karena kesalahan
> salah satu
> >   > pihak ataupun pembenaran lain pihak, namun merupakan variasi
> daripada
> >   > nenek moyang kita yang mengembangkan dongeng2 ini dalam 
memotivasi
> >   > kepentingan masyarakatnya sendiri2 yang tak perlu sama 
disatu tempat
> >   > dengan tempat lainnya.
> >   > 
> >   > Demikianlah, perbedaan2 dongeng selalu terjadi sebagai 
variasi atau
> >   > versi dari si pendongeng itu sendiri dalam bersaing menjadi
> pendongeng
> >   > yang paling banyak penggemarnya.  Dizaman sekarang, 
pendongeng2 ini
> >   > kita namakan "si pengkhotbah".  Setiap pengkhotbah saling 
bersaing
> >   > memperebutkan umat se-banyak2nya, makin banyak pengikutnya, 
makin
> >   > terjamin kehidupannya.
> >   > 
> >   > 
> >   > 
> >   > 
> >   > 
> >   > > Gebrak Halimun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >   > > Dear Nyonya Idiot
> >   > >  
> >   > > sangat menyedihkan sekali hari ini nyonya Idiot, hari ini 
sangat
> >   > menyedihkan bagi saya. Orang-orang yang mengarak diluar sana 
ataupun
> >   > didalam bongkahan visual pergerakan diluar bangsa kita 
seperti
> >   > kecoak-kecoak yang mengarak tanpa sebuah kesadaranpun 
dikepalanya.
> >   > Tetapi mereka masih lebih baik dari anda, nyonya idiotku yang
> >   > terhormat, karena setidaknya mereka tidak 
menyebut "ketidaktahuan"
> >   > mereka sebagai "ketahuan" ataupun "ketidakmengertian" mereka 
sebagai
> >   > "pengertian". namun nyonya idiot, hai bakteri dalam septiteng
> >   > dirumahku, kamu, ehm... anda... oh oh oh... lw, harus 
mengerti satu
> >   > urusan inti yang musti anda cermati, lihatlah sebuah 
perubahan yang
> >   > memalukan yang lw lakukan dibawah sana...
> >   > >  
> >   > 
> >   > 
> >   > 
> >   > 
> >   > Response Ny. Muslim binti Muskitawati:
> >   > 
> >   > Yang maha idiot dan supergoblok itu adalah anda, karena anda 
sama
> >   > sekali tidak mengerti apa yang saya tulis.  Dan tuduhan anda 
tentang
> >   > isi tulisan saya yang anda anggap idiot, sama sekali tidak 
mengenai
> >   > sasarannya, karena semua yang saya tulis sebelum ini BUKANLAH
> PENDAPAT
> >   > ATAUPUN OPINI SAYA MELAINKAN PENDAPAT DAN KEPERCAYAAN UMAT 
YANG
> >   > BERSANGKUTAN YAITU ISLAM DAN KRISTEN ITU SENDIRI.  Dan saya 
tidak
> >   > mengubah atau memaksakan perubahan terhadap apa yang anda 
masing2
> >   > percaya, malah saya menerima kedua agama yang dipercaya 
masing2
> >   > umatnya untuk DIPERBANDINGKAN secara netral dan tidak 
berpihak !!!
> >   > 
> >   > Saya sama sekali tidak akan menolak apapun yang anda 
percaya, baik
> >   > Islam maupun Kristen sama2 berhak untuk percaya, dan 
kepercayaan
> kedua
> >   > umat agama inilah yang saya tulis untuk diperbandingkan 
dimana
> >   > keduanya bukan pendapat dan bukan kepercayaan saya sama 
sekali.
> >   > 
> >   > Saya sama sekali tidak percaya bahwa TRINITAS itu sebagai 
sifat
> ilahi
> >   > ataupun sifat2 Tuhan, karena Tuhan itu sendiri sudah bisa 
dibuktikan
> >   > "tidak ada" dan hanya merupakan dongeng2 saja, bagaimana 
mungkin
> saya
> >   > yang sudah bisa membuktikan Tuhan itu seperti cerita 
Superman malah
> >   > anda menganggapnya bahwa saya percaya kepada Trinitas???  
Absurd
> >   > bukan??  Namun, dalam semua tulisan, saya memang tidak 
memaksakan
> >   > apapun yang menjadi kenyataan melainkan sekedar membandingkan
> apa yang
> >   > anda percaya dan apa yang dipercaya orang lainnya yang dalam 
hal ini
> >   > kepercayaan Islam dan kepercayaan Kristen itu sendiri dimana 
saya
> >   > berdiri diluar kedua kepercayaan itu sebagai pihak yang 
netral yang
> >   > cuma menganalisanya berdasarkan apa yang mereka percaya.
> >   > 
> >   > Demikian halnya, saya sebagai ahli penyandang S3 khusus sbg 
peneliti
> >   > "Arkeologi Timur Tengah" yang dalam hal ini menyangkut 
sejarah
> sebelum
> >   > Islam hingga pasca Islam dimana menemukan bukti2 yang bisa
> disaksikan
> >   > semua orang bahwa ke 100 nama2 Allah, termasuk Allah itu 
sendiri
> >   > berasal dari nama dewa2 yang dulunya disembah di Arab sebelum
> Islam. 
> >   > Dalam hal ini sama sekali saya tidak mempermasalahkan bahwa 
umat
> Islam
> >   > tidak lagi menganggap ke 100 nama2 itu sebagai nama2 dewa 
melainkan
> >   > nama sifat ke Allahan yang maha kuasa itu.  Saya tidak
> menyangkal apa
> >   > yang dipercaya umat Islam, namun saya perlu mengungkapkan
> sejarah asal
> >   > muasal nama2 tsb sebelum Islam.
> >   > 
> >   > Demikianlah sama sekali tidak berbeda dengan nama2 planet 
yang
> >   > sekarang anda kenal sebagai Jupiter, Mars, Venus, dll.  
Semua nama2
> >   > planet itu berasal dari nama2 dewa dulunya, sama dengan nama 
ke 100
> >   > sifat2 Allah yang dipercaya umat Islam yang juga merupakan 
nama
> dewa2
> >   > dizaman dulunya.
> >   > 
> >   > Oleh karena itu dalam membandingkan kedua kepercayaan ini, 
sama
> sekali
> >   > saya tidak boleh memaksakan apa yang saya percaya benar.  
Untuk
> >   > mengetahui pandangan Islam mengenai 100 nama Allah2 itu, 
tentunya
> >   > harus ditanyakan kepada umat Islam, demikian halnya, untuk
> mengetahui
> >   > arti "Trinitas", saya harus menanyakannya kepada umat 
Kristen.
> >   > 
> >   > OLEH KARENA ITU, ADALAH KESALAHAN FATAL KALO ANDA MAU 
MENGETAHUI
> ARTI
> >   > "TRINITAS" DENGAN MENANYAKANNYA KEPADA IMAM DI MESJID, JUGA 
SAMA
> >   > FATALNYA APA BILA ANDA INGIN MENGETANUI ARTI KE 100 NAMA 
SIFAT2
> ALLAH
> >   > INI KEPADA PASTOR DIGEREJA.
> >   > 
> >   > Hasil yang bisa anda temukan sendiri dalam berbagai millis 
yang
> >   > memperdebatkan kedua agama tsb adalah bahwa umat Kristen 
menganggap
> >   > Trinitas merupakan kesatuan sifat ketuhanan yang mereka 
percaya,
> >   > demikian sebaliknya, ke 100 nama dewa2 itu diyakini umat 
Islam
> sebagai
> >   > 100 sifat2 ke Allahannya yang merupakan satu kesatuan dari
> >   > kesempurnaan Allahnya.
> >   > 
> >   > Singkatnya, umat Kristen menyempurnakan gambaran Tuhannya 
dengan
> >   > "Trinitas", dan umat Islam menyempurnakan sifat2 Allahnya 
dalam
> ke 100
> >   > nama2 yang diambilnya dari nama2 dewa2 dulu yang patung2nya 
telah
> >   > musnah dihancurkannya semua.
> >   > 
> >   > Sehingga, dengan jelasnya disini, saya ingin menunjukkan 
bagaimana
> >   > absurdnya cara pandangan umat Islam, disatu pihak mereka 
meng-olok2
> >   > "Trinitas" yang dianggap sebagai gambaran 3 Tuhan yang 
disembah,
> >   > sedangkan kenyataannya dilain pihak, umat Kristen 
menyangkalnya
> dengan
> >   > tegas bahwa "trinitas" hanyalah gambaran sifat2 kesempurnaan
> dari satu
> >   > Tuhan mereka.
> >   > 
> >   > Idiotnya, umat Islam menolak pengakuan umat Kristen 
bahwa "trinitas"
> >   > adalah merupakan kesatuan dari satu Tuhan, NAMUN MEREKA 
SENDIRI
> >   > MENYANGKAL BAHWA KE 100 NAMA DEWA2 INI SEBAGAI 100 ALLAH 
YANG HARUS
> >   > DISEMBAH, DAN SEBAGAI JUGA UMAT KRISTEN, MEREKA MENGANGGAP KE
> 100 NAMA
> >   > ITU ADALAH KESATUAN DARI KEMAHAAN YANG SEMPURNA DARI SATU 
ALLAH YANG
> >   > MEREKA SEMBAH.
> >   > 
> >   > Kesimpulannya cukup sederhana, jelas, dan tegas, bahwa umat 
Kristen
> >   > meyakini kesempurnaan Tuhannya dalam bentuk ketiga simbol 
dalam
> >   > "Trinitas".
> >   > 
> >   > Juga umat Islam dengan sederhana, jelas, dan tegas, meyakini
> >   > kesempurnaan sifat2 Allahnya dalam ke 100 nama2 yang 
merupakan satu
> >   > Allah yang disembahnya.
> >   > 
> >   > Lalu kenapa harus saya yang jadi idiot ???  Wong yang percaya
> itu khan
> >   > anda kedua umat beragama, saya pribadi sama sekali tidak 
mempercayai
> >   > keduanya, namun bukan halangan bagi saya untuk bertindak 
sebagai
> hakim
> >   > yang adil dalam perdebatan absurd kalian kedua umat beragama.
> >   > 
> >   > Aneh bukan?  Cara2 anda berpikir itu benar2 absurd, kenapa 
umat
> >   > Kristen yang menganggap "Trinitas" itu sebagai satu Tuhan 
harus
> >   > dipaksa oleh umat Islam sebagai tiga Tuhan ????  Sementara 
tidak
> >   > pernah ada umat Kristen yang menuduh umat Islam menyembah 
100 Allah,
> >   > bahkan mereka tidak peduli apapun yang mau dipercaya umat 
Islam.
> >   > 
> >   > Demikianlah, saya sebagai umat yang lahir sebagai Islam, 
dengan
> jelas
> >   > ingin menyadarkan umat Islam agar hentikan olok2 yang idiot 
ini. 
> >   > Biarkanlah umat Kristen percaya "Trinitas" adalah kesatuan 
Tuhan
> >   > mereka, seperti juga umat Kristen tidak meng-olok2 "100 
Allah" yang
> >   > disembah umat Islam sebagai kesatuan sifat2 Allah yang mereka
> sembah.
> >   > 
> >   > Artinya, umat Islam tidak jujur, disatu pihak mereka 
menyangkal dan
> >   > meng-olok2 umat yang Kristen, namun dilain pihak mereka
> mempraktek-kan
> >   > kepercayaan yang sama seperti yang di-olok2annya kepada umat
> Kristen.
> >   > 
> >   > Lalu dimana bedanya ??????
> >   > 
> >   > Islam percaya 100 adalah satu, Kristen percaya 3 adalah satu.
> >   > Bedanya cuma dalam angka 3 dan angka 100.
> >   > 
> >   > Jadi kalo saya anda minta untuk mengomentari kedua angka 
ini, saya
> >   > bisa menyatakan sbb:
> >   > 
> >   > ORANG KRISTEN PERCAYA PADA 3 KEBOHONGAN SEBAGAI SATU 
KESATUAN,
> >   > ORANG ISLAM PERCAYA PADA 100 KEBOHONGAN SEBAGAI SATU 
KESATUAN.
> >   > 
> >   > Realitas angka2nya menjadikan ISLAM KELUAR SEBAGAI 
PEMENANGNYA YAITU
> >   > PERCAYA DAN MENYEMBAH KEPADA 100 KEBOHONGAN2, SEMENTARA ITU 
UMAT
> >   > KRISTEN HARUS MENGAKUI KEKALAHANNYA KARENA CUMA MAMPU 
MENYEMBAH 3
> >   > KEBOHONGAN2 SEBAGAI TUHANNYA.
> >   > 
> >   > Jadi demikianlah, mau diputer kemanapun kenyataan2 diatas 
bukanlah
> >   > kepercayaan saya, melainkan kepercayaan kedua umat yang 
saling
> tuding
> >   > untuk kepercayaan yang sama2 absurdnya.  Semua ini tak 
satupun yang
> >   > merupakan opini saya sehingga saya sebagai analis yang 
netral, tak
> >   > mungkin dijadikan sasaran dari olok2an diatas oleh anda 
kedua umat
> >   > beragama.
> >   > 
> >   > Setiap umat beragama berhak mempropagandakan agamanya 
masing2, kalo
> >   > ada umat Kristen mempropagandakan Trinitas sebagai kesatuan 
Tuhan
> >   > mereka, kenapa harus dipaksa oleh umat Islam sebagai 
menyembah tiga
> >   > Tuhan ???  Kenapa umat Islam bisa menganggap ke 100 nama2 
sifat
> >   > Allahnya yang disembah sebagai satu Allah itu berbeda dengan
> >   > Trinitas???  Sama saja analoginya, pemakai mobil Toyota 
percaya
> bahwa
> >   > Toyota adalah mobil yang irit bensin, tetapi pemakai Ford 
percaya
> >   > bahwa mobil Ford-lah yang irit bensin dan menuduh yang 
lainnya boros
> >   > bensin.  Sementara itu saya sebagai orang yang netral harus 
berpihak
> >   > kepada realitas yang ada, bahwa mobil listrik-lah yang 
paling irit
> >   > bensin.  Dan pemakai Toyota, dan Ford hanya ingin melindungi
> kesalahan
> >   > mereka dalam membeli Toyota atau Ford dengan memaksakan apa 
yang
> >   > mereka percaya meskpun bertentangan dengan realita yang ada.
> >   > 
> >   > Yaaah... itu hanyalah analogi, tak perlu diperdebatkan 
perbedaan2nya
> >   > antara mobil dan agama.  Tanpa mobil kenyataannya kita akan 
susah
> >   > sebagai realitas yang tak perlu dibantah, sedangkan tanpa 
agama,
> kita
> >   > cuma percaya merasa se-olah2 susah yang bisa diperbantahkan
> semua orang.
> >   > 
> >   > 
> >   > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > 
> 
> 
> 
> 
> 
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Yahoo! Groups Links
> 
>    To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/proletar/
>   
>    To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>   
>    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Discover Yahoo!
>  Stay in touch with email, IM, photo sharing & more. Check it out!
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke